Because I Love You

Because I Love You
EP 57 - Step 1


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Max datang ke Jakarta, tepatnya ia datang ke rumahnya yang berada di seberang rumah Ivanna. Saat Max tiba, ia melihat ada 3 mobil yang terparkir dihalaman rumah Ivanna. Max pun memarkirkan mobilnya terlebih dahulu di rumahnya dan segera menuju ke rumah Ivanna.


"Maaf, den ini siapa ya?" tanya satpam dirumah Ivanna.


"Saya temannya Ivanna, Max." jawab Max.


"Den Maximillian? Yang dulu tinggal di depan itu?"


"Binggo! Bapak ingat saya? Saya mau bertemu Ivanna, pak. Ada?"


"Nona Ivanna ada didalam, den. Ada nyonya dan tuan juga yang kemarin baru pulang."


"Ini ada apa pak?" tanya Max pada satpam mengenai keadaan dirumah Ivanna.


"Oh, saya juga ga tau, den. Teman temannya nona Ivanna datang. Aden masuk saja."


Satpam rumah Ivanna membukakan pintu gerbang rumah Ivanna untuk Max. Begitu Max mendekat, ia mengenal salah satu mobil yang terparkir disana. Itu adalah mobil Ben, sahabatnya. Ada apa sebenarnya? Itu lah yang dipikirkan Max.


"Permisi!" ucap Max mengetuk pintu.


"Biar aku yang buka, mom." jawab Ivanna.


Ivanna terkejut melihat kedatangan Max ke rumahnya yang secara tiba tiba.


"Max?"

__ADS_1


"Ada apa, Van?" tanya Max.


"Apa? Aku yang seharusnya tanya kamu, ada apa kamu datang kesini?" tanya Ivanna.


"Aku datang ke Jakarta untuk mengecek agensiku, dan pas sampai sini aku lihat rumahmu ramai, ada apa? Kenapa Ben juga ada disini?"


"Dari mana kamu tau?"


"Hey, miss, Ben itu sahabatnya Max, dan aku tau mobilnya Ben!"


"Masuklah, akan aku jelaskan." ucap Ivanna mempersilahkan Max untuk masuk.


*


"Mom, dad, ada Max datang!" ujar Ivanna memberitahu.


"What? Max?" Daddy Howard terkejut dengan kehadiran Max yang datang ke rumahnya.


"Ngapain lo disini, Ben?" tanya Max.


"Bantu apa, Van?" tanya Max pada Ivanna.


"Nanti aku jelaskan. Sekarang kamu duduk dan nyimak aja." suruh Ivanna.


Ivanna dan yang lainnya pun melanjutkan pertemuannya ini.


"Polisi sedang mencari dimana Reiner. Dia sudah dimasukkan ke dalam DPO." ucap Tio sang Pengacara.


"Jadi si Reiner itu menghilang?" tanya Evan.


"Kita tunggu saja dari kepolisian." kata Tio.

__ADS_1


Pertemuan selesai. Ben ada pertemuan lagi dengan temannya. Sementara Tio dan Evan kembali dengan mobilnya masing masing. Hanya tinggal Max saja yang berada di dalam rumah Ivanna bersama Mom dan Dad.


"Kau! Kemarilah, biar sekalian aku jelaskan!" ucap Ivanna pada Max.


"Jelaskan semua ini, sayang!" pinta Ellen.


"Jadi, saat di perkebunan ada insiden, mom. Aku diculik." ungkap Ivanna.


"What? Kenapa ga kabari kita, nak?"


"Mom, aku ga bisa buat kalian khawatir akan apa yang terjadi. Selama ini aku, kak Ben, kak Nat, dan teman temanku mengumpulkan bukti yang menunjukkan Reiner adalah pelakunya. Dan sekarang kami sudah dapat lebih banyak bukti, mom." jelas Ivanna.


Ivanna menjelaskan semuanya yang telah terjadi kepada daddy dan mommy nya. Bahkan insideh Max tertembak demi menyelamatkannya pun diceritakan oleh Ivanna.


"Now you alright, son?" tanya Howard pada Max.


(Sekarang kamu baik baik saja kan, nak?)


"Aku sudah ga papa, dad."


"Maaf karna sudah membuatmu terluka, nak." ucap Ellen.


"It's okay, tante. Sudah kewajibanku untuk menjaga Ivanna."


"Thank you so much, son. You safe my daughter."


(Terimakasih banyak, nak. Kamu menyelamatkan anakku.)


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?

__ADS_1


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2