
Alexis yang menolehkan kepalanya pasca terjadinya ledakan disertai semburan api itu hanya bisa membiarkan airmatanya turun semakin deras, tanpa bisa berkata-kata ataupun melakukan sesuatu untuk menyelamatkan Tiana, walaupun hanya menyelamatkan jasadnya dari kobaran api yang semakin menggila dan membakar jenazah istrinya itu.
Melihat kenyataan pahit yang harus dia terima, pada akhirnya Alexis memutuskan untuk segera pergi dan membawa Larena agar bisa mendapatkan pertolongan secepat mungkin.
Kejadian malam itu juga yang menyebabkan orang berpikir bahwa jenazah yang mereka temukan malam itu adalah milik Larena Hilmar. Sehingga makam dimana bertuliskan nama Larena Hilmar, sebenarnya jasad yang terkubur di bawahnya adalah jasad Tiana Allen. Sedang makam yang bertuliskan nama Tiana Allen, di bawah kubur itu hanya sebuah peti kosong tanpa diketahui oleh orang lain, termasuk Deanda yang setiap tahunnya mengunjungi makam kosong itu, karena berpikir di bawah sana terbaring jasad ibu kandungnya.
Dan sebelum orang lain menyadari, malam itu juga Alexis dengan koneksi yang dimilikinya mengirimkan secara sembunyi-sembunyi Larena kepada teman dekatnya yang menjadi seorang dokter spesialis kulit dan berusaha menolong Larena.
Alexis menarik nafas panjang dengan rasa sakit yang masih begitu terasa di dadanya mengingat kenangan buruk yang terjadi padanya hari itu.
Beberapa hari setelah kejadian itu, Alexis dibantu oleh beberapa orang kepercayaannya berhasil mengirimkan Larena keluar negeri untuk menjalani perawatan yang lebih baik. Karena jika Larena tetap berada di Gracetian, suatu ketika Eliana pasti bisa mencium keberadaan Larena. Dan wanita yang dianggap Alexis wanita gila itu pasti tidak akan tinggal diam dan akan terus memburu Larena, jika tahu Larena masih hidup, bahkan sedang mengandung bayi dari Vincent.
Kondisi Larena yang kritis akan membuatnya sulit untuk menghadapi serangan dari Eliana. Karena itu Alexis bersikeras untuk menyembunyikan Larena keluar negeri. Dan entah Larena sudah memiliki firasat buruk atau bagaimana, yang jelas, sebelum peristiwa kebakaran itu, Larena sudah memindahkan sebagian besar kekayaan yang dimilikinya selama menjadi permaisuri dan memindahkannya keluar negeri.
Sehingga untuk biaya hidup dan biaya pengobatannya selama berada di luar negeri, Larena tidak memiliki kesulitan sama sekali.
__ADS_1
Selama Larena berada di luar negeri, dengan rutin Alexis mengunjungi Larena setiap bulannya, untuk memastikan bahwa kondisi psikis maupun fisik Larena sudah mengalami kemajuan.
Setelah ingatan Alexis kembali ke masa lalu, ketika Tiana meninggalkan sebuah wasiat untuk menyelamatkan dan melindungi Larena dan bayinya, ingatan Alexis melompat kepada hari dimana salah satu sabahatnya meninggal dan memohon kepada Alexis untuk membantu istri dan anaknya, Lilian dan Olivia.
Pada awalnya, Alexis hanya ingin membantu dengan mencarikan Lilian pekerjaan. Namun karena Lilian tidak pandai dalam bekerja, selalu saja dia berakhir dengan pemutusan hubungan kerja bahkan kadang belum sampai 3 bulan dia bekerja dalam masa percobaan.
Ketika Lilian tahu bahwa almarhum suaminya meminta Alexis membantu mereka, dengan sikap ramah dan terlihat begitu perduli, dia berusaha mendekati Deanda yang saat itu masih kecil, membuat Alexis merasa tersentuh, melihat bagaimana wajah ceria dan bahagia Deanda menemukan wanita yang bersikap seperti ibu kandungnya sendiri.
Karena Lilian selalu gagal dalam perkerjaan, akhirnya Alexis seringkali memberikan bantuan keuangan secara pribadi, membuat Lilian semakin bergantung padanya.
