Because I Love You

Because I Love You
EP 70 - Where are you?


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Di malam hari setelah makan malam, Max memberanikan dirinya untuk memberi pemahaman mengenai Ivanna pada mamanya ini. Ia sangat berharap bahwa hubungannya dengan Ivanna bisa mendapat lampu hijau.


Bahkan yang paling tidak Max mengerti adalah kenapa mamanya itu sangat tidak suka dengan Ivanna dengan alasan bahwa Ivanna akan membuat Max selalu terluka.


"Mam, aku mau bicara sebentar dong." ucap Max pada Vanessa dihadapan William juga.


"Ada apa, nak? Bicaralah." jawab Vanessa.


"Mah, ga bisakah mama menerima Ivanna? Max itu cinta dan sayang sama Ivanna." kata Max tanpa basa basi.


"Ivanna lagi Ivanna lagi, bosen mama mendengar nama itu! Dia bawa pengaruh buruk pada kamu, nak! Harusnya kamu sadar hal itu!" bentak Vanessa.


"Mah, tapi Max sayang sama dia. Andaikan mama di posisi Max, mama juga pasti rela berkorban untuk orang yang mama sayang!"


"Mama tau kamu hanya terobsesi dengan dia, Max. Kamu masih muda, nanti akan mama kenalkan dengan wanita baik pilihan mama."


"Obsesi mama bilang? Aku suka sama Ivanna dari saat kami masih kecil, mah. Dan mama tau, apa alasanku untuk kembali ke Indonesia? Karna aku mau bertemu Ivanna!"

__ADS_1


"Kamu hanya mengenal satu wanita dalam 30 tahun hidupmu, yaitu Ivanna. Perasaanmu pada dia itu layaknya saudara, nak. Bukan sebagai pasangan hidup. Akan mama bawakan gadis gadis baik untuk kamu nikahkan, Max!" jawab Vanessa dengan keras.


"Terserah mama, yang penting aku maunya Ivanna yang menjadi istriku! Bukan yang lain!" ujar Max meninggalkan Vanessa dan William.


"Mah, sebaiknya mama restui saja Max dengan Ivanna. Papa sudah melihat mereka selama di perkebunan dan papa yakin Ivanna adalah yang terbaik untuk Max anak kita. Lagi pula kita juga sudah mengenal dia dan keluarganya sejak lama, mah." ucap William.


"Karna kita mengenal mereka sejak lama, mama ga setuju padanya, pah. Papa ga akan mengerti maksud mama! Mama hanya ga mau kehilangan Max, pah! Dia anak kita satu satunya."


"Papa ngerti mah, coba mama pikirkan sekali lagi."


"Sudah! Papa diam saja! Saat mereka berada di perkebunan juga pasti mereka hanya ribut saja sama seperti saat disini."


"Mereka saling menjaga selama di perkebunan. Mama bahkan ga tau hal itu kan?" tanya William.


"Cape papa bicara sama mama yang keras kepala!" ucap William.


###################################


Ivanna menjalani harinya seperti biasa, hanya bedanya sudah 3 hari ini ia tidak mendapat kabar apapun dari Max. Bahkan Ivanna juga bertanya pada Marcel.


"Halo, Cel. Lo lagi sama Max ga?" tanya Ivanna melalui sambungan telepon.


("Gue ga lagi sama Max, Van. Kenapa?")

__ADS_1


"Lo bisa keruangannya ga untuk memastikan? Please, gue khawatir, Cel."


("Ok jangan dimatikan dulu, gue sekarang ke ruangan dia.")


.....................................................................


("Van, halo?")


"Ya Cel, gue disini." jawab Ivanna.


("Max ga datang ke kantor sudah 2 hari ini.") ucap Marcel.


"Baiklah, thanks ya Cel sudah bantuin gue."


("It's okay, Van.")


Ivanna sangat bingung kenapa Max tidak datang ke kantornya. Apa dia kembali ke perkebunan? Kabarnya pun tak di dengar oleh Ivanna, dan pesannya tak dibalas oleh Max.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2