I GOT YOU, MY WIFE

I GOT YOU, MY WIFE
Bab 369 Bertemu Dengan Pria Liar


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah satu jam berlalu, mobilnya sampai di White’s Jewellery International.


Lalu dibawa oleh panitia ke aula besar kira-kira empat ribu lima ratus meter persegi.


Hello! Im an artic!


Didalam aula orangnya tidak sedikit, semuanya berkumpul dalam tiga atau lima orang.


Serena dan yang lain duduk tidak lama, langsung ada orang datang menyapa mereka.


“Apa kabar, kita dari Perusahaan KD dari negara M, kalau boleh tanya kalian dari perusahaan apa?”


“Kita dari perusahaan PT. Antarts……”


Hello! Im an artic!


Kalau mereka menjawab PT. Antarts Grup Su, menunjukkan posisi Grup Su di mata internasional, sayangnya mereka menjawab dengan PT. Antarts.


PT. Antarts di Cina juga hanya bisa dianggap perusahaan kelas tengah, diantara perusahaan perhiasan di seluruh dunia, mereka lebih tidak ada apa-apanya.


Saat mereka tahu Serena hanya seorang desainer dari perusahaan kecil, satu persatu pergi meninggalkan mereka dengan jijik.


Serena tidak mempedulikan mereka, tapi kedua desainer yang dipilih Serena dan juga Karina mengomel dengan tidak senang.


“Apa maksud mereka? Apakah menganggap rendah PT. Antarts?”


Manajer Utama mengerutkan matanya dan menjawab, “PT. Antarts hanya perusahaan kelas menengah, tidak masuk ke pasar internasional, orang dari perusahaan yang besar tidak akan menganggap kita, sudah biasa.”


Mendengar perkataan Manajer Utama, Serena mengerutkan keningnya.


Elliot berkata: “Itu tidak pasti, kalau kalian menjawab kita dalah PT.Artarts Grup Su, aku yakin mereka akan datang menghampiri.”


Serena melihat Elliot, lalu berkata dengan datar: “Apa gunanya kita seperti itu?”


Tidak ada gunanya……Anda sudah jelas istri Direktur, akhirnya bertahan di perusahaan ini menjadi desainer kecil. Elliot menggerakkan mulutnya, tapi tidak mengatakan apa-apa.


Yang lain juga tidak tahu harus menjawab apa, semuanya jadi diam saja.


Tidak berapa lama, terdenga teriakan orang terkejut, “Serena?”


Serena mengangkat kepalanya dan melihat Selina membawa sekumpulan orang yang berdiri disana.


“Aku melihat orang yang aku kenal, aku akan menghampiri dia.” Kata Serena ke Elliot, lalu dia pergi menghampiri Selina.


“Serena, ternyata memang benar kamu, aku kira aku salah lihat.” Selina memegang tangan Serena yang hangat dengan senangnya.


Serena menggerakan mulutnya dan berkata: “Sudah lama tidak bertemu.”

__ADS_1


“Sudah lama tidak bertemu, kalau aku tahu kamu akan datang, aku akan datang bersama dengan kamu.”


Mendengar perkataan Selina, Serena merasa ingin menangis tapi merasa ingin tertawa, yang satu ada di China, yang satu ada di Perancis, bagaimana bias datang bersama?


“Aku pernah mendengar Ralphie membicarakan ini, perusahaan kalian, kamu yang memipin tim?”


“Ya.” Selina menganggukkan kepalanya, lalu berkata: “Aku tahu PT. Antarts akan datang ke Afrika Selatan, tapi aku tidak mengira kamu yang akan datang, lagipula Ralphie pasti tidak akan membiarkan kamu kesini.”


Setelah selesai berbicara, Selina tidak lupa meledek Serena.


Wajah Serena menjadi memerah, lalu dia menjawab, “Aku datang bersama dia.”


“Ralphie juga datang?” Selina terkejut.


Serena menganggukkan kepalanya, “Dia ada di hotel.”


Selina datang ke White’s Jewellery International untuk bisnis, tidak ada waktu untuk banyak berbicara dengan Serena, setelah meminta alamat hotel Serena, dia langsung terburu-buru pergi.


Setelah Serena kembali, Elliot langsung bertanya, “Nona Luo, barusan orang itu dari Grup Windsor kan?”


Elliot pernah di Perancis cukup lama, dia bisa tahu Selina adalah orang dari Grup Windsor, tapi Serena terlihat tidak peduli, “Ya.”


“Bagaimana anda bisa mengenal dia?” Mata Elliot terlihat sangat terang.


