I GOT YOU, MY WIFE

I GOT YOU, MY WIFE
Bab 368 Manajer Ye Menjadi Perawat Pribadi


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Saat itu ekspresi di wajah Serena yang sedang duduk di sofa terlihat tidak baik.


Ralphie meletakkan handphone-nya di atas meja teh, lalu berkata ke Serena: “Aku menyuruh Elliot untuk agak malam datang kesini.”


Hello! Im an artic!


Serena mengiyakan Ralphie, lalu menutup matanya.


Ralphie sambil memeluk Serena, membuat dia nyaman, sambil bertanya, “Apakah kamu merasa lebih nyaman?”


Ternyata saat perjalanan dari bandara ke hotel agak panas, membuat Serena merasa tidak nyaman, jadi Ralphie tidak menghabiskan waktu dan langsung membawa Serena ke kamar.


Wajah Serena terdiam di pelukan Ralphie, lalu dia mengangguk, “Sudah jauh lebih baik.”


Hello! Im an artic!


“Ya.” Ralphie mengangkat tangannya, lalu dengan halus mengelus rambut Serena, sifat memanjakan terpancar di matanya……


Jam tujuh malam, setelah Elliot selesai makan malam, dia langsung pergi ke kamar Serena.


Orang yang membuka pintu adalah Ralphie, Elliot tidak merasa aneh, dia membungkuk hormat ke Ralphie dan menyapa, “Direktur Su.”


“Masuk.” Ralphie selesai mengatakan kalimat ini dengan datar, dia membalikkan badan dan masuk ke dalam kamar.


Elliot mengelus hidungnya sendiri, setelah dengan perlahan menutup pintu, dia mengikuti Ralphie dari belakang masuk ke dalam kamar.


Serena sedang duduk di sofa menonton televisi, melihat Elliot masuk, dia bangun dan berkata, “Manajer Ye sudah datang?”


“Ya, Nyonya.” Elliot menganggukkan kepalanya.


Serena menunjuk sofa dan menyapa: “Silahkan duduk.”


Elliot sambil berterima kasih sambil duduk di sofa, “Terima kasih Nyonya.”


Kalau hanya bertemu dengan Serena sendiri akan lebih baik, lagipula dia kenal baik dengan Serena. Masalahnya adalah, Direktur masih ada disini!


Ralphie membawa segelas susu dan meletakkannya di meja teh di depan Serena, “Aku akan rapat dengan orang kantor, kalau ada masalah apa, kamu panggil aku.”


“Baiklah.” Serena menganggukkan kepalanya.


Ralphie mengambil beberapa dokumen yang ada di sofa dan pergi ke kantor.


Setelah menunggu Ralphie pergi, Elliot dan Serena mulai membicarakan soal kompetisi White’s Jewellery International besok.

__ADS_1


Setengah jam berlalu, mereka selesai berbicara dan Elliot pergi.


Setelah Serena bangun dan mencuci gelas bekas susunya itu, dia mandi, lalu mengenakan baju tidur dan masuk ke kamar untuk mencari Ralphie.


Ralphie sedang rapat online, melihat Serena masuk mengenakan baju tidur, dia langsung mematikan kamera di komputernya, “Elliot sudah pergi?”


Serena menganggukkan kepalanya dan bertanya, “Kamu bagaimana?”


“Sudah mau selesai.” Ralphie menjuluskan tangannya untuk menggenggam Serena, lalu menarik dia ke pelukannya.


Pandangan Serena tertuju ke laptop di meja Ralphie yang sedang rapat online, dia langsung berkata, “Kamu sedang rapat ya? Aku keluar dulu kalau begitu.”


Ralphie menahan badannya, “Sudah selesai.”


Semua orang yang sedang rapat dengan Ralphie kebingungan kenapa dia tiba-tiba menyelesaikan rapat itu?


Serena sama sekali tidak mempertanyakan perkataan Ralphie, dia dengan tenang berdiam di pelukan Ralphie.


Wajahnya yang tersinar cahaya lampu, terlihat sangat halus……


Keesokan harinya, Serena mau pergi bersama dengan Elliot ke kompetisi White’s Jewellery International untuk menghadiri acara penyambutan mereka.


Ralphie takut Serena akan merasa tidak nyaman seperti kemarin, tadinya berencana untuk menemani dia, tapi Serena bersikeras ingin pergi sendiri.


