
Hello! Im an artic!
Elliot berkata sambil tersenyum: “Felix, kita ingin bertanya, guru Nona Luo siapa?”
Felix tidak mengira Elliot, mereka akan sengaja datang menghampiri dia untuk menanyakan maslaah ini, sedikit mengejutkan, tapi dia tidak begitu peduli.
Hello! Im an artic!
Tugas dia hari ini adalah mencari Direktur Su, untuk Elliot dan mereka, dia tidak berencana untuk meladeni mereka, juga tidak ada waktu untuk meladeni mereka.
“Aku sibuk.” Mengutarakan dua kata ini, Felix lanjut berjalan mencari Ralphie
“Sibuk?” Elliot terkejut untuk sementara, lalu buru-buru mengejar Felix dan berpura-pura bertingkah kasian, lalu berkata: “Felix, aku dan Karina sudah berusaha lama mencari kamu, bisakah kamu luangkan waktu sebentar untuk memberitahu kita? Beberapa menit saja!”
Felix mendengar perkataan Elliot, dia dan Karina memang sedari tadi mencari dia, lalu dia mengerutkan keningnya.
Hello! Im an artic!
“Bagaimana kalian bisa menemukan aku?”
Elliot dengan yakin menjawab, “Kita berpencar mencarimu.”
Berpencar? Benar juga, dia tidak bisa menemukan Direktur Su kalau sendirian. Kalau kita bertiga, Elliot dan Karina juga mencari, pasti bisa menemukan Direktur Su.”
Teprikir cara ini, Felix berkata: “Ehem…… Manajer Ye, bisakah kalian membantuku?”
Mendengar perkataan Felix, Elliot terkejut, lalu menjawab, “Ada masalah apa, aku akan mengikuti perintah Anda.”
Pemikirannya sangat simpel, bantu Felix, nantinya Felix pasti akan memberitahukan dia siapa guru Serena.
Felix menganggukkan kepalanya, “Kalian bantu aku cari orang di dalam aula kompetisi.”
Ternyata Felix sedang mencari orang? Pantas saja bilang dia sibuk.
Elliot bertanya, “Siapa?”
“Kalian tunggu dulu……” Kata Felix sambil mengeluarkan hpnya, lalu dia membuka galeri dan mencari foto Ralphie: “Setelah kalian menemukan dia, jangan sampai dia tahu, kalian langsung telepon aku.”
Foto ini hanya menunjukkan wajah samping Ralphie, tapi hanya dengan foto ini, menemukan dia tidak akan mudah.
Harus diketahui Raplhie tidak pernah terliput media, sangat jarang ada kesempatan untuk memfoto dia, foto di hpnya adalah kesempatan yang langkah, Felix diam-diam memfoto dia.
Dia selalu lupa hapus dan akhirnya hari ini foto itu berguna.
__ADS_1
Elliot sekali melihat langsung mengenal orang yang ada di foto itu. Orang itu adalah laki-laki yang menjemput Serena, tapi saat itu laki-laki itu mengenakan kacamata.
“Ihh……Orang ini……”
Elliot belum selesia berbicara, Felix menyelak perkataannya, “Kamu kenal orang ini?”
Menurut logika, seharusnya Elliot tidak mengenal Direktur Su? Atau mungkin dia salah ingat?
“Tidak, aku pernah bertemu dengan dia, waktu itu dia sedang bersama dengan Nona Luo……” Elliot berkata dengan hati-hati ke Felix, lagipunya dia sudah tahu Nona Luo adalah seorang senior di Grup Su, sekarang dia beritahukan ke Felix, orang lain tidak begitu mengenal Nona Luo, kalau begini akan tidak baik.
Mendengar jawaban Elliot yang ‘ah’ ‘oh’, Felix menjadi tenang.
“Oh, karena kamu mengenal dia, mencari dia akan menjadi lebih mudah.”
Kalau mencari dia begitu muda, apakah anda masih membutuhkan bantuan kita? Barusan kita mencari anda saja sudah bersusah payah!
Tidak berapa lama setelah Elliot dan Karina pergi, Felix menerima telepon dari Serena……
Setelah David membawa Serena masuk, mereka pergi ke panitia kompetisi untuk mengambil sertifikat kualifikasi dan nomor peserta, lalu masuk ke dalam aula kompetisi.
