Because I Love You

Because I Love You
EP 91 - No for Now


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


"Aku akan bilang semuanya pada orang tuaku, Max. Tapi ga sekarang." ucap Ivanna.


"Kapan kamu akan bilang?" tanya Max.


"Secepatnya aku akan jujur pada mereka." kata Ivanna


"Aku ingin melamarmu secepatnya." ujar Max.


"Jangan." jawab Ivanna.


"Why?" tanya Max lagi.


"Aku takut nantinya, Max."


"Aku yakin pilihanku ga salah."


"Bukan kamu yang merasa seperti itu, tapi aku. Aku takut dikecewakan oleh siapapun." jawab Ivanna.


Permasalahannya bukan ada pada orang lain, melainkan pada diri Ivanna sendiri. Saat suasana sudah semakin menegang, Ben datang disaat yang tepat.


"Maaf...."


Hanya kata itu yang Ivanna ucapkan pada Max saat ia hendak pulang bersama Ben.


"Ben, lo kapan nikahin Natasha?" tanya Max secara tiba tiba ketika berada di dalam mobil.


"Kenapa lo tiba tiba tanya gitu?"

__ADS_1


"Gue mau tau aja kapan."


"Kapannya sih gue belum tau, Max. Tapi yang pasti sih secepatnya." jawab Ben.


"Lo sudah melamar Nat?"


"Belum..... Gue masih proses pendekatan dengannya. Kenapa?"


"Lo merasa ga sih, bro? Kita ini sudah cukup umur untuk menikah."


"Ya gue tau kita udah tua! Terus kenapa? Lo mau nikah?" tanya Ben.


"Ya gue mau nikah secepatnya, Ben. Tapi masalahnya si Vanna belum siap." ucap Max.


"Hahahaha! Lagian lo ngomong mau nikah tiba tiba seperti itu! Ni bro dengerin gue, Ivanna itu lebih muda dari kita dan lo harus paham sama jalan pikirnya anak muda kaya dia! Kita sudah om om, beda cara pikirnya sama dia!" ujar Ben.


"Ben, gue serius!"


"Gue juga serius ini, Max!"


"Atau ga gini aja.......................... "


Ben memberikan saran pada Max untuk melakukan hal selanjutnya.


"Gila lo! Bisa habis gue di amuk Ivanna!" bentak Max.


"Lo belom coba cara seperti itu kan? Mana lo tau?"


"Dasar gila! Ini sebabnya lo ditolak juga sama Nat!" kata Max.


"Sialan lo! Gue ga di tolak! Ga seperti lo! Gue cinta sama dia karna seumuran, dan gue bukan pedofil!" jawab Ben.


Ya begitulah mereka, saling ejek, ribut, tapi tetap berteman. Jika Max dibilang pedofil ya memang benar sih 😁 dia suka dan jatuh hati pada seseorang yang bahkan sudah seperti adiknya sendiri.

__ADS_1


##############################


Ivanna bangun di pagi hari dengan mata yang sembab. Ia nangis seharian karna merasa sangat bersalah sudah berkata jujur dan menyakiti hati Max. Vanna bersiap siap untuk ke kantornya.


"Aish! Mata gue bengkak gini! Pakai make up juga pasti keliatan. Pakai kacamata saja deh." ucap Ivanna.


Dikantor, ia bertemu dengan Memet.


"Hei Van!" sapa Memet.


Mendengar sapaan Memet, Vanna pergi menjauhi temannya itu. Namun, ternyata Memet mengejarnya.


"Van kenapa kabur?" tanya Memet.


Ia melihat wajah Ivanna yang sangat berbeda. Dan terutama pada bagian matanya yang sangat merah dan bengkak.


"Lo sakit mata?" tanya Memet lagi.


"Gue ga papa, Met." jawab Ivanna dengan suara seraknya.


"Lo sakit ya? Ke dokter yu Van!"


"Gue ga papa, Met!" jawab Ivanna lagi.


"Kak Max mana? Ga ikut?"


"Banyak nanya lo ya? Gue ga tau Max kemana! Ke laut kali!" saut Ivanna.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2