“Aturkan mobil yang luas, lebih baik kalau satu mobil hanya untuk dia sendiri……AC di dalam mobil tidak boleh lebih rendah dari dua puluh tujuh derajat, persiapkan selimut baru, siapa tahu akan dibutuhkan……”


“Ada lagi, siapkan susu untuk dia dan sedikit cemilan……”


“Oh iya, siapkan juga bantal, untuk menopang pinggangnya…….”


Perjalanan ke White’s Jewellery International tidak sampai satu jam, Direktur anda memang mencemaskan istri anda, tapi apakah perlu sampai begini?


Pikir Elliot dalam hati, di depan tapi dia dengan hormat menuruti perintah Ralphie, lalu dia menanyakan juga, “Direktur Su, apakah anda masih ada perintah lain?”


Ralphie berpikir dengan teliti, lalu yakin sudah tidak ada tambahan lagi, lalu dia menutup teleponnya. Pada akhirnya saat dia menekan tombol menutup telepon itu, dia masiih belum tenang dan berkata ke Elliot: “Suruh Karina mengikuti dia, terus perhatikan dia……”


Setelah memberikan satu perintah lagi, Ralphie baru menutup teleponnya,


Memandangi layar handphone-nya yang gelap, Elliot merasa di angkat menjadi perawat eksklusif istri Direktur.


Tentu saja, dia tidak berani kalau tidak menuruti perintah Ralphie.


Dengan cepat dia mengatur beres semua permintaan Ralphie, hingga memikirkan dengan baik, nantinya bagaimana dia akan memberikan semua barang itu ke Serena.


Saat dia naik mobil, Manajer Utama sadar tadinya perusahaan sudah mempersiapkan sebuah mobil kecil tapi tiba-tiba berubah mendjadi Audi yang lebih panjang, dia bertanya dengan bingung, “Kenapa mobilnya berubah?”

__ADS_1


Elliot sudah menyiapkan alasan, “Oh, ini adalah mobil yang disiapkan oleh White’s Jewellery International, mobil yang disiapkan perusahaan tidak akan digunakan lagi.”


Manajer Utama tidak mencurigai perkataan Elliot, dia menganggukkan kepala, “Oh begitu.”


“Iya.” Elliot berkata kepada Serena: “Nona Luo, anda silahkan duduk di barisan depan, disana lebih luas.”


“Ya, Terima kasih.” Serena berterima kasih, lalu naik mobil.


Elliot melihat belakang Serena, lalu melambaikan tangan ke Karina, “Karina, kamu kemari.”


“Manajer Ye, ada apa?” Karina menghampiri Elliot.


Elliot berbisik ke telinga Karina: “Karina, kamu nanti……”


“Ya, baiklah.” Karina menganggukkan kepalanya.


Elliot menghela napas dan berkata: “Maaf sudah merepotkanmu.”


“Tidak merepotkan kok, aku naik ke mobil dulu.” Karina melambaikan tangan ke Elliot, lalu membalikkan badan naik mobil dan duduk di sebelah Serena.


Manajer Utama disana selalu memperhatikan semuanya, dia merasa ada kejanggalan, tapi tidak tahu dimana kejanggalannya?


Lupakan saja, semua itu tidak ada urusannya dengan dia. Manajer Utama menggelengkan kepala, menjatuhkan pandangannya ke Serena.


Berharap nantinya rencana dia soal Serena akan berjalan lancar……


Saat di perjalanan menuju White’s Jewellery International, Karina tidak berhenti berbicara dengan Serena.


Er……dimata orang lain, semuanya untuk memanjakan Serena.


Contohnya saja, Nona Luo, pinggang anda nyaman tidak? Apakah butuh ditahan dengan bantal?


Nona Luo apakah anda haus? Mau minum susu tidak?


Nona Luo, suhu ACnya pas tidak……


Saat pertama-tama, Serena masih mengira Karina sedang kebingungan.


Akhirnya, dia mengingat Ralphie menelpon Elliot. Jadi dia mengerti semua ini adalah perintah dari Ralphie ke Elliot.


Tapi Elliot merasa terlalu personal jika dia yang mengurus semua ini, jadi dia meminta Karina yang melakukan ini.


Serena tadinya merasa bahwa Ralphie selalu membesarkan urusan kecil, hingga repot-repot seperti ini, tapi dia pikir-pikir, Ralphie melakukan semua itu karena Ralphie cemas dengan dia.


Jadi Serena tidak mempedulikan lagi kalau orang lain bertingkah ekstra terhadapnya, dia menerima semua ‘Kebaikkan Karina'.

__ADS_1


__ADS_2