
Hello! Im an artic!
Setelah sepuluh menit, Felix kembali, “Direktur Su aku sudah mengambil uang.”
Ralphie dengan pelan menjawab ‘Hm’, lalu mendekat pada seorang yang pendek dan gendut berkata: “Ambil uangnya.”
Hello! Im an artic!
Si gendut mendengar perkataan Ralphie, semua badannya gemetaran, “Tidak usah berpura-pura lagi, emang kamu bisa mengeluarkan uang sebanyak ini?”
Ralphie tidak mengatakan apapun, hanya menghadap Felix dan memberikan tanda padanya.
Felix dengan cepat langsung mengangkat kerah pakaian orang pendek dan gendut itu, laki-laki gendut kecil itu baru saja sangat sombong, tiba-tiba langsung menjadi seperti seekor burung kecil yang terangkat, yang menyelinap keluar dari kerumunan.
“Ngapain kamu? Kamu ingin lakuin apa……” Si gendut kecil itu sambil berjuang sambil panik dan berteriak.
Hello! Im an artic!
Felix pada awalnya memang tidak ada niat padanya, langsung mengangkat dan menaruhnya di depan mobil, lalu membuka bagasi mobil, “20 juta yuan yuan, ambil uangnya.
Si gendut itu tidak menyangka kalau benar-benar disuruh datang untuk mengambil uang, dia menatap uang tunai yang tersusun rapi di dalam bagasi mobil, bola matanya mentap uang itu sampai hampir keluar.
Orang-orang di sekitarnya yang melihat uang di dalam bagasi mobil itu, langsung terkejut.
“Astaga, benar-benar uang 20 juta yuan!”
“Sial, selama hidupku aku belum pernah melihat uang sebanyak ini!”
“Laki-laki ini sebenarnya statusnya apa? 20 juta yuan dalam sepuluh menit bisa langsung didapatkan?”
……
Felix mengingatkan Si gendut itu dengan menatapnya sampai matanya juling, “Cepat ambil uang itu, Direktur Su kami sedang menunggumu.”
“20 juta yuan ini benar-benar diberikan padaku untuk gantk rugi?” Si gendut itu menelan ludah sambil bertanya.
Felix dengan pelan-pelan menatapnya dan berkata: “Direktur Su kami selalu menepati janjinya.” tentu saja Felix tidak mengatakan yang sebenarnya pada Si gendut itu.
Direktur Su mereka selalu menepati janjinya, tapi Direktur Su kami selalu tidak pernah mengalami kerugian.
__ADS_1
“Kalau begitu uangnya sudah diberikan padaku, mobil ini aku kembalikan pada kalian.” Si gendut itu berkata dengan senang.
Felix dengan dingin mengerang, berbalik dan menghadap ke Ralphie lalu berjalan pergi.
“Direktur Su, dia sudah mengambil uangnya, mobilnya sudah menjadi milik kita.”
Ralphie menganggukkan kepala dan berkata ‘Hm’, lalu dengan pelan berkata: “Hancurkan!”
Hancurkan? Apanya yang dihancurkan?
Semua orang merasa perkataan Ralphie membuat orang bingung.
Hanya melihat Felix yang kembali ke depan mobil sebelumnya dan membuka pintu, lalu dengan membungkuk ke dalam mobil mengambil sebuah pipa besi, mengangkat tangannya ke atas, lalu langsung menghantamkan pipa besi itu ke mobil Maserati 151 Si gendut itu sampai hancur.
Mata itu semuanya tidak berkedip lagi, itu seperti bukan sebuah Maserati 151 yang nilainya layak dibilang puluhan juta.
Semua orang yang ada disana, selain Ralphie, semuanya merasa bodoh, bahkan Serena juga tertegun.
Sudah menghabiskan uang 20 juta yuan untuk mengganti rugi mobil Maserati Ghibli ini, tapi hasilnya sekarang digunakan untuk dihancurkan?
Dengan cepat mobil baru Maserati 151 itu semuanya hancur oleh pipa besi yang ada dipegang oleh Felix, dan menjadi sebuah kepingan-kepingan, dan gerakannya terhenti.
Sial, intonasi nada ini, kenapa terdengar seperti tidak mengekspresikan dirinya secara penuh! Atau mereka yang salah mengira?
Direktur Su tidak berbicara, hanya menghadap ke Serena dan menatapnya, lalu dengan elegan menghadap ke orang yang gendut pendek yang baru saja menerima uang 20 juta yuan dan berjalan menghampirinya.
Si gendut yang tadi baru saja dengan mata kepala sendiri melihat kejadian ganas yang dilakukan Felix yang mendengarkan perintah dari Ralphie untuk menghancurkan mobil Maserati itu, sekarang lagi-lagi dia melihat Ralphie yang datang menghampirinya, dia ketakutan bahkan sampai mundur ke belakang, “Kamu mau ngapain? Mobil Maserati itu sudah dijual ke kalian, kalian sendiri yang ingin menghancurkannya, tidak ada hubungannya denganku.”
