I GOT YOU, MY WIFE

I GOT YOU, MY WIFE
Bab 374 Pergi Mencari Orang


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Saat Malcolm berlari keluar dari vila, dia melihat Ralphie naik ke mobil.


Dia langsung buru-buru berkata: “Tunggu, ada yang ingin aku bicarakan denganmu.”


Hello! Im an artic!


Ralphie naik ke mobil tertahan, lalu setelah dia mengatakan ‘Naik’, dia langsung naik ke mobil.


Malcolm langsung berlari pelan menghampiri, membuka pintu kursi penumpang dan masuk ke mobil.


Dia belum duduk, Ralphie langsung menjalankan mobilnya.


Perlukah menyetir secepat ini, sudah seperti mau terbang…… Kedua kaki Malcolm gemetaran, lalu menjulurkan tangan menarik dan memakai sabuk pengaman.


Hello! Im an artic!


“Aku kenal dengan Abbott.”


“Ya.” Jawab Ralphie.


Sifat seperti ini…… Malcolm mengelus hidungnya, lalu mulai memberitahukan Ralphie soal Abbott.


“Abbott adalah aristokrat besar Mahmoud dari abad pertengahan di Perancis, meskipun dia sudah kehilangan status aristokratnya di Mahmoud, dia masih ada kekayaan untuk membentuk Grup Mah, Ehem……Tentu saja tidak sebesar Grup Su.” Terdiam sebentar, Malcolm melanjutkan perkataannya: “Orang-orang dari keluarga Abbott pada dasarnya adalah orang-orang dari Grup Mah, Abbott menyukai desain perhiasan, dia akhirnya menjadi desainer, dia memenangkan Kompetisi Perhiasan Dunia di umur dua puluh lima tahun, dia membuat merknya sendiri Laike, dan kemudian menjadi Guru Besar desainer Perhiasan Dunia. Saat dia berada di puncak karirnya, dia tiba-tiba memutuskan untuk keluar dari dunia perhiasan, dan tidak terdengar kabar lagi akan dirinya, tidak diduga dia sekarang berada di Cape Town.”


Mendengar pengenalan Malcolm, Ralphie merasakan kekesalan di hatinya.


Kenapa orang ini menculik Serena?


Malcolm melihat ekspresi wajah Ralphie, lalu bertanya, “Menurut logika, dia seharusnya tidak ada hubungan apa-apa dengan istrimu, kenapa menculik dia? Apakah istrimu menyinggung dia?”


“Tidak.” Ralphie langsung menjawab.


“Bagaimana kamu bisa tahu tidak?” Tanya Malcolm.


Ralphie terdiam, tidak mengatakan apa-apa.


Malcolm mengelus hidungnya dan berkata: “Hubungan Ayahku dengan dia lumayan dekat, aku akan menelpon ayahku, meminta bantuan dia.”

__ADS_1


“Terima kasih……”


Satu jam kemudian, mereka sampai di gerbang utama vila Teluk Blue Wave nomor dua belas.


Sepertinya ayah Malcolm sudah mengontak Abbott, jadi setelah Malcolm menuliskan Namanya, pengurus vila membiarkan mereka masuk begitu saja.


“Tuan sedang menunggu kalian di dalam.”


“Terima kasih.” Setelah Malcolm berterima kasih, mereka bersama-sama mengikuti pengurus rumah ke dalam.


Sesampainya mereka ke dalam, pengurus rumah mengatakan ‘Tunggu dulu’ kepada Malcolm dan Ralphie, lalu dia mengetuk pintu itu.


“Ada apa?” Terdengar suara yang rendah dari dalam.


Pengurus rumah menjawab, “Tuan, Tuan Bai sudah datang.”


Orang di dalam menjawab, “Suruh mereka masuk.”


“Baiklah, tuan.” Pengurus rumah itu membuka pintu kantor, lalu melakukan gerakan yang berarti ‘Silahkan’ kepada Malcolm dan Ralphie,”Silahkan.”


Malcolm menganggukkan kepalanya, bersama Ralphie masuk ke dalam satu per satu.


Pandangan Abbott tertuju ke aura dingin Ralphie, lalu berpindah ke Malcolm, “Kamu sangat mirip dengan ayahmu.”


Abbott mengerutkan matanya, lalu berkata: “Silahkan duduk.”


Malcolm menganggukkan kepala dan duduk, tapi Ralphie dengan dingin menatap Abbott tanpa bergerak.


