
Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.
Happy reading! ^^
_____________________________________
Ivanna melihat bahwa disana ada William dan juga keluarga. William yang sebenarnya sangat ingin bertanya pada Ivanna mengapa Vancos memberhentikan produksi di Sunset belakangan hari ini, namun karna ini merupakan hari yang penting bagi Ivanna, William mengurungkan niatnya.
Perlahan, Ivanna berjalan ke arah mereka bersamaan dengan Evan.
"Van, kita semua disini mendukung lo." ucap Chandra.
"Gue yakin lo pasti bisa melewati semua ini." tambah Memet.
"Semangat, Van. Kakak yakin kamu pasti bisa, dan kita akan menang." kata Natasha.
"Kita pasti memenangkan kasus ini." kata Ben juga.
"Terimakasih kalian semua hadir disini." ucap Ivanna.
Ivanna tidak merespon Max yang tersenyum kepadanya. Ia juga tau betul bahwa Max adalah saksi dari kasusnya ini.
#####################################
Sidang pun dimulai.
Pengadilan mendatangkan Reiner dan pengacaranya, dan juga Ivanna dan penasihat hukumnya sebagai korban.
__ADS_1
Ketika jaksa membacakan bukti bukti kejahatan yang sudah dilakukan oleh Reiner, pengacara Reiner menyangkal semua tuduhan yang dituduhkan jaksa penuntut kepada kliennya.
"Keberatan, yang mulia!" ucap pengacara Reiner.
"Klien saya menyangkal semua tuduhan yang dilontarkan kepada dirinya." tambahnya lagi.
"Saat kejadian itu, klien saya sedang pergi ke Jakarta, yang mulia. Dibuktikan dengan bukti pembayaran jalan tol yang menggunakan mobil pak Reiner."
"Kami memiliki bukti, yang mulia." ucap Tio pengacara Ivanna.
"Silahkan." jawab yang mulia hakim.
Tio menyerahkan bukti foto yang diambil Max pada hari penculikan Ivanna disebuah pondok. Tetapi lagi lagi Reiner menyangkalnya dengan berkata bahwa mobil itu bukan miliknya.
"Pak Reiner memiliki 2 mobil. Mobil pertama milik tersangka memiliki bukti pembayaran tol, dan mobil yang kedua milik tersangka, dibawa untuk menculik korban."
Suasana semakin menegang, sehingga pengadilan mendatangkan tersangka yang menembak Max untuk dimintai keterangannya. Ketika kesaksian dari pelaku penembakan Max, Reiner sudah tidak bisa memungkiri lagi perbuatannya.
Reiner bersaksi bahwa Ivanna lah yang memintanya melakukan hal itu. Terbukti dengan Ivanna datang ke tempat tinggal Reiner tanpa ajakan dari pemilik rumah sendiri. Reiner bahkan melontarkan bahwa Ivanna merusak properti dsn fasilitas yang dia miliki dirumahnya dan menuntut Ivanna juga.
Suasana semakin tak terkendali ketika Ivanna juga meluapkan emosi saat Reiner menyangkali perbuatannya. Sehingga sidang dijeda dan istirahat.
"Gue ga bisa menuntut dia dalam hal ini, Van." kata Ivanna pada Evan.
"Bisa. Kita harus yakin, pasti bisa." jawab Evan percaya diri.
"Kita sudah kehabisan cara. Dan dia memang benar, Ivanna yang mendatanginya terlebih dahulu." ucap Chandra.
__ADS_1
"Vanna, bisa kita bicara sebentar?" tanya Max pada Ivanna.
Ivanna mengikuti Max tanpa berkata satu kata pun. Max mencari tempat yang sunyi untuk mereka berdua berbicara. Ketika berhenti, Max sama sekali tidak berkata apapun pada Ivanna.
"Mau bicara apa?" tanya Ivanna duluan.
"Van, aku tau semuanya, dan kita bisa melawan dia. Kamera yang kamu bawa apa bisa dipulihkan datanya?" tanya Max.
"Ga bisa. Kamera itu sudah benar benar hancur." jawab Ivanna.
Tanpa diduga, Reiner beserta pengacaranya melewati mereka berdua.
"Kamu lihat, Van? Kamu tidak akan pernah bisa melawan aku! Kamu itu milikku!" ucap Reiner.
"Jika gue bersama dengan lo, gue akan merasa menjadi manusia tern*j*s yang pernah ada!" saut Ivanna.
"Dasar jalang! Berani sekali!" bentak Reiner yang hendak akan menampar Ivanna, namun dengan cepat dicegah oleh Max.
"Lo tidak mau menambah hukuman dengan menampar seorang perempuan, kan?" tanya Max.
Dengan segera pengacara Reiner membawa kliennya itu pergi dan masuk ke ruang sidang.
"Gue yakin lo bisa melawan Reiner demi keadilan. Dan jangan lupa, aku selalu berdiri disamping kamu." kata Max memeluk Ivanna.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
__ADS_1
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