BUKAN CINDERELLA BIASA (Season 2)

BUKAN CINDERELLA BIASA (Season 2)
PERILAKU BURUK EMILIO


__ADS_3

"Aku sendiri bersama permaisuri yang akan menemui tuan Red dan uncle Marcello untuk meminta kesediaan mereka melatih tim pasukan khusus kita." Alvero berkata sambil menepuk membaca nama-nama para anggota tim pasukan khusus yang akan dibentuknya.


Mendengar perkataan Alvero, earl Robin dan Enzo langsung menganggukkan kepalanya, sedang Evan baru menganggukkan kepalanya setelah Alvero memandang ke arahnya.


Beberapa saat kemudian mereka berlima membicarakan detail rencana pembentukan tim pasukan khusus itu. Mulai dari tempat pelatihan, sistem pelatihan maupun semua fasilitas yang mereka sediakan untuk para anggota tim khusus, semua mereka bahas dengan detail.


Untuk tempat, earl Robin bertugas menetapkan tempat di salah satu bagian kota Renhill. Tempat paling aman namun juga paling efektif untuk mereka melakukan pelatihan. Alvero dan yang lain sengaja menetapkan kota Renhill sebagai markas besar tempat pelatihan dan penggemblengan pasuka khusus ynag akan dibentu. Karena mereka tahu, diantara banyak kota, kota Renhill adalah kota yang paling bersih dari kelompok-kelompok pemberontak.


Karena itu mereka semua yang ada di situ yakin, bahwa memilih kota Renhill sebagai kota tempat pasukan khusus dilatih dan di tempatkan adalah pilihan yang paling tepat. Apalagi hampir seluruh tanah yang ada di kota Renhill adalah milik keluarga Enzo, yang artinya, sebagian besar penduduk kota Renhill, bekerja di bawah kepemimpinan keluarga Enzo. Sehingga mereka bisa memastikan bahwa orang-orang itu adalah orang-orang yang setia kepada keluarga Adalvino.


Untuk perbaikan fasilitas yang akan disediakan untuk seluruh anggota pasukan khusus, mulai dari tempat tinggal, tempat pelatihan, kebutuhan makan dan lain lain, semua akan dikerjakan oleh Enzo. Enzolah yang harus memastikan kesejahteraan, Kesehatan dan semua hal yang dibutuhkan oleh paora anggota pasukan khusus itu.


Sedang untuk sistem pelatihan dan jadwal akan dikerjakan oleh Evan, sebagai sosok pemimpin tertinggi dalam bidang kemiliteran Gracetian, yang sudah diakui kehebatan dan kemampuannya dalam mempertahankan dan menjaga keamanan kerajaan Gracetian selama dia menjabat sebagai duke yang menggantikan posisi ayahnya yang sudah meninggal. Dan yang pasti, detailnya akan dibicarakan lebih lanjut setelah Red dan Marcello bergabung sebagai pelatih.


# # # # # # #


Emilio langsung mengeluarkan suitan dari bibirnya begitu melihat seorang gadis cantik dengan pakaian seksinya melenggang di depannya, berjalan melewatinya dengan sikap acuh tak acuh dan mendekat ke arah meja bar.

__ADS_1


"Tolong satu gelas koktail negroni.” Begitu duduk di depan bartender yang dipisahkan dengan sebuah meja bar, gadis cantik berpakaian seksi itu segera memesan segelas koktail berjenis negroni.


(Koktail negroni merupakan salah satu koktail yang terkenal di dunia, berasal dari Italia. Satu kata yang dapat menggambarkan minuman yang satu ini adalah kata classy. Minuman yang terdiri dari campuran gin, red Vermouth, campari serta kulit jeruk ini merupakan salah satu minuman khas Italia. Rasa minuman ini cukup strong yet sweet, hal ini memberikan sensasi luar biasa untuk penikmatnya. Koktail adalah minuman beralkohol yang dicampur dengan minuman atau bahan-bahan lain yang beraroma. Sebelum disajikan dalam gelas khusus koktail, minuman ini diaduk atau diguncang-guncang supaya bahan-bahannya tercampur. Minuman beralkohol yang sering dijadikan koktail adalah gin, wiski, rum, dan terutama vodka. Gin adalah minuman beralkohol dari hasil fermentasi serealia yang diberi aroma buah pohon juniper, dan melalui proses distilasi. Selain minyak dari buah pohon juniper, gin juga dicampur minyak rempah-rempah seperti adas manis, karawai, biji ketumbar, kulit jeruk, akar manis, kayu manis, dan kapulaga).


Mendengar permintaan gadis di depannya, bartender itu langsung tersenyum. Dengan gerakan cepat, dia segera membuatkan koktail yang diminta oleh gadis itu. Tidak lama kemudian, sebuah gelas disodorkan oleh bartender itu di hadapan gadis itu.


“Terimakasih.” Tanpa menunggu lama, gadis itu meraih koktailnya, menyesapnya sedikit, lalu meletakkannya kembali di atas meja.


