Because I Love You

Because I Love You
EP 87 - Claudya pt 3


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Dengan mulut yang diikat, tangan terikat, dan keadaan kaki yang tidak bisa digerakan, Claudya dibawa oleh Tania, Hana, dan Laura ke dalam mobil melalui garasi samping tanpa sepengetahuan Jordi. Di dalam mobil, Claudya disuntikkan obat bius hewan untuk melumpuhkan otot ototnya. Tania sendiri merupakan seorang dokter hewan terkemuka hingga ia tau


"Kita bawa dia kemana mi?" tanya Hana.


"Udah, kalian ikut mami aja. Mami tau tempat terbaik untuk memberi dia pelajaran." jawab Tania.


"Tadi dia bilang aku seorang wanita ****** yang hamil diluar nikah, mi. Ya kan dek?"


"Iyah mi, tadi si ular ini bilang seperti itu pada kak Hana." adu Laura.


"Balaskan kekesalan kalian padanya nanti." kata Tania.


"Siap mi." saut Hana.


Dijalan, Tania menghubungi seseorang untuk segera menyusulnya. Sampai ditempat tujuan, Tania, Hana, dan Laura segera mengikat Claudya di sebuah gudang yang sudah tak terpakai. Ketika Claudya membuka mata, ia sudah terikat tak berdaya oleh ketiga orang jahat ini.


"Tadi lo bilang gue ****** bukan?" tanya Hana pada Claudya.

__ADS_1


Tentu saja Claudya tidak bisa menjawabnya karna mulutnya terikat sapu tangan. Ia hanya bisa mengerang meminta pengampunan dari ketiga iblis ini. Claudya menyesal sudah berkata demikian pada ketiga wanita yang kejam ini.


Byuuuurrrrr


Laura menyiram Claudya dengan air hingga ia basah kuyup.


"Lo rasakan ini! Dan gue harap penderitaan yang terjadi pada lo, lebih dari apa yang gue rasakan!" ucap Hana sambil menjambak rambut Claudya.


Tak lama, dua orang pria datang ke tempat itu. Claudya tidak melihatnya karna ia duduk membelakangi pintu masuk.


"Sini ikut!" ucap Tania.


Tania membawa kedua pria itu selagi Hana dan Laura menyiksa anak tirinya itu.


"Baik bu!" jawab kedua orang itu.


"Ini ada obat bius hewan yang bisa kalian gunakan kalau dia berisik atau memberontak. Obat ini untuk melumpuhkan otot otot. Ingat! Jangan terlalu banyak dosis, nanti dia bisa lumpuh selamanya! Kalian siksa saja secara perlahan!"


"Dengan senang hati, bu."


Tania kembali lagi pada Claudya dan membisikkannya sesuatu.


"Nerakamu yang nyata sudah datang, Audy! Saya harap kamu membusuk dineraka itu!" bisik Tania.

__ADS_1


Mendengar hal itu, Claudya menendang kaki Tania hingga ibu tirinya itu jatuh.


"Kurang ajar!" bentak Tania.


"Mih, jangan dekat dekat sama dia! Nanti bisa terbawa si*l!" ucap Laura.


"Mami sudah terkena sial oleh anak pembawa sial ini!" jawab Tania dengan emosi.


"Sudah mi. Ayo kita pulang saja." ajak Hana.


"Sebentar..."


Tania mengambil 1 dosis suntikan lagi dalam tasnya dan menyuntikkannya di leher Claudya hingga dirinya menjadi lemas tak berdaya walaupun matanya terbuka. Setelah menyuntikkannya, Hana menutup mata Claudya dengan kain dan pergi meninggalkan tempat itu.


"Urus dia! Kalian siksa dia juga ga masalah!" ucap Tania.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰

__ADS_1


__ADS_2