Because I Love You

Because I Love You
EP 74 - Standing Beside You


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Di hari sidang kasus Reiner, Memet memberitahu Evan dan Chandra bahwa Ivanna sedang tidak baik baik saja. Memet tidak tau apa yang sedang terjadi pada sahabatnya itu. Sedangkan Evan, dia dengan segera menjemput Ivanna dirumahnya untuk berangkat ke pengadilan.


"Sudah siap?" tanya Evan pada Ivanna yang sudah berpakaian rapi.


"Hm." jawab Ivanna.


"Van, gue ga tau lo ada masalah apa, tapi gue berharap lo bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik."


"Gue tau, dan gue harus lakukan hal itu, Van."


"Lo perempuan terkuat yang pernah gue kenal. Dan gue yakin kita bisa menyelesaikan ini." ucap Evan.


"Thank God, gue punya lo dalam hidup gue." kata Ivanna.


"Walaupun lo terpuruk seperti apapun, datang ke gue, Van. Gue pasti akan menemani dan membantu lo sebisa gue."


"Thanks, Van. Lo sahabat terbaik gue." ucap Ivanna memeluk Evan.


"Ayo, kita jalan sekarang." ujar Evan.


Evan tidak membiarkan Ivanna menyetir sendiri karna ia tau betul bahwa Ivanna sahabatnya ini sedang tidak baik baik saja. Memet dan Chandra juga sangat mengkhawatirkan kondisi Ivanna.

__ADS_1


Memet, Chandra, Ben, Nat, dan juga Max datang ke pengadilan untuk mendampingi Ivanna. Tak lupa juga William dan Vanessa yang turut hadir ke pengadilan.


Flashback ON


3 hari sebelumnya, Vanessa yang mengetahui bahwa Max mogok makan dan sangat tidak terurus di perkebunan. Setelah Ivanna dan Max memilih jalan masing masing, Max kembali ke perkebunan dan stay disana. Ben dan Nat pun sama, mereka berdua berusaha untuk menghibur Max karna permintaan mamanya Max.


"Max, lo tau ga, di kota ada resto baru. Dan katanya sih enak." ujar Ben.


"Ayo kita ke sana, Max." ajak Nat.


"Kalian aja, gue ga lapar." saut Max.


"Ayolah." bujuk Ben.


"Kalian aja yang pergi makan. Gue bilang ga lapar. Sudah sana, gue masih banyak kerjaan." cetus Max.


"Max..." ucap Vanessa dengan lembut.


"Aku lagi kerja, mah. Jadi tolong jangan ganggu." saut Max.


"Mama ingin bicara sama kamu."


"Bicara apa lagi sih, mah? Aku bosan! Yang mama bicarakan selalu Claudya Claudya Claudya! Aku ga suka sama Claudya, mah!" bentak Max.


"Bukan itu yang mama mau bicarakan."


"Apa? Mama punya calon baru lagi? Lupakan, mah! Aku tidak akan mau!"

__ADS_1


"Bisa dengarkan mama dulu? Mama mau tau bagaimana dan apa yang terjadi dalam penculikan Ivanna saat di perkebunan." jelas Vanessa.


"What?"


"Mama serius, Max. Mama mau tau kisah itu."


Max akhirnya menceritakan pada Vanessa awal mula Ivanna berada di perkebunan dan membuat Ivanna akhirnya bertemu dengan Reiner hingga kejadian itu terjadi.


"Jadi, itu bukan salah Ivanna." ucap Vanessa.


"Sudah aku katakan bukan? Ivanna tidak salah dalam hal ini. Justru dialah korbannya."


"Kamu benar, Max. Mama malu sekali pada Ivanna."


Max juga menceritakan bahwa Ivanna tak menginginkan bahwa dirinya mogok makan seperti ini ketika dahulu berjuang demi mendapat restu dari mamanya.


"Maafkan mama, Max. Mama sudah salah paham selama ini pada kalian. Mama akan merestui hubungan kalian." ucap Vanessa.


"Terlambat, mah. Hubungan kami berdua sudah selesai." jawab Max.


Flashback OFF


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2