
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Sam yang pergi mencari donat kacang merah meninggalkan Biru dan orangtuanya di kamar observasi. Kini kepalanya bingung harus mencari kue bulat bolong itu dimana.
"Kalo toping lain mungkin banyak, lah ini kacang merah. Gue baru tau" cetusnya kesal.
Tapi Sam terus melajukan mobil mewahnya, saat ini tujuannya adalah rumah onty Kahyangan. Wanita solehah itu pasti tau tempat dimana penjual macam macam kue karna ia sering membeli untuk banyak acara.
kereta besinya terus melesat cepat dan berhenti di depan pagar berwarna putih, gerbangnya terbuka lebar saat Sam menekan klaksonnya.
Tubuh tingginya kini sudah turun dan berjalan masuk, tapi langkahnya berhenti saat bertemu sosok gadis cantik dengan dress merah mudanya.
"Mau kemana, Ra?" tanya Sam pada Asmara.
"Ih, kakak makin ganteng aja, sayangnya Ara gak bisa Cium-cium" bukan menjawab pertanyaan kakak angkatnya, Ara malah meledek sambil mengedipkan matanya.
"Anak curut kalo ketemu Tutut kenapa suka tiba-tiba cacingan ya?" timpal Gala sambil menarik tangan Ara keluar dari rumah mereka, Sam yang melihat tingkah pasangan itu hanya bisa menggeleng kan kepalanya.
"Dasar aneh!"
.
.
Kabar Biru mau melahirkan sepertinya belum sampai pada pawang yang lain, terbukti jika menantu kedua Rahardian masih asik menonton TV
__ADS_1
"Assalamu'alaikum onty"
Kahyangan yang mendengar sapaan dari orang yang sangat ia kenal suaranya tentu terkejut.
"Waalaikum salam, Dede! sama siapa? Biru sama Embun mana?" tanya Yayang sambil menyodorkan tangan.
"Embun sama Amma di rumah utama, tapi Biru..." Sam menggantung ucapannya sendiri yang membuat Kahyangan penasaran.
"Biru, kenapa?"
"Biru mau di rumah sakit, anakku mau otewe" jawabnya sambil terkekeh.
"Mau melahirkan?"
"Iya, Onty" jawabnya lagi kini sambil tersenyum simpul.
"Dede kesini mau cari donat kacang merah, Onty tau gak yang jual di mana?" tanya Sam yang mengatakan maksud dan tujuannya datang.
"Donat kacang merah?"
"Iya, kalo kacang yang lain aku tahu, lah ini kacang merah. Aku bingung" ucapnya lagi mulai frustasi.
"Kalau yang jual, Onty gak tau. Tapi bikin aja gimana?" tawar wanita bergamis coklat itu.
"Lama gak?Biru udah pembukaan enam loh, mungkin sekarang udah nambah lagi, atau mungkin juga malah udah lahiran!"
__ADS_1
Huuuaaaaaa.... Tungguin Phiu ya!!!
Kahyangan tak perduli dengan jerit tangis keponakannya, ia berlalu ke dapur untuk melihat adonan kue yang memang sedang ia tunggu selama empat puluh lima menit.
"Alhamdulillah udah mengembang." ucapnya bersyukur. Entah kenapa memang sejak semalam ia memang berniat ingin membuat donat dengan gula halus saja, tapi karna Biru ingin kacang merah mungkin niat awalnya akan sedikit berubah haluan demi sang keponakan yang kini sedang berjuang menahan nikmat yang hanya seorang wanita yang tahu rasanya.
Satu jam berselang Sam mengembangkan senyum terbaiknya, ia yang sedari tadi menunggu dan memperhatikan di meja makan akhirnya bisa bernapas lega. Kini satu kotak donat isi kacang merah panas sudah ada di depannya siap di bawa kerumah sakit untuk di nikamati oleh istri tercinta.
"Cepat kesana, bilang Sam Moy kalau Onty akan menyusul nanti ya" ucap Kahyangan sembari mengusap pipi Sam, keponakan yang paling ia sayang sejak kecil karna selalu menemaninya saat hamil si kembar Gala dan Aurora.
"Iya, makasih banyak ya" Sam berucap dengan mata tetap fokus pada kotak berisi donat di tangannya.
"Kenapa?" tanya Kahyangan bingung.
.
.
.
Anak dede mau kaya apa ya? dikit lagi launching masih aja bikin pusing
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Emang enak 🤣🤣🤣
__ADS_1
Kerjain terus sebelom berojol mah!