I GOT YOU, MY WIFE

I GOT YOU, MY WIFE
Bab 372 Malcolm Membantu Ralphie


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Pergi……” Tatapan Ralphie ke petugas keamanan itu dingin, lalu dengan langkah besar masuk ke lobi utama White’s Jewellery International.


“Tuan, kamu tidak boleh……” Petugas keamanan masih mau menghadang Ralphie, disaat itu juga Elliot bergegas turun dari mobil, lalu berkata ke petugas keamanan itu: “Direktur perusahaan kami ingin bertemu dengan Direktur Bai, lebih baik jangan kamu hadang.”


Hello! Im an artic!


Petugas keamanan itu mendengar perkataan Elliot, dia langsung tidak berani menghadang lagi.


Elliot menghela napas dan dengan cepat mengejar Ralphie, “Direktur Su……”


Ralphie tidak merespon ke Elliot, dia langsung ke meja resepsionis lobi, “Ruangan CCTV kalian dimana?”


Nona yang ada di meja resepsionis mendengar perkataan laki-laki yang tampan ini, membuat dia terpukau, “Tuan, ada yang bisa dibantu?”


Hello! Im an artic!


Ralphie berkata langsung, “Aku ingin memeriksa CCTV perusahaan ini.”


Nona yang ada di meja resepsionis mendengar perkataan Ralphie, mengerutkan kening, “Tuan, disini adalah White’s Jewellery International, tolong jangan membuat onar disini.”


Elliot yang mengikuti dari belakang tidak mengerti kenapa Ralphie mau memeriksa rekaman CCTV, tapi dia menebak pasti ada hubungannya dengan Serena.


Menurut sepengetahuan dia akan Direkturnya, masalah yang ada hubungannya dengan Serena, pasti masalahnya menjadi besar, dia bergegas ke Nona Resepsionis dan berkata: “Nona, kamu salah paham, kita disini bukan untuk membuat onar, Direktur kami ada urusan penting ingin memeriksa rekaman CCTV perusahaan kalian.”


Nona Resepsionis berkata dengan emosi: “Tuan, rekaman CCTV perusahaan kami tidak bisa seenaknya diperiksa oleh orang sembarangan.”


Elliot melihat Ralphie yang sudah mulai emosi juga, dia langsung berkata ke Nona Resepsionis: “Nona, dia adalah Direktur Grup Su, kamu lebih baik beri tahu atasan kamu untuk mereka membuat keputusan.”


Nona Resepsionis itu pertama terkejut mendengar Elliot berkata Ralphie adalah Direktur Grup Su, lalu dengan cepat mengambil telepon dan memberitahukan atasannya akan identitas dan tujuan Ralphie.


Setelah mendapat konfirmasi dari atasannya, Nona Resepsionis langsung memberitahukan orang di Departemen Pelayanan untuk datang dan membawa Elliot dan Ralphie ke ruangan rekaman CCTV.


“Halo, aku adalah Kepala Departemen Pelayanan.” Kepala Departemen Pelayanan memperkenalkan diri kepada mereka dengan sopan.


Ralphie tidak punya banyak waktu untuk dibuang dengan dia, jadi Ralphie langsung bertanya, “Ruangan rekaman CCTV dimana?”


“Di lantai tiga.” Jawab Kepala Departemen Pelayanan.


“Tunjukkan jalannya.”

__ADS_1


“Baiklah…….”


Malcolm tadinya sedang sibuk melihat gambar desain dari kompetisi, sekretaris masuk ke kantornya dan memberitahukan dia kedatangan Direktur Grup Su.


Dia pertama mengira dia salah dengar, Ralphie datang ke White’s Jewellery International untuk apa? White’s Jewellery International punya dengan Grup Su hanya ada perusahaan PT. Antarts saja, tapi perusahaan kecil seperti itu, tidak mungkin bisa meminta dia untuk datang sendiri ke sini?


Terlintas banyak pertanyaan di kepala Malcolm, lalu sekretarisnya mengatakan tujuan Direktur Grup Su datang kesini adalah untuk memeriksa CCTV White’s Jewellery International.


Ini membuat Malcolm semakin bingung akan situasi ini, dia berpikir-pikir, lalu dia membawa bodyguard untuk pergi ke ruangan rekaman CCTV di lantai tiga dan bertemu langsung dengan Ralphie.


Saat masuk, dia langsung mendengar Ralphie berkata: “Periksa pintu utama Kompetisi desain Perhiasan hari ini.”


Kepala Departemen Pelayanan melihat Malcolm masuk, “Direktur Bai……”


“Bantu Direktur Su untuk memeriksa rekamannya.” Malcolm selesai berbicara, lalu melihat ke Ralphie dan menyambut dia, “Direktur Su, sudah lama tidak bertemu.”


