
Hello! Im an artic!
Setelah mengantar nona Lin, senyum yang diwajah Dottie langsung menjadi dingin.
Dia membalikkan kepala, emosi yang meledak-ledak berkata ke Serena, “Siapa yang menyuruh kamu ke sini? Apakah di sini ada hak kamu untuk banyak bicarakah? Kamu tidak tahu pelanggan itu sangat pentingkah? Jika muncul masalah kamu yang sanggup untuk bertanggung jawab?”
Hello! Im an artic!
“Tidak ada yang menyuruh ke sini, aku sendiri yang ingin ke sini, maaf.” Serena tahu dia sendiri tidak mempunyai alasan yang cukup untuk mejawabnya, dan lagi dia sudah didepan pelanggan yang penting banyak mulut.
“Hah…” Serena tidak menyangka akan memberikan bros ini kepada dia untuk diperbaiki, dia sangat amat terkejut.
Tentu dia sedikit merasa senang, dirinya sendiri dapat membuat perhiasan, walaupun hanya memperbaiki saja.
Heh, seorang asisten kecil yang tidak bisa apa-apa, aku seorang Dottie setiap saat akan menghabisi kamu.
Hello! Im an artic!
Dottie dengan tatapan menganggap remeh sekilas melihat Serena, sebelum dia ke arah pelayan toko berkata, “Louisa, ingat bantu asisten Luo untuk menyelesaikan perbaikan bros ini.”
Louisa Ruan di pekerjaan perhiasan Man Fook sudah sangat lama, jadi terhadap setiap masalah dia sudah sangat mengerti.
Sebelumnya dia dapat melihat, Dottie ingin membuat masalah terhadapa asisten baru ini, ingin menjadikannnya kambing hitam.
Justru dia tidak menyangka Dottie mengatur dia dan asisten baru ini bekerja bersama-sama.
Sudah jelas tahu ini adalah cari mati, tapi Louisa justru tidak mempunyai kuasa untuk menolak.
Salah semua ini kepada asisten baru yang banyak mulut ini, masih menarik dia ke dalam masalah ini.
Louisa melotot sekilas ke arah Serena, lalu menganggukkan kepala, “Baik, aku akan membantu asisten Luo sebaik-baiknya.”
Dottie bermaksud memeriksa sekilas ke arah Serena, lalu setelah menyuruh orang untuk memberikan bros kepada Louisa, lalu dengan sombong seperti burung merak pergi.
Serena merasa tatapan terakhir yang diberikan Dottie, adalah tatapan yang aneh, tapi tidak tahu anehnya di mana.
Mungkin dia berpikir berlebihan! Serena menggelekkan kepalanya, untuk membuang pikiran tadi dari kepalanya.
Sikap dia yang dilakukannya, Louisa mengira dia menyesal.
Sekarang menyesal, dari awal ngapain? Di dalam hati Louisa sedikit menganggap remeh Serena, dengan nada dingin berkata, “Masih lihat apa? Dilihat pun desainer Zhuo tidak akan menarik kata-katanya.”
__ADS_1
Serena tertegun sejenak, lalu berkata, “Aku tidak berpikir untuk membiarkan desainer Zhuo untuk menarik kata-katanya, aku akan memperbaiki bros ini sesuai permintaan pelanggan kita dengan baik.”
Berdasarkan permintaan nona Lin untuk diperbaiki dengan baik? Bahkan desainer Zhuo sendiri tidak dapat melakukannya sendiri, kamu masih bisa melakukannya? Kamu mengira kamu ini desairner hebat!
Tentu saja, kata-kata ini Louisa tidak mengatakannya keluar, hanya meremehkan dia berkata, “Kamu mengatakan semua kepadaku tidak ada gunanya, kamu lebih berpikir baik-baik bagaimana caranya perbaik bros ini dengan baik.”
“Aku tahu, aku akan segera membuat gambar desain.” Serena menganggukkan kepalanya, lalu balik badan pergi menuju kantor.
Louisa melihat bayangan punggungnya yang penuh percaya diri, tidak tahu kenapa merasa sesuatu bahwa dia sungguh bisa melakukannya.
Pemikiran ini muncul dibenakknya beberapa detik, tapi pada akhirnya dia tetap menolak dengan pemikiran itu.
Bahkan desainer Zhuo sendiri tidak bisa mengurusi bros, ini asisten yang tidak bisa melakukan apapun, bagaimanapun perbaiki bros hingga membuat nona Lin merasa puas?
Serena tidak tahu pemikiran Louisa, setelah dia kembali ke kantor, dia mengambil kertas gambar lalu mulai menggambar desain.
