
"Siapa yang juara?" tanya Balen saat mendatangi peserta wanita yang tadi sempat di tinggalkannya.
"Belum mulai." jawab Selin tertawa.
"Ah kenapa belum mulai, dari tadi ribut Baen kira sudah pada lomba." Balen terkikik geli, apa lagi Billian dan Richie asik tertawakan Belin.
"Tuh Belin banyak gaya, dia mau lomba berenang gaya kombinasi, dikira roti keset." kata Kia membuat semua kembali tertawa.
"Iya aku mau pakai semua gaya Ante, jangan hanya gaya bebas." jawab Belin bangga.
"Ya sudah kenapa tidak mulai dari tadi?" tanya Balen.
"Tori dari tadi pakai gaya miring, kita ditabrak-tabrak." kata Kia kemudian mereka tertawa bersama.
"Namanya saja kombinasi terserah aku kan mau pakai gaya apa." kata Tori, semua kembali terbahak.
"Tidak begitu juga Roti, kamu dari tadi melanggar aturan." kata Richie tertawakan Tori.
"Ih..." Roti melengos, masih marah rupanya sama Richie.
"Eh Roti kalau kamu menang aku ajak kencan deh." kata Richie lagi.
"Ish, aku tidak mau." dengus Tori jual mahal.
"Kencan sama Kakak temanku saja Om, cantik loh." kata Billian pada Richie.
"Eh Billian, jangan macam-macam." teriak Tori marahi Billian.
"Cemburu, bilang dong kakak." Billian terbahak senang berhasil kerjai Tori.
"Ya sudah jadi kapan mulai nih, Opa dan Oma belum lomba Balon loh." kata Baeln ingatkan semua.
"Ya sudah, ayo kita mulai. Eh jangan lupa kesepakatan kita." kata Kia sambil naikkan alisnya.
"Kalian merencanakan apa?" tanya Balen ingin tahu.
"Yang pasti adil dan merata." jawab Belin tertawa dan mulai bersiap untuk lomba.
"Gaya apa nih?" tanya Selin pada semuanya.
"Gaya suka-suka tapi tidak boleh minggir keluar garis, jangan mengganggu peserta lain." Kia mengingatkan sambil pandangi Tori.
"Oke aku setuju." jawab Tori.
"Ya harus setuju kamu yang dari tadi melenceng." kata Richie sambil tertawakan Tori.
__ADS_1
"Kamu mau aku gaya apa?" kata Tori pasang wajah nakal, semua kembali terbahak dibuatnya, Richie mati kutu garuk-garuk kepala lihat wajah sensual Tori.
"Cepat mulai saja." kata Richie dengan wajah sok galak. Padahal hatinya kebat-kebit.
"One, two, three, start!!!" teriak Balen keempatnya mulai melompat Dan benar saja gaya suka-suka mereka tidak jelas ini benar lomba atau hanya bercanda, semua yang melihat terbahak jadinya. Kia banyakan pakai gaya luncur sesekali berhenti lihat yang lain kemudian mulai berenang lagi.
"Aish ini asal uang mau keluar saja." kata Larry terbahak lihat kelakuan anak-anaknya Baen.
"Lawak betul mereka." Mike terbahak merasa kalah lucu dengan keempatnya.
"I'm the winner." kata Tori yang lebih dulu sampai diujung, kali ini walaupun pakai gaya suka-suka, Tori niat menang karena Richie mau ajak dia kencan, bukan soal uang hadiah yang lebih besar, karena keempatnya sepakat membagi rata uang yang mereka dapat, jadi mau menang apa tidak semua dapat jumlah yang sama.
"Yeah aku juara dua." teriak Belin senang, walaupun dikalahkan kakak sepupunya tetap saja senang.
"Who's next?" tanya Tori, Kia dan Selin belum juga mendekat.
"Mereka pakai gaya siput sepertinya kata Tori bikin yang lain kembali tertawa.
"Hei kenapa berenangnya bergandeng tangan?" teriak Nanta lihat Kia dan Selin bergandeng tangan sambil gaya luncur.
"Namanya juga gaya suka-suka." jawab Balen tertawakan keduanya.
Pada saat pembagian hadiah pun rusuh, keempatnya seperti orang arisan kumpulkan semua uang lalu mulai berhitung uang dibagi rata. Kelakuan mereka bikin yang lain gelengkan kepalanya.
"Mestinya kita juga begitu ya, bagi rata." kata Shaka pada peserta pria.
"Ish Om pelit nih."