Ralphie menjawab dengan datar dan dingin “Direktur Bai.”, pandangannya terpaku di rekaman CCTV.


Sebagai Direktur White’s Jewellery International, ini adalah pertama kalinya White’s Jewellery International tidak di hiraukan oleh orang lain.


Tentu saja dia pernah mendengar akan sifat dingin Ralphie, jadi dia tidak terkejut.


Ralphie melihat rekaman CCTV untuk beberapa saat, lalu berkata: “Atur rekamannya saat kompetisi selesai.”


Ralphie menatap rekaman itu tanpa berkedip untuk mencari Serena.


Serena tidak terlihat di rekaman itu, lalu handphone-nya berdering. Matanya terpancar rasa tidak sabar, Ralphie mengeluarkan handphone-nya dari dalam kantong, lalu mengangkat telepon itu.


Perkataan Felix, membuat wajahnya terlihat membaik, “Direktur Su, kita sudah menemukan lokasi sinyal handphone nyonya. Tapi karena di Afrika Selatan, aku takut akan sedikit sulit untuk menemukan nyonya.”


Sulit juga harus dicari sampai ketemu! Terpancar aura dingin di mata Ralphie, orang disekitar Ralphie bisa merasakan atmosphere disitu yang begitu panas.


“Kirimkan lokasi sinyalnya kepadaku.”


“Baiklah, Direktur Su……”


Setelah menutup telepon, Ralphie akhirnya menemukan bayangan Serena, dia langsung berkata: “Hentikan rekamannya disini.”


Rekamannya langsung dihentikan.


Ralphie berkata lagi: “Mundurkan rekamannya.”

__ADS_1


Rekamannya mundur.


“Berhenti……” Setelah Ralphie berkata berhenti lagi, rekamannya berhenti dengan penampakan Serena.


Elliot sambil menunjuk Serena yang ada di dalam rekaman sambil berkata: “Direktur Su, itu nyonya.”


Malcolm tidak mengira orang yang ingin dicari oleh Ralphie adalah Serena, lebih tidak mengira lagi Serena adalah istri Ralphie.


Malcolm menenangkan diri dan bertanya, “Kalian untuk apa mencari dia?”


Elliot melihat Ralpie lalu menjawab, “Nyonya menghilang setelah kompetisi berakhir.”


Malcolm mendengar Elliot mengatakan Serena menghilang, dia mengerutkan keningnya, lalu tiba-tiba seperti terpikir sesuatu dan berkata: “Kompetisi berakhir baru beberapa jam yang lalu, kalian yakin dia menghilang? Tidak pergi ke tempat lain?”


Elliot sebenarnya juga tidak mengerti kenapa Direktur mereka begitu yakin, jadi dia hanya bisa diam.


Malcolm tidak mendapat jawaban dari Elliot, jadi dia melihat ke arah Ralphie.


Sayangnya Ralphie tidak ada waktu untuk mempedulikan dia, selutuh perhatiannya tertuju ke Rekaman itu.


Ada empat kamera CCTV di depan pintu utama aula yang dengan jelas menunjukkan Serena keluar dari pintu utama setelah menyerahkan gambar desainnya, lalu dia bertemu dengan seseorang dan orang itu mengatakan sesuatu kepada Serena.


Dia terlihat gemetaran, lalu terdiam untuk sesaat dan kemudian mengikuti orang itu pergi.


Elliot berkata dengan hati-hati: “Direktur Su, orang yang bersama dengan nyonya adalahh Manajer Utama.”


Ralphie menatapi rekaman itu dengan tatapan dingin, lalu setelah melontarkan kalimat “Ikut aku”, dia membalikkan badan dan berjalan keluar.


Disaat itu Malcolm berkata, “Tunggu dulu.”


Ralphie menghentikan langkahnya, membalikkan badan ke arah Malcolm dan berkata: “Direktur Bai, sekarang aku harus bergegas mencari istriku, tunggu setelah masalah ini selesai, aku akan datang lagi untuk berterima kasih.”


Selesai berbicara Ralphie membalikkan badan dan berjalan pergi.


Kali ini Malcolm menghadang dia dan berkata, “Aku akan membantumu mencari.”


Ralphie hanya melihat Malcolm dan tidak mengatakan apa-apa.


Malcolm berkata lagi: “Cape Town adalah daerah White’s Jewellery International, kita akan lebih mudah mencari dibandingkan denganmu.”


Sebernarnya alasan utama dia, Serena adalah saudara sepupu dari Malcolm.

__ADS_1


“Kalau begitu, terima kasih Direktur Bai.” Ralphie berterima kasih ke Malcolm.


“Tidak masalah……”


__ADS_2