Because I Love You

Because I Love You
EP 30 - Kidnap


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Hari ini adalah hari panen hasil tanam di kampung ini yang diadakan rutin setiap tahunnya. Perkebunan Sunset terbiasa ikut memeriahkan acara tersebut. Melalui acara itu juga, perkebunan bisa mendapatkan untung yang lumayan banyak dari hasil berjualan. Segala hasil tanam, seperti sayuran dan buah. Tahun ini, ada hal yang baru yaitu hasil produk dari Ivanna melalui perkebunan Sunset, akan di pamerkan juga di acara ini.


Flashback On


2 Hari sebelum acara kampung, William menemui Ivanna di pondoknya.


"Vanna sayang, di desa sini itu ada sebuah acara yang menjual hasil panen kita di perkebunan ini ke warga sekitar." ujar William.


"Kapan acara tersebut mulai, uncle?"


"2 hari lagi akan dimulai, nak. Jadi uncle mau kamu siapkan produk kamu untuk dibawa ke acara itu ya, sayang. Bisa kan?"


"Tentu saja bisa, uncle."


"Baiklah. Bila kamu butuh bantuan, minta tolong saja sama Max ya, nak. Uncle mau istirahat dulu ya, cape banget setelah perjalanan dari sini ke kota."


"Ok, uncle."


FLASHBACK OFF


Ivanna sudah menyiapkan produk produknya yang akan dibawa ke acara itu.


"Biar gue bantu bawa." ujar Max.


"Jangan. Biar Maul dan Diky aja yang bawa, ini berat." saut Ivanna.


"Gue ini laki laki. Apa bedanya sama mereka?"

__ADS_1


Max tetap mengangkat produk Ivanna dan membawanya ke dalam mobil.


"Aw!" pekik Max.


"Tu kan! Keseleo! Kalau dikasih tau, ga mau dengar sih!" omel Ivanna.


"Ah elo, bukannya ngobatin gue malah ngocehin gue!" jawab Max.


"Bentar gue punya krim pereda nyeri di pondok."


Ivanna mengambil krim pereda nyeri di dalam pondoknya, dan mengoleskan krim tersebut ke siku Max yang keseleo akibat membantunya.


"Katanya laki laki." ledek Ivanna.


"Emang gue jantan. Terus kenapa?"


"Laki laki kok lembek gini tulangnya. Aduhhh."


"Lo ini bener bener ya!"


Ivanna membawa mobil Max ke tempat lapangan yang sangat luas disana. Walaupun ini desa, tapi suasana disini tidak jauh berbeda dengan kota. Sama saja seperti perumahan, dan lapangan ini terlihat layaknya taman.


*


Acara pun dimulai, dan pembeli mulai datang ke tempat ini untuk membeli hasil panen di desa mereka. Termasuk pula dengan Ben dan Natasha yang datang untuk menemani Max.


Saat para pekerja kebun, dan yang lainnya sedang asik melayani pembeli, ada seseorang pria yang menghampiri Ivanna.


"Nona, maaf sepertinya kunci mobil nona jatuh di depan sana." ucap pria yang tak dikenal itu.


"Baik terimakasih atas informasinya, mas." jawab Ivanna.


Vanna mengira bahwa kunci mobil itu adalah punya Max. Dengan segera Ivanna berjalan ke depan taman untuk mencari kunci mobil Max. Ben yang melihat Ivanna seperti orang yang sedang mencari barang hilang pun merasa curiga. Pandangan mata Ben tidak lepas dari Ivanna.

__ADS_1


"Mas, saya mau beli anggurnya satu kilo." ucap ibu ibu pada Ben.


Mau tidak mau, Ben melayani ibu itu terlebih dahulu.


Tiba tiba, seseorang memukul Ivanna dari belakang sehingga membuatnya kehilangan kesadaran.


Setelah selesai melayani pembeli itu, Ben tidak melihat Ivanna lagi.


"Loh ko hilang?" ucap Ben.


"Apa yang hilang, sayang?" tanya Natasha.


"Ivanna, beb. Tadi aku lihat dia ada disana." kata Ben menunjuk tempat terakhir ia melihat Ivanna.


"Coba kita cari yu." ajak Natasha.


"Ayo." saut Ben.


"Lo berdua mau kemana?" tanya Max.


"Bro, sekarang juga cari Ivanna. Gue lihat dia di sana tadi." jawab Ben.


"Ngapain Ivanna kesana?" tanya Max.


"Gue juga ga tau. Seperti orang yang mencari sesuatu gitu. Saat gue selesai melayani pembeli, hilang tu anak." jelas Ben.


"Udah mendingan sekarang kita cari Ivanna. Cepat." ujar Natasha.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2