Malcolm takut Ralphie akan melakukan hal yang dia lakukan ke Manajer Utama terhadap Abbott, dia dengan cepat berkata: “Direktur Su, duduklah dulu.”


Ralphie melihat dia, lalu duduk di sofa.


Pandangan Abbott tertuju ke Ralphie, “Ini siapa?”


Malcolm menjelaskan ke Abbott dengan senyuman: “Dia adalah Ralphie, Direktur dari Grup Su.”


Abbott mendengar perkataan Malcolm, ekspresinya terlihat terkejut, lalu bangun, menjulurkan tangannya, “Direktur Su, senang bertemu dengan anda.”


Ralphie tidak mengatakan apa-apa, hanya dengan dingin melihat tangan Abbott. Malcolm ada persasaan, Ralphie sedang memikirkan bagaimana dia harus mematahkan tangan Abbott, jadi dia dengan cepat berkata: “Tuan Abbott, hari ini kita kesini ada urusan.”

__ADS_1


Abbott menarik kembali tangannya dengan canggung, dia batuk kecil dan bertanya, “Ada urusan apa?”


Malcolm juga tidak sungkan-sungkan, langsung mengatakan tujuannya datang, “Kita ingin bertanya, apakah Nona Serena berada disini?”


Abbott tidak mengira Malcolm datang untuk Serena, Serena adalah satu-satunya cara dia bisa bertemu dengan Kitty, bagaimana dia bisa melepas Serena?


Dia tidak berekspresi apa-apa, dia berkata dengan datar: “Nona Serena siapa? Aku tidak kenal.”


Ralphie bangun, lalu sebelum Abbott bisa melakukan apa-apa, Ralphie langsung menarik kerah baju Abbott.


Tiada ampun! Malcolm menghela napas dalam hatinya, lalu bangun dan berkata ke Abbott: “Tuan Abbott, kamu seharusnya tahu jelas, karena kita sengaja kesini, kita sudah ada informasi yang tepat.”


Wajah Abbott menjadi pucat, lalu berkata: “Tuan Bai, kamu tidak memikirkan Keluarga Bai, demi seorang desainer kecil kamu akan mencari masalah denganku?”


Mendengar perkataan Abbott, Malcolm teresnyum, “Anggap saja kamu menakuti seluruh Keluarga Bai, kita sedikit pun tidak akan takut.”


Perkataan Malcolm membuat Abbott terkejut, Ralphie juga sedang menatap dia dalam-dalam.


Malcolm merespon dan dengan cepat mengubah topik, “Abbott, kamu khawatirkan diri sendiri, pikirkan bagaimana cara untuk menenangkan Direktur Su.”


Abbott menatap Ralphie, “Apa urusannya dengan dia?”


Malcolm berkata dengan lambat: “Tentu saja ada urusannya dengan dia, karena Nona Serena adalah istri Direktur Su.”


“Bagaimana mungkin?” Terpancar ketakutan dari mata Abbott.


Kalau hanya White’s Jewellery International, Abbott masih bisa menyaingi, tapi kalau Grup Su yang berlimpah kekayaan, dia tidak bisa menyaingi, bahkan Grup Su bisa menjatuhkan satu keluarganya.


Ralphie berkata dengan dingin: “Lepaskan dia.”


Abbott menelan ludahnya dan menjawab dengan hati-hati: “Direktur Su, sebenarnya aku tidak menculik istrimu, aku hanya meminta dia datang dan meminta bantuan kepadanya.”


“Menculik dia untuk meminta bantuan?” Ralphie melihat ekspresi Abbott, seperti melihat orang mati.


Tubuh Abbott bergetar, lalu mengangkat tangannya untuk bersumpah dan berkata: “Aku bersumpah, aku hanya hanya ingin meminta bantuan kepadanya untuk menghubungi Kitty Philip.”


Mata Ralphie menggerut, “Kitty Philip?”


“Ya.” Abbott menganggukkan kepalanya, lalu berkata: “Dia sudah bersembunyi selama sepuluh tahun, istrimu adalah satu-satunya orang yang tahu akan keberadaan dia, jadi aku ingin meminta bantuan istrimu untuk menghubungi dia……”

__ADS_1


Ralphie yang tidak sabar memotong perkataan Abbott, “Serena dimana?”


“Aku……Segera menyuruh orang untuk mengantarkan dia kesini.” Abbott melihat mata Ralphie, lalu memerintahkan pengurus rumahnya untuk menjemput Serena dan membawa dia kesini.


__ADS_2