I GOT YOU, MY WIFE

I GOT YOU, MY WIFE
Bab 444 Reuni Teman Sekolah (3)


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Iya, dia kan……” Isabella awalnya sudah mau berkata dia adalah Nyonya Direktur kita, tetapi setelah melihat ekspresi wajah Serena, langsung dengan cepat berkata: “Dia adalah istri atasan di kantor kita.”


“Bukannya kamu kerja di Grup Su? Dia adalah istri atasan kamu, berarti……”


Hello! Im an artic!


“Istri atasan aku.” Jawab Isabella.


Perkataan Isabella membuat orang jadi melihat Serena dengan pandangan berbeda.


Suami Serena adalah orang dari Grup Su, bahkan atasan Isabella, tentu saja semua orang akan lebih merasa iri pada Serena.


Isabella tidak tahu apa yang ada dipikiran semua orang, kalau tahu, pasti sudah tertawa terbahak-bahak.


Hello! Im an artic!


Serena dengan identitas sebagai istri Direktur Grup Su, semua orang bahkan tidak punya hak untuk iri lagi.


Tidak peduli apa yang dipikirkan semua orang, reuni tetapi berjalan lancer, hanya saja suasana sedikit berubah, tadi Naylor sebagai pusatnya, sekarang semua mata beralih pada Serena.


Pandangan seperti ini, Serena sering menemukannya, makanya dia tidak terlalu peduli.


Naylor awalnya cukup percaya dengan omongan Isabella, Serena adalah istri dari atasannya, sampai akhirnya ketika makanan datang, Serena dengan lancar memperkenalkan makanan yang ada diatas meja, dia baru memastikan, identitas Serena, pasti tidak semudah yang dikatakan Isabella.


Ternyata makanan terkenal di Peninsula Hotel adalah makanan paris, sedangkan orang yang hadir kebanyakan tidak pernah makan makanan paris, jadi sama sekali tidak tahu cara makan makanan paris, jadi seketika semua orang terdiam.


Serena dapat melihat ekspresi wajah semua orang, jadi dia mengenali makanan sambil memberikan contoh, makanya semua orang dengan lancar dapat menyelesaikan makanan malam ini.


Karena semua rata-rata anak muda diumur dua puluh tahunan, jadi setelah makan, semua orang mulai bermain.


Naylor langsung mengajukan pergi ke Royal Club, dari model hingga design nya semua sangat mewah. Serena sering datang, jadi tidak merasakan apapun. Tetapi semua orang sangat excited, semua orang berusaha menegakan badan mereka untuk menunjukan sisi baik mereka.

__ADS_1


“Hari ini karena ketua kelas, kita jadi bisa datang ke Royal Club.” Kata seorang wanita sambil tersenyum.


“Benar-benar, kalau bukan karena cewek aku lagi jauh, aku pasti bawa dia ke sini.” Kata seorang teman yang cukup dekat dengan Naylor.


“Lain kali kalau dia kesini, aku traktir kalian.” Kata Naylor tertawa, mereka berjalan masuk kearah pintu utama Royal Club, tetapi belum jalan berapa langkah, tiba-tiba ketemu seseorang yang tidak asing.


Seorang pria rese dengan niat tidak baik berkata: “Ini bukannya Naylor? Kamu datang ke Royal Club juga? Aku kasih tahu kamu, Royal Club hari ini sudah di booked semua, kamu balik saja ke Magenta.”


Magenta, KTV milik Naylor, dulu pernah sangat booming, sekarang sudah ntah kemana.


“Kenny Zhang, jangan-jangan kamu yang tidak bisa masuk Royal Club, makanya cari alasan gini kan?” Naylor menertawakannya, Royal Club sangat besar, dalamnya di bagi menjadi beberapa halaman dan bagian. Kalau bilang ada orang yang booked halaman atau beberapa bagian, dia percaya. Tapi kalau ada orang yang menyewa seluruh Royal Club, sedikit pun dia tidak percaya.


“Heng, aku hanya ingetin kamu saja, mereka yang lebih dari bapak kamu saja tidak bisa masuk, kamu pikir kamu bisa?”


