Because I Love You

Because I Love You
EP 48 - Routine


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Saat tiba di Jakarta, Ivanna segera pulang ke rumahnya karna ia sangat lelah.


"Non Vanna sudah pulang?" tanya satpam dirumah Ivanna.


"Ya pak. Mama papa ada?"


"Mereka lagi dinas ke luar non, semalam baru berangkat."


"Baiklah. Terimakasih pak."


"Sama sama non."


Dirumah Ivanna, keluarganya hanya mempekerjakan seorang satpam bernama Agus. Dirumah itu tidak ada asisten rumah tangga, karena disana memiliki ketentuan dan kesepakatan antar mama, papa, dan juga Ivanna sedari dulu untuk bekerja sama menjaga kebersihan rumah. Termasuk kamar masing masing, dan mencuci pakaian.


Sering kali, Ivanna yang harus bekerja ekstra di kantor dan mengirim pakaian bekas pakainya ke laundry.


*


*


Ivanna beristirahat di kamarnya yang sudah beberapa bulan ini ia rindukan. Karena masih siang, Ivanna tertidur dengan membuka TV yang menempel di dinding kamarnya.


4 Jam kemudian, Ivanna terbangun dari tidurnya dan segera membersihkan dirinya karna sudah petang. Karna Ivanna teringat ia kehilangan ponselnya dan belum membelinya lagi, ia bersiap untuk pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli ponsel baru.


*

__ADS_1


Setelah kembali dari membeli ponsel baru, Ivanna segera mencari buku telepon dirumahnya untuk mengabari orang tuanya bahwa ia telah kembali. Tak lupa, Ivanna juga mengabari teman temannya bahwa mulai besok, Ivanna akan kembali ke Vancos.


###############################


Hari baru, Ivanna datang ke Vancos untuk kembali melakukan rutinitas seperti dulu. Ia begitu disambut oleh para pegawainya yang sempat menyangka bahwa Ivanna dilengserkan dari Vancos.


"Van! Welcome back!" ucap Memet.


"Ikut gue, Met."


Ivanna mengajak Memet ke ruangannya.


"Ada apa Van?"


"Ada hal yang mau gue bicarakan sama lo, Met."


"Apa? Masalah penambahan produk hasil produksi lo di perkebunan? Sudah gue selesaikan!" jawab Memet.


"Oh ya, itu kenapa? Soal Max?" tanya Memet.


"Kita bicarakan bareng sama yang lain saja ya Met siang nanti?"


"Ok, Van. Lo kalau kenapa kenapa, langsung kasih tau gue ya! Gue siap membantu lo 24/7!"


"Sip, Met. Lo boleh lanjutin pekerjaan lo."


"Gue keluar dulu ya." pamit Memet.


"Ok." jawab Ivanna.


*

__ADS_1


Siang hari, diwaktu makan siang dan istirahat berlangsung, para karyawan pun terlihat satu per satu keluar dari gedung Vancos. Begitu pula dengan Ivanna dan Memet yang pergi menggunakan mobil Memet untuk berkumpul dengan Evan dan Chandra.


Karena lokasi Vancos jauh dari kantor Evan dan Chandra, mereka janjian di tempat yang menjadi tengah dari kedua arah tempat kerja mereka.


"Vanna! Gue kangen banget sama lo!" ucap Chandra yang memeluk Ivanna.


"Chan! Ingat! Ivanna ini perempuan, beda dengan kita! Main peluk peluk aja lo!" kata Evan.


"Sorry, Van."


"Ga papa, Chan. Kita sudah seperti keluarga ko."


"Lo kemana aja seminggu ini? Ga ada chat dari lo lagi! Tiba tiba lo sudah di Jakarta aja, Van." tanya Chandra.


"Itu yang mau gue ceritakan sama kalian."


"Ayo masuk dulu aja." ajak Memet.


"Mau pesan apa?" tanya pelayan yang menghampiri meja mereka.


"Saya pesan chicken karee, dan iced americano." jawab Ivanna.


"Saya pesan spageti dan milk tea." jawab Chandra.


Begitu pula mereka secara bergantian memesan makanan.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2