Because I Love You

Because I Love You
EP 114 - Wedding Day 2 (END)


__ADS_3

Setelah Max memasuki altar pernikahan, Ivanna yang dijemput oleh Howard pun terlihat memasuki altar juga.


"Wow." ucap Max dengan suara pelan.


Ia terpesona melihat Ivanna dengan balutan gaun pengantin berwarna putih ditambah dengan riasan dan rambut yang disanggul rapi, membuat Ivanna seperti tuan putri pada hari ini.


Ketika Howard dan Ivanna berhenti, Max yang masih terpesona dengan Ivanna, tidak mengingat suasana saat ini. Hingga membuat Ben menyenggol lengan Max secara perlahan.


"Bro, jemput calon istri lo! Kalau lo ga mau, gue yang maju ni!" kata Ben.


"Enak aja lo! Lo itu udah bukan bujangan lagi, Ben! Sadar." jawab Max.


Hal itu membuat Max memahami situasi dan menjemput Ivanna dari iringan Howard. Saat Howard sudah menyerahkan tangan Vanna kepada Max, tanpa di duga Howard meneteskan air matanya.


"Dad, kenapa menangis?" tanya Vanna memegang kedua pipi ayahnya itu.


"I'm okay, sweety." saut Howard.


"Dad, don't worry. I will keep my promise to you." ucap Max pada Howard.


(Dad, jangan khawatir. Aku akan terus memegang janjiku kepadamu.)


"I love you both."


Ivanna dan Max akhirnya mengikat janji pernikahan di depan seluruh orang.


Tanpa semua orang ketahui, Claudya dengan perut besarnya juga melihat pernikahan Max dan Ivanna yang memang berada di outdoor. Ia hanya merasa sangat bersalah atas apa yang ia lakukan pada Max dan Ivanna.


"Mami harap, nanti kamu juga akan bahagia seperti aunty Ivanna dan uncle Max disana, sayang." kata Claudya sambil mengelus perutnya.

__ADS_1


Claudya pergi setelah mengetahui dan melihat pernikahan itu.


*


"Selamat Van! Kita semua bahagia melihat lo bahagia!" kata Chandra.


Chandra merangkul Evan dan Memet untuk memeluk Ivanna.


"Woy! Itu sudah jadi istri orang masih lo peluk peluk aja!" kata Ben menyadarkan semuanya.


Ivanna menoleh ke arah Max yang sudah sangat sinis melihat perlakuan teman teman Ivanna kepadanya itu.


"Mereka kan sahabat sahabatku, sayang." kata Ivanna memeluk Max.


Max tidak membalas pelukan Ivanna. Tak lama setelahnya, Max membalas pelukan Ivanna.


"Kompor, lo!" ucap Max pada Ben.


"Selamat menjadi nyonya Fransisco, Ivanna Arabelle!" kata Evan.


"Van, thanks untuk semuanya. Gue ga akan pernah menemui sahabat sebaik lo. Lo yang paling peduli dengan gue." saut Ivanna.


Evan sebenarnya sangat ingin mengungkapkan perasaannya sedari dulu kepada Ivanna, namun hanya saja ia tidak ingin merusak hubungan baik dan pertemanannya dengan Ivanna. Ditambah pula dengan kehadiran Max di dalam hidup Ivanna yang membuat dirinya selalu mencintai sosok teman masa kecilnya itu.


"Max, aku lelah." ucap Ivanna ditengah acara yang masih berlangsung itu.


"Kamu manggil aku apa? Masa ke suami kamu sendiri manggilnya nama sih?"


"Ya terus emang kenapa? Aku harus panggil kamu apa?"

__ADS_1


"Hem, apa ya?" pikir Max untuk mengerjai Ivanna lagi.


"Apaan dong?"


"Usia kita juga beda jauh loh, sayang. Jadi kamu ga boleh panggil aku dengan namaku lagi. Ok?" tanya Max.


"Terus aku harus panggil kamu apa? Kakak? Abang? Brotha? Atau apa?" tanya Ivanna.


"Abang abang! Emang kamu pikir suamimu ini tukang baso apa? Yang lain."


"Iya, tapi apa suamiku sayang?"


"Nah itu! Aku lebih suka kamu panggil aku dengan sebutan itu." saut Max.


Ivanna mulai jengkel dengan diktatornya Max dihari pertama mereka menjadi suami istri. Belum genap sehari, baru beberapa jam selang, Max sudah mensuruh suruh dirinya.


"Aku ga suka diperintah, Max!" kata Ivanna dengan tegas.


"Aku bercanda, sayang. Sudahlah itu masih banyak tamu yang hadir. Aku ambilkan minum untukmu dulu."


Max pergi mengambilkan sedikit makanan dan juga minuman untuk Ivanna yang sedang kelaparan di atas pelaminan itu.


Berbagai ucapan selamat, hadiah, dan juga doa diterima Max dan Ivanna dihari bahagianya ini. Mereka semua mendoakan yang terbaik untuk pasangan suami istri baru ini. Hadiah dari para tamu, diamankan oleh para pegawai Max terlebih dahulu. Karna tidak mungkin mereka berdua bisa membuka hadiah pemberian dari tamu undangannya.


...Tamat...


Thank you for reading this story ☺


Hope you guys like this story. Don't forget to like and comment for supporting me 😘

__ADS_1


See you in next story or novel


__ADS_2