Because I Love You

Because I Love You
EP 29 - Suspicious


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


"Halo, Met." sapa Ivanna pada Memet melalui sambungan telepon.


("Ya? Ada apa, Van?")


"Met gue mau nanya sama lo. Lo udah upload produk baru kita ke situs Vancos?" tanya Ivanna.


("Astaga gue lupa, Van. Belum gue upload dari seminggu yang lalu. Sorry!")


"Ah ga papa Met, ga perlu di upload dulu. Gue mau menyempurnakan produknya."


("Sorry Van gue lupa.")


"Santai, Met. Gue yang malah ngerepotin elo terus ngebebanin lo ngerjain 2 proyek sekaligus. Sorry ya, Met."


("It's okay, Van. Masih ada hal lain yang mau lo tanyain ke gue?")


"Ga ada. Itu aja. Thanks ya, Met." Ivanna mengakhiri panggilannya dengan Memet.


*


"Benar kata si Max. Ada yang mencurigakan dari pak Reiner. Gue harus selidiki sendiri." kata Ivanna.


Selintas perkataan Max waktu itu muncul di pikiran Ivanna.

__ADS_1


"Apa gue minta bantuan Max ya?"


"Ah ga deh. Nanti dia ikutan terjerumus masalah gue."


"Gue di ejek lagi sama dia karna ga bisa menyelesaikan masalah."


Ivanna berkutik dengan pemikirannya sendiri.


##############################


"Ben, bantu gue cari tau siapa Reiner Gunawan." ucap Max.


"Maksud lo Reiner anaknya pak Gunawan pemilik mall di kota kita ini?" tanya Ben.


"Betul banget! Dia lagi ngedeketin si Ivanna. Gue curiga dia bisa sampai ke perkebunan untuk menyelamatkan Ivanna dari ular."


"Ya, Ben. Gue dikabari sama Maul, ada ular yang mau nyerang Vanna. Saat gue sampai disana, gue liat si Reiner lagi megang ular."


"Mungkin aja Reiner yang taruh ular di perkebunan elo, Max."


"Sepemikiran gue sama lo! Gue introgasi Helen, dan dia bilang ular itu udah melilit kaki Ivanna. Gimana bisa si Reiner lepasin ular yang melilit di kaki Ivanna kalau bukan rekaan?" tanya Max.


"Gue yakin sih Max. Intinya Reiner Gunawan ada niat ga baik sama Ivanna. Coba lo bicarakan sama Ivanna, bro." suruh Ben.


"Ga perlu lo suruh, Ben. Udah bicara gue sama Ivanna. Dia ga percaya!" jawab Max.


"Coba lo tanya lagi aja, Max."


"Dia bilang kalau Reiner itu orang baik. Susah gue jelasin kalau ga ada buktinya, bro."

__ADS_1


"Biar gue deh yang bicara sama adik lo itu. Gue juga ga mau Ivanna kenapa kenapa."


"Lo suka ya sama Ivanna?" tanya Max.


"Ngaco lo! Natasha mau gue kemanain? Lo cemburu jangan ke gue juga kali, Max!" jawab Ben.


"Ya gue pikir lo suka sama Ivanna."


"Elo kali yang suka sama Ivanna! Oh ya lupa gue, kayaknya dari dulu lo udah suka Ivanna."


"Sok tau lo! Ivanna tuh adik gue!"


"Jangan bohongi perasaan lo sendiri bro. Mungkin aja Ivanna juga suka sama lo."


"Malah jadi gue yang kena. Udah, intinya gue minta bantuan lo untuk cari tau siapa Reiner Gunawan. Dan gimana dia bisa kenal Ivanna." kata Max.


"Siap bro akan gue cari tau siapa Reiner."


"Lo jangan kasih tau bokap nyokap gue tentang hal ini. Gue ga mau nanti mereka jadi khawatir sama Ivanna. Biar kita aja yang selesaikan ini. Ok?"


"Ok kalau lo maunya gitu." jawab Ben.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰

__ADS_1


__ADS_2