"Hei buat modal kencan ini." kata Richie bikin mereka semua bersorak.
"Sama Kakaknya teman aku?" tanya Billian.
"Sama kakak sepupu kamu." kata Richie merangkul Billian dan keduanya tertawa bersama.
"Berarti sama Kakak sepupu teman aku." kata Aca, lagi-lagi mereka semua terbahak.
"Oke next Opa sama Oma joget Balon." kata Steve undang para Opa dan Oma yang dari tadi jadi penonton.
"Aduh kita jadi penonton saja." kata Papa James yang sudah malas bergerak.
"Opa Oma sama cucu deh biar seru." kata Nanta lagi.
"Ayo aku mau lumayan kalau menang." semangat sekali Aca menarik Kenan dan Nona untuk ikut lomba.
"Kurang uang yang tadi?" tanya Bima tertawakan adiknya.
__ADS_1
"Hahaha kurang terus pokoknya,.sampai bisa beli hotel gantikan ante Baen." jawab Aca melirik Balen yang langsung cengengesan dibuatnya.
"Kamu masih mau punya hotel?" tanya Daniel pada istrinya.
"Ndak, kan Baen bilang uangnya buat ke Hio." jawab Balen terkikik geli.
"Sudah ke Hio dapat jodoh lagi." Daniel langsung merangkul istrinya.
"Tolong dikondisikan ya, disini anak-anak masih pada jomblo." teriak Kia melihat kemesraan keduanya. Semua langsung tertawa lagi.
Lomba Balon diganti dengan lomba berjalan diatas koran, Opa, Oma ditambah satu cucu ikut meriahkan acara. Peserta tidak boleh menginjak tanah hanya boleh menginjak Koran yang harus selalu mereka pindahkan jika sudah menjejak di Koran yang lain. Begitu terus sampai ke garis finish. Semua tertawa karena mereka harus berdiri rapat demi menghindari tanah.
"Opa menyerah saja." kata Kenan pada Aca.
"Jangan Opa, Opa Mario juga masih dibelakang kita." kata Aca semangai Kenan.
"Aih Mamon mau jatuh ini." kata Nona yang berdirinya sudah tidak karuan karena badan suaminya dan badan cucunya hampir sama besarnya.
Ketiganya asik tertawa dan akhirnya menggugurkan diri karena tidak bisa berdiri bebas. Semua tertawakan Kenan dan Nona yang sudah menyerah ditengah jalan
"Oma jangan goyang-goyang terus dong." teriak Belin karena Oma Amelia tidak bisa berhenti tertawa. Sementara Papa James sibuk menjaga keseimbangannya.
"Menyerah juga sajalah." kata Belin yang merasa lelah karena sudah habiskan waktu dikolam berenang.
"Bagaimana sih kamu tidak ada daya juang." Opa James tertawakan Belin. Ketiganya tertawa tak berhenti sampai akhirnya terjatuh duduk ditanah, semua kembali terbahak dibuatnya.
Akhirnya satupun tidak ada yang sampai kegaris finish, semua tertawa bahkan Mario sampai terduduk di tanah karena Tori kembali pakai gaya suka-suka. Bukan hanya dikolam tapi juga diatas koran.
"Tori kamu ini, kerjai Opa saja." kata Mario masih saja tertawakan kelakuan Tori yang bikin Mario tidak bisa berdiri tegak.
"Korannya kita ganti rumput, kan mereka bilang tidak boleh menginjak tanah bukan menginjak rumput." jawab Tori bikin semua terus saja tertawa, bukan hanya peserta yang sakit perut semua penonton pun ikut sakit perut dibuatnya.
"Baiklah karena tidak ada yang benar dari perlombaan ini, Maka kami panitia. memutuskan juara kita ganti menjadi juara yang lebih dulu menyerah jatuh kepada Om Kenan dan keluarga."
"Ah curang masa begitu." protes Kia karena ia masih berusaha untuk sampai ke garis finish sama Opa dan Omanya.
"Tenang semua jadi juara dengan gaya masing-masing." jawab Doni tenangkan Kia.
"Jadi kita juara apa nih?" tanya Kia.
"Juara pantang menyerah." jawab Nanta.
"Huraaaiiii..." Kia bergaya Elvis Presley.
"Kami juara apa?" tanya Tori.
__ADS_1
"Juara paling inovatif, tapi ilegal." jawab Raymond bikin semua kembali terbahak ingat kelakuan Tori yang mengganti Koran dengan rumput.