
Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.
Happy reading! ^^
_____________________________________
"Sayang! Ayolah aku sudah siap!" ucap Nat yang keluar dari kamar Ben dengan menggunakan pakaian seksinya.
"NAT MASUKLAH!" teriak Ben menyadarkan Nat bahwa ada 2 orang tamu yang sedang melihatnya.
Nat segera masuk ke dalam kamar lagi. Sedangkan Ben, ia menahan malu di depan Max.
"Ini ga seperti yang kalian pikir. Hm, gue sama Nat memang sudah tinggal bersama, tapi, minggu depan kami akan menikah." jelas Ben mengeluarkan sebuah buku di bawah meja tamunya.
"Kenapa gue ga tau hal ini?" tanya Max.
"Gue mau menjelaskannya sama kalian, tapi gue liat kalian malah asik di Nevada. Gue sudah menyiapkannya dari jauh jauh hari dan finally, gue dan Nat akan menikah. Dan besok gue akan mengantarkan undangan ini ke kalian. Ga nyangka kalian sudah datang duluan." kata Ben.
"Maaf kalau kehadiran kita mengganggu kak." ucap Ivanna.
"Ga sama sekali, dek. Lo tenang aja. Tumben kalian ke sini. Ada apa?" tanya Ben.
"Gue lagi ribut sama mama, Ben."
"Gara gara apa lagi?"
"Karna ulah si parasit Claudya yang mendoktrinasi mama gue!" adu Max.
*
Karna Max merasa tidak enak sudah menganggu Ben, ia pun tidak jadi menginap dirumah Ben.
__ADS_1
"Kamu mau bermalam dimana?" tanya Ivanna pada Max.
"Aku ga tau, sayang. Aku buntu."
"Kamu menginap dirumah Evan saja, mau?"
"Evan temanmu itu? Gak! Aku ga mau nebeng sama rivalku!" saut Max.
"Rival? Dalam bidang apa Evan menjadi rivalmu?"
"Dalam bidang mendapatkan kamu!"
"Ohahahaha! Max! Kamu ini......" jawab Ivanna tertawa.
"Pokoknya aku ga mau di tempat temanmu itu!"
"Terus kamu mau nginap dimana? Uang di dompetmu itu sangat pas pasan kan? Baiklah biar aku pesanin saja hotel untukmu!" ucap Ivanna.
"OMG! Max! Kamu ini seperti sama siapa aja? Aku ini pacarmu!"
"Karna kamu pacarku, aku malu."
"Baiklah sekarang mau kamu bagaimana?"
"Nginap dirumah Memet atau Chandra." saut Max.
"Memet saja. Kalau menginap di rumah Chandra, kamu ga akan bisa tidur karna di ajak gibah sama dia!" ucap Ivanna.
Akhirnya, Ivanna dan Max pun pergi ke rumah Memet walaupun jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.
Memet tidak membukakan pintu karna memang rumahnya itu sudah gelap sekali yang menandakan bahwa penghuninya sudah tidur.
__ADS_1
Namun, Ivanna menelepon Memet yang membuatnya terbangun. Memet pun membukakan pintu untuk Ivanna dan Max.
"Ada apa malam malam, Van? Kerjaan kan sudah gue email semua."
"Gue mau minta tolong, Met. Boleh ya Max nginap disini?" tanya Ivanna pada Memet.
"Nyokap gue lagi datang ke sini, Van. Kamar tamu dipakai nyokap."
"Ga masalah, Met, gue bisa tidur di sofa." ucap Max.
"Yakin kak?" tanya Memet pada Max.
"Yakin. Gue dibolehin nginap disini saja sudah berterimakasih banget, Met."
"Yasudah, masuklah kalau begitu."
"Met, pinjam baju lo dong." ucap Ivanna.
"Lo mau pinjam baju gue? Buat apa?"
"Buat Max, Met. Bukan buat gue! Lo ini kalau udah malam otak lo jadi eror!"
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰
Selamat EP 100 🎉 Ga kerasa ya sudah EP ke 100. Terimakasih buat kalian yang masih stay disini! virtual hug to you all 😘😘😘
__ADS_1