“Anda baru pertama kali datang ke tempat ini Nona?” Melihat dari awal sampai sekarang gadis di hadapannya datang hanya seorang diri, tanpa ada yang menemani, bartender into mulai mencoba mengorek info tentang siapa gadis cantik yang saat ini sedang duduk di depannya.


“Selamat malam Nona, sendirian saja? Boleh aku menemanimu?” Mendengar suara sapaan seseorang dari arah samping kirinya, gadis itu langsung menoleh.


Sosok Emilio yang baru saja menyapa gadis itu langsung mengambil posisi duduk di samping kiri gadis itu tanpa menunggu jawaban dari gadis itu untuk mengijinkannya. Melihat tindakan Emilio, bartender itu hanya bisa tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, melihat bagaimana Emilio yang tidak pernah berdiam diri jika ada sososk wanita cantik di bar ini, apalagi yang terlihat sendirian tanpa ditemani oleh orang lain.


Terlebih lagi saat ini Emilio sudah terlihat sedikit mabuk. Bertender itu sudah begitu hafal bahwa disaat mabuk, Emilio cenderung menggoda para wanita cantik yang ada di bar itu, mengajak bicara sambil menikmati minuman beralkohol, sampai pada akhirnya, mereka berdua akan berakhir di tempat tidur.


“Emilio.” Tanpa basa-basi, Emilio langsung menyebutkan namanya sambil mengulurkan tangannya ke arah lawan bicaranya.

__ADS_1


“Monica.” Gadis itu berkata sambil menyambut uluran tangan Emilio dan tersenyum ramah ke arahnya.


“Berikan aku wine terbaikmu hari ini. Aku akan merayakan pertemuanku hari ini dengan seorang wanotia tercantik yang pernah aku temui.” Emilio berkata kepada bartender di depannya tanpa memandang ke rah bartender itu.


Saat ini Emilio justru sedang mengerlingkan matanya ke arah Monica, walaupun dia sedang berbicara tentang permintaan winenya kepada bartender itu.


(Wine adalah minuman beralkohol yang dibuat dari fermentasi buah, khususnya anggur. Anggur dihancurkan, lalu dicampur dengan variasi yeast untuk mengubah kadar gula menjadi alkohol. Wine juga bisa dibuat dari buah-buahan lain. Dengan variasi spesies anggur dan yeast, produk wine yang dihasilkan pun akan berbeda.  Karena adanya keseimbangan kimia alami, anggur dapat berfermentasi tanpa tambahan gula, asam, enzim, air atau nutrisi lainnya. Dalam proses fermentasi, ragi akan mengkonsumsi kandungan gula dari anggur dan mengubahnya menjadi etanol serta karbon dioksida. Variasi yang berbeda dari jenis anggur dan ragi akan menghasilkan jenis wine yang berbeda. Variasi tersebut dapat dihasilkan dari interaksi kompleks antara perkembangan biokimia anggur, reaksi yang terlibat dalam proses fermentasi, lingkungan fermentasi. Wine telah diproduksi selama ribuan tahun. Bukti terbaru menyatakan bahwa ditemukan sebuah kendi wine berumur 8000 tahun di Georgia. Jejak dari wine dapat juga terdapat di Iran setelah ditemukan kendi wine berusia 7000 tahun serta kilang wine berusia 6100 tahun di Armenia yang mana dianggap sebagai kilang wine pertama sejauh ini. Namun minuman fermentasi anggur telah dikenal oleh masyarakat Cina dengan ditemukannya tembikar anggur berumur 9000 tahun di Cina bagian utara. Wine mulai merambah Balkan sejak 4500 sebelum masehi dan dikonsumsi masyarakat Yunani dan Romawi. Dalam mitologi Yunani kuno, Dewa yang dianggap sebagai Dewa wine dan anggur adalah Dionysus, dalam mitologi Romawi kuno dikenal dengan nama Bacchus. sepanjang sejarah, wine dikonsumsi sebagai minuman untuk memabukkan).


Tidak berapa lama setelah Emilio meminta wine kepadanya, bartender itu segera membersihkan sebuah gelas piala dengan lap, setelah itu menuangkan wine ke dalam gelas piala itu, lalu langsung menyodorkannya kepada Emilio.


Setelah meraih gelas berisi wine itu, Emilio langsung mengangkat gelas itu sejajar dengan wajahnya sambil tersenyum kea rah Monica, lalu meminumnya dengan memejamkan matanya, seolah ingin menunjukkan kepada Monica bagaimana dia menikmati rasa dari wine tersebut. Berharap malam ini dia bisa menghabiskan malam ini bersama gadis yang saat ini sedang duduk di depannya dan memandang ke arahnya.


Beribu satu cara segera dipikirkan oleh Emilio, untuk dapat membawa gadis itu ke tempat tidur bersamanya malam ini. Membayangkan hal itu cukup untuk membuat Emilio meringis dalam hati. Tidak sabar untuk segera memulai aksinya, merayu Monica sebisa mungkin malam ini.


 


 

__ADS_1


__ADS_2