Serena tidak menyinggung hubungan antara Ralphie dan Selina dulu, dia hanya berkata: “Aku mengenal dia di Kontes Perhiasan Dunia.”


Hanya Manajer Utama yang melihat Serena dengan aneh, tidak tahu dia sedang memikirkan apa.


Baru duduk sebentar, Serena sudah merasa bosan, dia mengeluarkan handphone-nya dari tas, dia menyalakan handphone-nya dan langsung melihat pesan yang dikirim oleh Ralphie, “Sudah sampai di White’s Jewellery International?”


Dia menggerakkan mulutnya, lalu menulis sebuah pesan dan mengirimnya, “Sudah sampai.”


Ralphie seharusnya sedang memegang handphone, tidak sampai satu menit dia sudah membalas pesannya, “Bagaimana disana?”


“Sangat membosankan.” Setelah Serena mengirim pesan itu, Ralphie tidak membalas lagi.


Serena tadinya mengira Ralphie ada urusan, tidak ada waktu untuk membalas pesan dia.


Tapi tidak mengira satu menit kemudian, handphone-nya berdering.


Tertulis nama Ralphie di layar handphone-nya, Serena tanpa ragu keluar dari aula dan mengangkat teleponnya.


“Ralphie?”


Ralphie mengiyakan dia, lalu bertanya, “Kalau kamu disana bosan, mau pulang saja tidak?”


Ternyata karena Serena berkata dia bosan, Ralphie khusus menelpon dia untuk bertanya, apakah dia mau pulang saja!


Serena membuka mulutnya dan berkata: “Yang lain semua disini, aku akan naik mobil bersama mereka, aku tidak akan pulang.”

__ADS_1


“Aku akan datang menjemputmu.” Seiring dengan suara Ralphie, disana juga terdengar suara mobil.


Serena langsung mengerti Ralphie sudah berangkat, jadi dia berkata: “Baiklah, kamu kesini saja, hati-hati dijalan.”


“Ya……”


Setelah menutup telepon, Serena membalikkan badan untuk kembali masuk ke dalam aula menunggu Ralphie.


Karena dia terlalu terburu-buru saat masuk ke dalam aula, dia tidak sengaja menginjak kaki orang.


“Maaf tuan, aku tidak sengaja.” Serena langsung meminta maaf ke orang itu.


Laki-laki itu tidak mengatakan apa-apa, hanya memandangi Serena.


Serena merasa aneh ditatapi oleh dia, dia meminta maaf sambil tersenyum: “Tuan, kalau anda tidak kenapa-napa, aku akan pergi dulu……”


Dia belum selesai berbicara, laki-laki itu tiba-tiba menjulurkan tangan dan menahan dagu Serena, “Kamu dari perusahaan mana?”


“Dasar laki-laki liar,, kamu mau apa?” Serena sekuat tenaga melepas tangan laki-laki itu.


Laki-laki itu lanjut bertanya, “Namamu siapa?”


“Namaku siapa bukan urusanmu.” Setelah mengatakan kalimat ini, Serena langsung membalikkan badan dan pergi.


Bodyguard dibelakang laki-laki itu bertanya, “Tuan Muda, apakah mau aku pergi menangkap dia dan bawa kesini?”


“Tidak perlu, suruh orang cari informasi tentang dia.”


“Baiklah, Tuan Muda……”


Serena tidak tahu laki-laki liar itu ingin mencari tahu informasi tentang dia, dia hanya menganggap orang itu orang yang kebetulan ketemu saja.


Setelah kembali ke tempat duduknya, dia berbincang dengan Elliot dan yang lain.


Setelah menunggu Ralphie menelpon dia untuk memberitahukan dia sudah sampai, dia langsung meninggalkan aula.


Baru sampai ke pintu utama, dia melihat Ralphie berdiri dibawah menunggu dia.


Serena mengerutkan keningnya, dengan cepat menghampiri Ralphie, “Diluar panas sekali, kenapa kamu menunggu disini?”


“Tidak panas.” Ralpgie mengambil tas di tangan Serena, lalu menggandeng tangannya dan berjalan ke mobil.


Saat Ralphie turun dari mobil, demi menjaga suhu sejuk mobil, dia tidak mematikan mesin.


Saat naik mobil, Serena merasakan udara sejuk mengarah ke wajahnya.


Dia merasa nyaman hingga menghela napas, lalu duduk bersandar di kursi penumpang, merasa tidak ingin bergerak.


Ralphie bertanya dengan baik, “Lapar tidak? Kita makan dulu, setelah itu baru pulang ke hotel?”

__ADS_1


__ADS_2