Kompetisi Desain perhiasan, demi adil dan terbuka, Desain harus diselesaikan di tempat, jadi area untuk kompetisi dan area untuk publik dibuat terpisah.
Setelah Desainnya selesai, karya desaigner baru di pajang di area pameran untuk di lihat oleh publik.
Sambil memegang nomor peserta, dia tidak langsung mencari tempat dia sendiri, tapi pergi ke pojokan, mengeluarkan hpnya dan menelpon Felix.
“Belum……”
Mendengar Felix berkata belum, Serena merasa putus asa, “Baiklah, setelah kamu menemukan dia, langsung telepon aku.”
“Baiklah nyonya.”
“En, kalau begitu aku tutup teleponnya…….”
Setelah dia memasukkan hpnya ke dalam tas, Serena mencari tempatnya sambil memegangi nomor pesertanya, membuka tema Desain kompetisi itu, lalu mulai menggambar Desainnya……
Tadinya Felix mengira dengan bantuan Elliot dan Karina, dia pasti bisa menemukan Ralphie.
Tapi ternyata tidak.
Mereka sudah mencari di daerah penonton, tapi masih tidak bisa menemukan Ralphie.
Felix tidak berani memberitahu Serena akan informasi ini, hanya bisa mencari bersama dengan Eliot dan Karina.
__ADS_1
Elliot dan Karina merasa Felix aneh, sudah jelas mereka sudah mencari disana, kenapa masih mau mencari lagi?
“Felix, kita sudah mencari disini, tidak ketemu.”
Felix menjawab dengan tidak sabar, “Sudah mencari pun, cari lagi.”
Sudah mencari pun, cari lagi? Elliot dan Karina saling melihat, lalu menuruti dia mencari lagi.
Siapa yang membuat Felix menjadi atasan mereka? Siapa yang membuat Felix mengetahui rahasia yang mereka paling ingin ketahui?
Perkataan Felix untuk mencari lagi ini, bukan suatu hal yang salah.
Karena mereka menemukan Ralphie yang sedang duduk sudut ruangan.
Saat melihat Ralphie, Elliot ada rasa ingin menangis.
Sudah menghabiskan banyak waktu, akhirnya dia ditemukan.
Setelah Elliot berbahagia, dia ingat perintah Felix, jangan ganggu Ralphie, tapi keluarkan handphone dan kirim pesan ke Felix.
Setelah Felix menerima pesan dari Elliot, dia langsung membalas menanyakan lokasi Elliot dimana.
Setelah menerima lokasi Elliot, Felix dengan buru-buru menghampiri dia.
Sudah pasti, apakah dia bisa tidak terburu-buru?
Kalau Direktur Su menghilang lagi, dia harus menjelaskan apa ke nyonya?
Setelah Felix menemukan Elliot, dia langsung bertanya, “Direktur Su dimana?”
Direktur Su? Orang yang bisa dipanggil ‘Direktur’ Su oleh Felix hanya ada satu orang, Direktur dari Grup Su.
Direktur Su ini dan Serena memiliki hubungan yang dekat dan Felix memanggil Serena nyonya……Jadi bisa dibilang, Serena sebenarnya istri Direktur Su?
Elliot menelan ludahnya, lalu menunjuk ke arah Ralphie, dengan sulit mengeluarkan kata-kata, “Itu……”
Pandangan Felix mengikuti arah tunjukkan tangan Elliot, tunjukkan yang pas ke Ralphie.
Ralphie tidak menduga, bisa melihat Felix disini, dia terkejut, lalu dia bangun dari duduknya dan berjalan keluar.
Felix melihat Ralphie berjalan keluar, lalu langsung berkata ke Eliiot, “Cepat telepon nyonya, beritahu dia Direktur Su sudah di temukan..” Lalu, tidak menunggu respon Elliot, dia langsung berlari mengejar Ralphie.
Elliot memandangi Felix pergi, dia merasa sedikit kebingungan, menyuruh dia menelpon Nona Luo sekarang?
__ADS_1
Nona Luo bukannya sedang berkompetisi, apakah baik menelponnya sekarang?
Elliot memikirkan Felix pergi terburu-buru, setelah berpikir selama beberapa detik, dia menelpon Serena.