Apalagi saat itu Alexis mendengar kondisi Larena yang sempat mengkhawatirkan, juga Alaya yang hampir saja mengalami kecelakaan fatal. Hampir terjatuh dari lantai 20 apartemen yang ditinggali Larena, karena Larena yang seringkali melamun, tanpa sadar membiarkan Alaya memanjat jendela, membuatnya hampir saja terjatuh.
Untung saja saat itu adalah waktunya dokter melakukan terapi dan kunjungan ke apartemen Larena, sehingga dokter yang setelah pintu dibukakan oleh pelayan masuk ke kamar Larena sempat melihat kejadian itu dan dengan cepat menyambar tubuh kecil Alaya yang sudah hampir terjungkal ke bawah, dan membawanya menjauh dari jendela secepat mungkin.
Kondisi memprihatinkan dari Larena dan Alaya, yang membuat Alexis memutuskan untuk menjaga mereka lebih intens, tanpa harus dicurigai oleh banyak orang. Dan kesempatan itu dia dapatkan saat dia berusaha menangani para pemberontak yang berusaha menerobos istana waktu itu.
__ADS_1
Setelah berhasil mengalahkan kelompok pemberontak itu, dan tubuhnya jatuh ke laut, untuk beberapa waktu Alexis mengalami luka-luka di tubuhnya, yang mengharuskan dia bersembunyi agar tidak ditemukan oleh kelompok Eliana yang saat itu sudah melemah, tapi masih memiliki sisa-sisa anggota yang masih setia dengan Eliana.
Pada waktu itu, Alexis sengaja terbang ke luar negeri untuk memulihkan kondisinya, sekaligus membantu Larena dan Alaya.
Aku tidak menyangka, ternyata Lilian yang dulunya selalu bersikap baik dan terlihat begitu menyayangi Deanda, ternyata tidak ada bedanya dengan Eliana yang sudah bertindak kejam kepada yang mulia Alvero. Aku sungguh menyesal sudah menikahi wanita berwajah dua seperti Eliana itu. Berharap wanita itu bsia menjaga putriku dengan baik saat aku harus membantu permaisuri Larena dan Alaya. Kali ini, kembalinya kami bertiga ke Gracetian akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mengumpulkan semua bukti kejahatan Eliana dan memberikan hukuman seberat mungkin pada wanita kejam itu.
Alexis berkata dalam hati sambil menarik nafas panjang. Kedua tangan Alexis menutupi wajahnya, merasa begitu bersalah, kehadirannya sudah menyebabkan Deanda pingsan.
Aku tidak berharap Deanda bisa memaafkan tindakan egoisku yang lebih memilih membantu permaisuri Larena dan meninggalkannya menderita di sini. Tapi aku sungguh berharap, putriku itu selalu sehat dan bahagia. Dan dia berhak untuk mengetahui semua kebenaran di masa lalu, entah dia bisa menerima semua itu atau tidak.
Alexis kembali berkata dalam hati, dengan wajah yang terlihat lesu, menyadari dia sudah melakukan kesalahan besar, dimana dia sudah membiarkan putrinya hidup menderita bersama dengan wanita yang bahkan sebenarnya tidak pernah dicintainya. Wanita yang dinikahi hanya sekedar untuk emnolongnya dan membuat Deanda menemukan sosok seorang ibu dalam kehidupannya.
Laki-laki itu sungguh tidak menyangka bagaimana wanita yang dulu ditolongnya dengan tulus, justru berakhir dengan melakukan banyak hal buruk kepada putri kesayangannya.
Dengan tatapan mata sendu, Alexis memandang ke arah pintu kamar dimana tadi Deanda dibawa ke dalam sana oleh Alvero sendiri, dan tidak membiarkan seorangpun masuk kecuali tim dokter dan Ernest yang merupakan pengawal pribadinya.
__ADS_1
Jarum jam masih menunjukkan waktu berjalan 10 menit sejak dokter datang dan melakukan pemeriksaan lengkap kepada Deanda, tapi bagi Alexis, jarum jam seolah berhenti dan waktu berjalan dengan begitu lambat, yang baginya saat ini sedang menunggu waktu seorang hakim mejatuhkan hukuman berat atas kesalahan yang pernah diperbuatnya. Kesalahan yang membuat putri kandungnya hidup menderita, tanpa dia sadari dan ketahui.