
Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.
Happy reading! ^^
_____________________________________
"Lo yakin mau pulang, Van? Sudah malam loh ini!" ucap Memet.
"Terus gue harus nginap disini juga gitu?" tanya Ivanna.
"Ide bagus! Kamu sekalian menginap saja disini." ucap Max.
"Hey! Jangan yang aneh aneh kamu!"
"Kenapa? Ada gue dan nyokap gue juga, Van. Lagian gue percaya sama kalian, ga mungkin banget berbuat maksiat dirumah gue!" saut Memet.
Karna Ivanna juga kelelahan setelah pulang dari Nevada, ia pun menyetujui untuk menginap juga di rumah Memet.
"Ini pertama kalinya aku tidur di rumah orang, Max." ucap Ivanna yang tidur di atas sofa, sedangkan Max tidur di bawah karpet belakang sofa.
"Memang sebelum sebelumnya kamu belum pernah menginap dirumah temanmu?" tanya Max.
"Temanku itu sedari dulu hanyalah Memet, Evan, dan Chandra. Mana mungkin aku menginap dirumah mereka?"
"Mungkin saja karna mereka sahabatmu."
__ADS_1
"........" tak ada jawaban dari Ivanna.
Ternyata, Ivanna sudah terlelap dalam tidurnya.
"Selamat tidur, sayangku. Have a good dream." ucap Max menatap Ivanna.
##################################
Sedangkan dirumah Max, William dan Vanessa sedang berdebat hebat atas kejadian ini.
"Kamu seharusnya lebih mengerti yang mana yang terbaik untuk anak kita!" bentak William pada Vanessa.
"Inilah yang terbaik untuk Max, pah! Aku yang melahirkannya, jadi aku yang paling tau apa yang terbaik untuk dia!"
"Egois sekali kamu ini! Apa kamu belum pernah melihat bagaimana bahagianya anak kita ketika bertemu dengan Ivanna? Dan bagaimana dia bisa bangkit dari keterpurukannya setelah kembali lagi dengan Ivanna?" tanya William.
William meninggalkan Vanessa dan masuk ke kamar tamu. Sedangkan Vanessa, ia masuk ke dalam kamar Max dan ingin mencari tau seberapa cinta Max pada Ivanna.
Vanessa melihat foto masa kecil Ivanna dan Max sebelum mereka pindah ke luar negeri, dan juga foto ketika mereka sudah dewasa yang diambil di perkebunan William.
"Segitu cintanya kamu sama Ivanna hingga membuat kamu menjadi ga sopan sama mama, Max?"
"Aku harus segera memberitahu Claudya. Max ga pantas untuk dia. Claudya anak baik baik, sedangkan Max hanya bisa menyakiti dia saja." kata Vanessa.
*
__ADS_1
Di Rumah Memet.
Pada pukul 6 pagi, Ivanna terbangun dari tidurnya dan melihat Yasmin, ibunya Memet sedang melihatnya tertidur di sofa ruang tamu.
"OMG!" ucap Ivanna terkejut melihat wajah Yasmin.
"Pagi bun..." sapa Ivanna pada Yasmin.
"Pagi juga, sayang.... Bunda senang deh kamu main lagi ke sini." ucap Yasmin.
"Lain kali aku akan sering main ke sini, bunda. Bunda bagaimana kabarnya setelah tinggal di Jawa Timur?" tanya Ivanna.
"Kabar bunda baik, kamu bagaimana? Bagaimana kabar Ellen dan Howard?"
"Aku juga baik baik saja, bun. Mereka sedang berada di Nevada karna perusahaan disana sedang bermasalah, bun."
"Hmm......... Ngomong ngomong, bagaimana Van? Kapan kamu akan menikah?" tanya Yasmin secara tiba tiba.
".................."
Sama seperti orang tua lainnya, bila bertemu dengan anak muda yang sudah cukup umur tapi belum menikah, mereka akan bertanya kapan ia menikah?
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
__ADS_1
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