Samudera Biru

Samudera Biru
Besar.. panjang.. coklat.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Biru yang sudah siap untuk pulang ke apartemen malam ini tinggal menunggu Sam berganti pakaian. Ia merengek ingin kesana karna bosan seharian di kamar jika tak ada Melissa di rumah karna tentunya Hujan juga selalu sibuk dengan segudang aktifitasnya sebagai Dokter dan yang lainnya juga karna keluarga Rahardian sudah sangat terkenal dengan kegiatan sosialnya.


"Yakin mau pulang ke apartemen?" tanya Sam memastikan.


"Iya, Bee. Nanti kesini lagi" jawabnya yakin, ia yang begitu mandiri tentu tak biasa jika selalu di perlakukan bagai Ratu terus menerus.


"Akunya gak tenang, Bee"


"Kan semua akses kesana udah kamu ganti, jadi aman" kata Biru lagi, perdebatan seperti ini sudah terjadi sejak mereka bangun dari tidur.


"Ke apartemen ku yang lain aja ya, disana jauh lebih ketat penjagaannya dan tentu lebih dekat ke kantor. Aku bisa pulang sebentar untuk melihatmu nanti"


Biru hanya mengangguk paham, baginya tak masalah asal jangan terus terusan berguling di ranjang dan sofa.


"Kamu kuliah mau gak? biar gak jenuh, Bee. Setidaknya kamu punya temen selain sama duo keong racun" tawar Sam. Cahaya dan Ameera yang tak punya pekerjaan lain selain shoping memang mulai dekat dengan Biru.


"Enggak ah, aku males mikir" jawabnya sambil terkekeh.


Biru memang bukan gadis berprestasi, nilainya selalu pas di angka rata-rata tapi bukan berarti ia bodoh, hanya saja ia tak ingin memutar otaknya lebih keras jika tak bisa, jadi tentu ia akan langsung menolak tawaran suaminya itu untuk melanjutkan pendidikan yang menurut Biru sangat membosankan.


"Kenapa?" tanya Sam.


"Aku cukup mikirin kamu aja, Bee. Gak mau mikirin yang laen"


.


.


.


Usai berpamitan pada keluarganya kini Sam dan Biru melakukan perjalan menuju apartemen baru milik Sam yang lebih luas dan mewah, ada tiga kamar di lantai bawah karna kamar utama berada di lantai atas.


Selama perjalanan kedua terus mengobrol, banyak yang mereka bicara kan salah satunya saling merayu.

__ADS_1


"Bee, Jajan yuk" ajaknya saat melewati pusat makanan yang berjejer di pinggir jalan.


"Mau beli apa?"


"Apa aja yang penting enak" sahutnya dengan mata berbinar karna dia kampungnya jarang sekali ada yang seperti ini jika bukan bazar, meski ada ia juga belum tentu pergi jika Alm Wildan tak memberinya uang jajan lebih.


Keduanya turun dari mobil dan berjalan menuju jejeran berbagai stand makanan.


"Aku mau pop corn, boleh?" pintanya sedikit malu.


"Boleh, Bee. Pesen dua sekalian ya"


"Kamu rasa apa?,asin atau manis" tanya Biru sambil menarik tangan Sam agar lebih cepat sampai ke tempat penjual pop corn.


"Aku asin aja, kan manisnya udah di kamu, Bee"


Biru langsung berhenti dan menoleh, pipinya merah merona saat melihat Sam sedang tersenyum simpul.


Dua pop corn berukuran jumbo kini sudah ada dalam plastik yang di bawa Sam, ia tak pernah mengizinkan wanitanya membawa barang apapun saat sedang jalan keluar, begitu pun saat dulu bersama Alyssa.


"Aku mau es buah coklat, Bee"


Pilihan selanjutnya pun jatuh pada es pisang coklat, Tapi cukup biru yang membelinya karna Sam akan lebih memilih Strawberry di banding coklat.


.


.


"Yakin gak mau?" tanya Biru saat keduanya sudah berada dalam mobil.


"Enggak, kamu aja" jawab Sam, ia terus memperhatikan istrinya menikamati apa yang ia beli tadi. Sebuah pisang besar yang di selimuti oleh coklat dan di tusuk oleh bambu kecil.


"Enak, Bee?"


"Banget, dingin dan manis" jawab Biru.

__ADS_1


"Emang harus gitu ya cara makannya?" kata Sam, ia kesal karna harus menahan sesuatu yang sedang bergerak di bawah sana.


"Iya, harus di ji Lat dulu terus di is Ep kuat kuat, biar makin enak" jawab Biru polos.


"Aku juga pengen, Bee digituin" rengek Sam semakin mendekat meraih wajah istrinya.


"Di apain?"


"Di Ji Lat Sam di em Ut begitu" jawabnya dengan napas berat tak kuasa menahan gejolak nap sunya.


"Apanya?" Biru yang tak paham sampai menautkan kedua alisnya.


"Tututnya, Bee"


.


.


.


.


.


.


Oooooeekkkk


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Sam culametan pengen di iyup 🤣🤣🤣


Sekarang muntah, tar juga nagih lo Bee.. percaya sama suhunya..


Mana suhunya?

__ADS_1


Yang komen 🤭🤭🤭🤭🤭


__ADS_2