Because I Love You

Because I Love You
EP 45 - Not Trusted


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Saat pagi hari, Ivanna terbangun di kasur, bukan di sofa yang ia jadikan tempat tidur sebelumnya. Ivanna menengok ke sampingnya, dan ternyata Max ada disampingnya.


"Ya! B*j*ngan kamu, Max!" teriak Ivanna memukul Max dengan bantal.


Max terbangun dengan mata yang merah ketika di pukul oleh Ivanna menggunakan bantal karena terkejut.


"Ada apa sih?"


"Ada apa ada apa! Gue lo apain?" tanya Ivanna.


"Apain bagaimana? Gue ga ngapa ngapain!"


"Ngaku aja, Max! Lo sudah berbuat yang tidak tidak selama gue tidur!"


"Oh itu..... Gue akan tanggung jawab kalau lo hamil, Van." ucap Max dengan santainya.


"WHAT??? Max! Lo itu eeerrggghhh!" Ivanna geram dengan jawaban Max.


"Ya, aku bilang aku akan bertanggung jawab, Ivanna Arabelle."

__ADS_1


"Gila lo Max! Lo ambil mahkota yang selama ini gue jaga! Puas lo?" tanya Ivanna sambil menangis.


"Mau diapakan lagi? Kita juga sudah sama sama dewasa, Van. Dan kamu bilang, kamu juga cinta sama aku. Lebih baik seperti itu, kan?"


"B*j*ngan lo, Max! Gue mau pulang!"


"Pulang dalam keadaan seperti ini?" tanya Max.


"Gue bilang, gue mau pulang!" bentak Ivanna.


"Dasar keras kepala!" saut Max.


"Jangan sampai bokap nyokap kita tau, atas apa yang lo perbuat ke gue selama disini!"


"Bukan kalau mereka tau lebih baik, Van? Mereka akan segera menikahkan kita."


Saat Ivanna masuk ke kamar mandi, Max tertawa atas semuanya. Ia tidak bisa lagi menyembunyikan kegembiraannya atas hal ini.


Flashback On


Disaat Max berniat untuk memberikan selimut pada Ivanna yang kedinginan saat tidur di sofa, Ivanna tiba tiba saja membawa Max ke dalam pelukannya.


"Van, lepas." suruh Max.


"Hmmmm."

__ADS_1


"Pelukanmu ini mengganggu dadaku." kata Max yang kesakitan karna luka di dadanya itu tertekan oleh bahu Ivanna.


Max akhirnya berhasil melepaskan pelukan Ivanna. Karena melihatnya kasihan pada Ivanna, Max akhirnya membawa Ivanna ke kasur yang menjadi bagiannya.


"Tidur yang nyenyak, Ivanna sayang."


Max membawa bantal ke sofa yang menjadi tempat tidur Ivanna sebelumnya, namun disana Max tidak bisa tidur. Dan akhirnya ia pun berakhir di samping Ivanna dan tertidur dengan lelapnya.


Flashback off


Ivanna berpikir yang tidak tidak pada Max, dan bahkan menuduh Max melakukan hal "itu" kepada dirinya. Meskipun Max berkata jujur pada Ivanna, Max tau bahwa Ivanna pasti tidak akan mempercayainya. Ivanna adalah tipe orang yang menyimpulkan pemikiran ketika melihat keadaan sekitarnya.


"Apa bercandaan gue keterlaluan ya? Akh biarin aja! Dia juga memaksa gue mengaku atas hal yang tidak gue lakukan. Dasar cewe batu!" ucap Max pada dirinya sendiri.


Sedangkan di kamar mandi, Ivanna menangis karna ia tidak pernah menyangka, mahkota yang selama ini ia jaga, telah diambil dengan cara yang salah oleh Max. Sebelumnya Ivanna memang sudah merubah cara pandangnya kepada Max, namun dengan adanya kejadian seperti ini, membuat Ivanna harus semakin waspada atas konsekuensi yang akan terjadi kepada dirinya.


Bahkan saat ia diculikpun, Ivanna sangat takut jika ia kehilangan mahkotanya. Karena menurut pandangan Ivanna, jika wanita yang sudah tidak suci ketika ingin menikah, ia akan dihina oleh pria pria lain dan keluarganya.


"****! F*ck you, Max!" bentak Ivanna di sela sela tangisannya.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2