Because I Love You

Because I Love You
EP 64 - Trying to fight you!


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Ivanna menjalani harinya seperti biasa walaupun ia memikirkan bagaimana persidangan yang akan terjadi minggu depan. Saat ini, Reiner tidak bisa berkelit lagi dengan alasan alasannya karna bukti yang dikumpulkan semua telah menuntut dirinya untuk mengakui kejahatannya. Bahkan ditambah pula kasus pelecehan seksual yang dilontarkan Ivanna pada Reiner baru baru ini.


Saat masih berada dikantor Vancos, Ivanna mendapat telepon dari Evan.


"Ya halo, Van? Ada apa?" tanya Ivanna.


("Van, Tio bilang kalau Anna datang ke kantor polisi untuk menjenguk Reiner.")


"Apa yang mereka bicarakan?"


("Gue ga tau mereka bicara apa. Tapi yang pasti Anna mengirimkan pengacara untuk bantu kasus Reiner.")


"Mau apa lagi dia pakai pengacara? Sudah pasti dia bersalah!" ungkap Ivanna.


("Dia diperbolehkan pakai pengacara, Van. Tapi kita lihat saja, apakah dia akan menang atau malah lebih malu dari sebelumnya?")


"Gue takut dia berkelit lagi, Van."

__ADS_1


("Tenang, tenang. Kita harus tenang untuk melawan dia.)


Evan terus menasihati Ivanna yang sangat parno menghadapi sidangnya dengan Reiner. Ia sempat menjadi saksi untuk kejahatan Reiner pada Max. Namun sekarang, ia harus menjadi korban atas kasus pelecehan yang dilakukan Reiner.


###############################


Disisi lain, Anna bertemu dengan Reiner. Ia mengunjungi laki laki itu di dalam penjara yang sudah menjadi tahanan itu. Reiner menunggu putusan hukumannya di dalam persidangan nanti.


"Tumben lo mau ngunjungin gue!" ucap Tio pada Anna.


"Harusnya lo berterimakasih gue kunjungi!" saut Anna.


"Mau apa lagi?"


"Gue ada disini itu karna lo, b*ngs*t!"


"Lo yang melanggar penjanjian! Gue ga sangka lo berkhianat sama gue, Rei!"


"F*ck! Elo yang cuma manfaatin gue aja! Mending lo pergi, An! Sebelum kesabaran gue habis!" usir Reiner.


"Gue ke sini bukan untuk mau cari ribut sama lo, Rei. Gue hanya mau ngasih tau lo, coba aja kalau lo dengar kata kata gue, lo ga akan ada di sini, Rei." ucap Anna.


"Lo ga tau seberapa pintar dan beruntungnya Ivanna! Dia punya teman teman yang mendukungnya! Gue berharap semoga lo juga bisa mendekam disini nyonya Anna!" jawab Reiner yang segera pergi meninggalkan Anna yang masih duduk diruang besuk.

__ADS_1


"Arrghh! Nantang gue tu orang! Kita lihat aja siapa yang bisa menang!" balas Anna yang mengoceh sendirian.


Anna kembali ke kantornya setelah mengunjungi Reiner di penjara. Ia bertemu dengan pengacara karna Anna juga terseret atas kasus ini sehingga ia membutuhkan pengacara.


"Bu Anna, kita ga bisa lari dan keluar dari kasus ini karna Reiner menyebutkan anda sebagai sekutunya. Dan pelapor juga dapat bukti yang menuju ke anda." ucap sang pengacara.


"Jadi maksud anda kita harus mengaku?" tanya Anna.


"Anda sudah terjerat bu, dan saya hanya bisa menjamin bahwa hukuman anda ringan saja. Tapi tidak memungkinkan juga anda bisa dikurung." jawab pengacara Anna.


"****! Ini semua karena laki laki bodoh dan ga berguna itu gue jadi terjerat!" umpat Anna.


"Bukankah otak dan dalang dibalik semua ini adalah anda, bu Anna?"


Anna terdiam mendengar perkataan pengacaranya.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰

__ADS_1


__ADS_2