“Mobil mu aku sudah ganti rugi, sekarang kamu seharusnya berdiskusi tentang bagaimana untuk mengganti rugi mobil ku.” nada bicara Ralphie dingin seperti biasanya.
“Apa?” Si gendut itu seketika tidak merespon apa yang dimaksud dari perkataan Ralphie.
Ralphie menunjuk lubang pintu mobil itu, lalu dengan pelan bertanya, “Ini kamu yang menginjaknya kan? Menyuruhmu untuk mengganti ruginya tidak ada yang salah kan?”
Si gendut itu tidak yakin kalau tidak mengganti ruginya, Ralphie akan menyuruh Felix untuk melakukan apa, dia menelan ludahnya sendiri dan bertanya, “Lubang ini harus mengganti rugi berapa?”
“Delapan puluh juta yuan.”
“Apa?” Si gendut itu mengira dirinya salah mendengar.
__ADS_1
“Mobil ku menabrak mobil Maserati 151 mu, kamu membuka harga 20 juta yuan, aku sudah mengganti ruginya, sekarang kamu yang sudah menginjak mobilku, delapan puluh juta yuan.”
Perkataan yang dikeluarkan Ralphie, membuat semua orang merasa terbodohi, setelah beberapa detik, lalu tiba-tiba keluar suara orang tertawa dengan keras.
Semuanya merasa Ralphie sedang berpura-pura, baru saja mengganti rugi mobil Maserati 151 seharga 20 juta yuan, sekarang dengan menggunakan mobil Mercedes Benznya dia menyuruh orang untuk mengganti rugi seharga delapan puluh juta yuan.
Serena mengerutkan keningnya, mulutnya seperti ingin mengatakan sesuatu, tapi pada akhirnya juga tidak mengatakan apapun.
Si gendut itu terkejut sambil marah, “Menginjak saja delapan puluh juta, kamu kira mobil mu itu terbuat dari emas?”
“Felix, beritahu dia sebenarnya mobil ku terbuat dari emas atau bukan.” sudut mulut Ralphie terlihat jelas sebuah radian yang terbentuk seperti sedang mengejek.
“Baik, Direktur Su.” Felix mengangguk-anggukkan kepalanya, lalu dengan ekspresi senyum yang dalam melihat ke arah Si gendut itu dan berkata: “Mobil Direktur Su kita bukan terbuat dari emas, tapi, mobil Direktur Su kami adalah satu-satunya Mercedes Benz mewah yang diimpor di China, dari dalam sampai luar semuanya adalah kualitas tertinggi dan tercanggih.”
Tertegun sejenak, Felix dengan pelan menambahkan lagi, “Semuanya anti peluru.”
“Tidak mungkin……” Si gendut itu berkata dengan pandangan bodoh, mobil ini terlihat seperti mobil Mercedes Benz biasa, ternyata adalah mobil dengan kualitas tertinggi dan tercanggih, dan semua mobil masih termasuk anti peluru?
“Tidak mungkin? Aku bisa mencarikan orang untuk mengidentifikasikan mobil ini. Tapi……” Felix seperti orang yang dengan sengaja, setelah mengangkat-ngangkat bahu, baru melanjutkan: “Nilai total dari mobil ini sekitar dua miliar yuan, setelah hasil identifikasi keluar, hanya satu lubang ini, harganya sudah bukan delapan puluh juta lagi.”
Selesai berbicara Felix dengan tatapan sinis menatap Si gendut itu.
Setelah mendengar perkataan Felix, Si gendut itu hampir pingsan.
Pada awalnya ingin menjebak mereka, hasilnya dia telah menendang sebuah besi, mau menangis pun sudah tidak ada tempat untuk menangis.
Felix melihat Si gendut dengan tatapan kasihan, siapa yang menyuruhmu melakukan ini? Tidak disangka di depan istri Ralphie memarahinya seorang yang miskin, kamu sudah pasti mencari mati.
Ralphie sangat puas dengan respon dari Si gendut yang seperti itu, dia dari samping kepalanya melihat Si gendut, dengan postur tubuh yang melihat rendah ke bawah, bayangan wajah tampannya sama sekali tidak ada suhu, “Memangnya kamu kira mengendarai sebuah mobil Maserati 151 sudah pasti orang kaya? Kamu hanyalah seorang yang miskin, menjual mobilmu juga tidak akan sanggup untuk mengganti rugi mobilku.”
Perkataan ini kenapa terdengar sangat akrab? Ini bukannya perkataan yang baru saja dikatakan ini adalah perkataan menusuk yang dia katakan ke dia?
Pada saat itu Serena tidak mengerti apa yang telah dilakukan oleh Ralphie, dan hanya terlihat bodoh.
Ralphie karena membantunya…… melampiaskan kemarahannya!
Dia melakukan sebanyak ini, hanya demi melampiaskan kemarahan padanya!
Serena merasakan dengan sangat jelas kalau jantungnya mulai berdetak sangat kencang, dan matanya sedikit demi sedikit merasakan tertutup oleh sebuah kabut…
__ADS_1