Apakah mungkin benar? Karena dengan identitas keluarga Kenny yang mempunyai kekayaan kurang lebih seperti dia mana mungkin tidak masuk?


Disaat seperti ini, Naylor melihat beberapa orang didepan pintu utama Royal Club ditahan oleh satpam, Naylor mengenal mereka, semua adalah orang yang mempunyai kekuasaan dan kekayaan di Negara A.


Mereka sedang berdiskui masalah Royal Club full booked, karena mereka mempunyai identitas yang cukup tinggi, makanya mereka bisa tahu kalau Royal Club disewa oleh Grup Shen.


“Kenapa?” Semua bertanya bingung saat melihat wajah Naylor yang bete berdiri disana.


Semua orang mendengar Royal Club di booked oleh Grup Shen, semua menjadi sedih, “Yah sudah senang-senang juga……”


“Royal Club di booking semua oleh Grup Shen?” Tanya Serena mengerutkan wajah.


“Iya.” Naylor menganggukan kepala, kemudian berkata: “Kita main ke tempat lain saja.”


Pilihan terbaik adalah ganti tempat main, tetapi semua orang masih merasa kecewa, karena kesempatan untuk masuk Royal Club sangat kecil.


Serena mengerutkan alis dan berkata: “Tunggu, aku coba telepon untuk tanya.”


“Kamu telepon……” Kamu telepon siapa? Baru saja Naylor ingin bertanya Serena, tetapi belum selesai ngomong, tiba-tiba dipotong oleh Isabella.

__ADS_1


“Nyonya, coba Anda telepon.” Jawab Isabella sambil tersenyum.


Serena ‘En’, kemudian mengeluarkan telepon, lalu menelepon Ralphie.


“Aku, kamu bantuin aku tanya Ryan…….”


Selesai Serena menelepon, dia berkata pada semua orang: “Tunggu sebentar, nanti ada orang yang akan membawa kita masuk.”


“Kamu yakin?” Semua orang tidak terlalu percaya omongan Serenan, karena bagaimanapun banyak orang mereka Royal Club sudah disewa oleh Grup Shen, sekalipun suami Serena atasan Isabella, tidak mungkin meminta Grup Shen untuk mengalah.


“Nyonya sudah bilang akan ada orang yang membawa kita masuk, berarti pasti ada, semua orang sabar menunggu.” Jawab Isabella tidak senang.


Kurang lebih setelah tunggu kurang lebih dua menit, pintu utama Royal Club tiba-tiba keluar seseorang yang lari dengan terburu-buru.


Orang itu langsung lari kedepan Serena, “Nyonya Serena, Tuan Muda suruh aku datang menjemput Anda.”


Serena mengenali orang tersebut adalah pengawal Ryan, lalu menganggukan kepala, “Tolong ya, maaf repotin.”


“Tidak repotin kok.” Pengawal menggelengkan kepala, kemudian berkata pada Serena: “Tuan Muda menyediakan satu halaman, Anda lihat apakah cukup?”


“Cukup kok.” Serena terdiam sebentar, lalu kembali bertanya, “Ryan lagi menjamu siapa?”


“Tuan Muda sedang menjamu keluarga Nyonya.” Jawab Pengawal.


Mendengar perkataan pengawal, Serena terkejut, “Kathryn sudah kembali?”


“Nyonya Muda baru kembali tadi sore.” Jawab Pengawal.


“En, besok aku pergi melihat dia.” Serena menganggukan kepala, kemudian berkata pada semua orang: “Sudah disiapkan satu halaman, yuk masuk.”


Orang yang tadi tidak masuk Royal Club, melihat Naylor mereka jalan ke arah pintu utama, semua bertanya dengan penasaran, “Kalian bisa masuk?”


“Grup Shen memberikan satu halaman kosong untuk teman aku.” Jawab Naylor.

__ADS_1


Mendengar perkataan mereka, mereka terkejut, “Identitas teman kamu apa? Sampai Grup Shen bisa mengalah?”


“Kurang jelas.” Naylor tidak terlalu jelas dengan identitas Serena, jadi dia tidak berani asal mengambil kesimpulan.


__ADS_2