Bros ini sudah didesain, hanya perlu memperbaiki bagian yang kecil, jadi rancangan gambar yang Serena sangat cepat selesai.
Satu jam, sudah selesai mendesain gambarnya, lalu pergi mencari Louisa.
“Halo, ini… gambar desainnya sudah selesai, bros ini harus dibawa ke mana untuk diperbaiki?
“Kamu sudah selesai mendesain?” Baru lewat satu jam, sudah selesai gambar? Louisa tidak terlalu percaya kata-kata Serena.
Louisa sedikit mengerutkan alis berkata, “Biarkan aku lihat.”
Serena tertegun sejenak, lalu diberikan hasilnya kepada Louisa.
Louisa mengambil desain gambarnya, membukanya, langsung terkejut.
Desain gambar tetap saja bentuk bros kupu-kupu, hanya saja awalnya motif yang rumit diubah menjadi lebih sederhana, batu ruby diganti menjadi bahan batu kerang yang disebutkan, bersama batu tourmaline, berlian menjadi bergabung bersama, dibuatnya menjadi sangat cantik yang unik, penuh dengan rasa yang lebih hidup.
Kupu-kupu seolah sedang mengepakkan sayap, terbang.
Bahkan Louisa sendiri dapat mengira-ngira hasilnya, jika bros berhasil dibuat, pasti akan lebih cantik dibandingkan dengan desain gambar.
Walaupun Louisa belum pernah melihat gambar desain kupu-kupu asli dari desainer Zhuo, tapi dari dia melihat bros kupu-kupu yang begitu mewah, dapat terlihat, desain dari desainer Zhuo dengan desain Serena sangat berbeda.
Hanya saja disayangkan…
Louisa Ruan melihat Serena dengan sangat melihat sekilas, lalu berkata, “Aku bantu kamu antar desain ini dan bros untuk diperbaiki saja.”
__ADS_1
Serena awalnya tidak begitu kenal dengannya, sekarang Louisa ingin membantu dia, tentu saja dia tidak keberatan.
“Terima kasih.”
Louisa menggelengkan kepala, “Sama-sama.”
“Kalau begitu aku pergi dulu.” Serena menganggukkan kepala kepada Louisa, lalu pergi.
Tidak lama setelah Serena pergi, Louisa membawa desainnya dan bros mencari Dottie.
Dottie dengan tatapan dari tinggi melihat ke bawah terhadap Louisa. “Kamu datang untuk memohon ampunan?”
Louisa menggelengkan kepala, berkata, “Saya datang bukan untuk memohon ampunan, saya ke sini untuk mengantar hasil gambar desain.”
“Desain apa?” Dottie mengerutkan alisnya bertanya.
“Desain perbaikan dari asisten Luo.” Kata Louisa sambil memberikan gambar desain.
“Seorang asisten kecil bisa gambar desain yang seperti apa memangnya…” Dottie sambil menganggap remeh, sambil mengambil desain gambar dari Louisa, saat melihat desain gambar, kalimat mulutnya terhenti seketika.
Mata tidak berkedip melihat desain gambar itu, setelah itu baru membalikkan kepala bertanya ke Louisa, “Dia yang gambar?”
Louisa menganggukkan kepalanya. “Iya.”
Dottie mengusap matanya melihat sekilas Louisa, matanya sekali lagi melihat desain gambar yang ditangannya.
Kira-kira melihat sekitar 2 menit, dia mengambil pensil, lalu menandatangani namanya sendiri dibawah desain gambar Serena, setelah tanda tangan dia memanggil asistennya yang selalu disampingnya, menyuruh asisten untuk membawa desain gambar dan bros ke pembuat perhiasan.
Seluruh proses ini, Dottie dia tidak menghindari Louisa, harusnya ia sengaja di depan Louisa melakukan semua ini.
Tunggu sampai asistennya pergi, Dottie baru melihat ke Louisa.
“Kamu tahu aku sedang melakukan apa?”
Louisa menggigit bibir bawahnya, baru menundukkan pandangannya berkata, “Mohon perintah dari desainer Zhuo.”
“Baik, aku suka dengan orang yang pintar.” Dottie mencucu mulutnya, lalu berkata, “Setelah ini Serena adalah ‘asisten’ aku Dottie, bisa mulai mendesain dengan resmi, sedangkan kamu yang harus dilakukan bantu aku melihat dia, jangan sampai dia ada sedikit rasa curiga.”
Louisa matanya berbinar, lalu menganggukkan kepala. “Aku mengerti.”
Dottie puas dengan jawaban Louisa. “Lakukan dengan baik, aku tidak akan merugikan kamu.”
__ADS_1
“Baik.”