Because I Love You

Because I Love You
Yummy


__ADS_3

"Kisna!" Balen langsung hampiri Krisna yang sedang duduk di meja kasir.


"Kak Baen, mana oleh-oleh Kisna?" langsung menagih oleh-oleh.


"Baen Kirim ke Jepang." jawabnya asal, bikin Krisna terbahak.


"Ini oleh-olehnya, Baen punya suami." katanya langsung tunjuki Daniel.


"Bang..." Krisna langsung berdiri hampiri Daniel dan mencium tangannya.


"Ramai ya, peminat pempek di Malang banyak juga." Daniel tersenyum pandangi situasi di dalam Rumah Pempek.


"Iya ada saja sih Bang." jawabnya dengan logat sedikit kejawa-jawaan. Tidak terlalu kental tapi ketara.


"Kisna, Baen kan mau ke Jepang." abaikan Richie dan Tori yang mengantri hampiri Krisna.


"Iya Kak Ulan bilang begitu, Kak Baen ndak ke rumah?"


"Mama Ai di rumah?"


"Iya, Papa lagi sibuk mau bikin event." jawab Krisna.


"Event apa? masih lama apa sebentar lagi?"


"Ndak tahu, masih sibuk-sibuknya sih." jawab Krisna tersenyum.


"Maaf Mbak mau bayar." Richie menggoda Balen yang tutupi jalur ke kasir.


"Ih Ichie pesan juga belum." menepak bahu Richie.


"Kisna, ini calonnya Ichie." kenalkan Tori pada Krisna.


"Bisa kali gue yang kenalin." Richie tertawa geli.


"Baen bantuin bukan bilang terima kasih." menoyor kepala Richie mentang-mentang kakak. Daniel dan Tori tertawa dibuatnya.


"Nanti Ichie sama Tori kemungkinan tinggal di Malang loh." langsung kasih berita yang belum matang.


"Asik, betulkah Mas Ichie?"


"Ih tanya Ichie lagi ndak percaya Baen ya." gantian menoyor Kisna.


"Kakak..." Kisna mengusap dahinya.


"Kisna, Baen mau pempek yang bentuknya kapal, Papa Bagus sudah bisa bikin belum?" tanya Kisna karena Balen pernah minta bentuk pempek yang seperti kapal.


"Kapal Selam?"


"Ndak, kurang panjang dan kurang langsing." katanya tengil.


"Lenjer panjang tuh mau?" tanya Daniel pada Balen.


"Aban harusnya yang panjang ini lebarin sedikit ya biar kaya kapal selam." Daniel tertawa, ada saja ocehan istrinya.


"Makan saja, mau kaya kapal atau kaya bantal yang penting pempek, di Ohio susah dapat kan, harus bikin sendiri kalau mau." Daniel mengacak anak rambut Balen.


"Aban betul." dengan gaya centil menunjuk Daniel.


"Tori mau apa nih? adaan enak, Baen mau yang banyak adaan ya Kisna." tanya Tori tapi dia yang pesan.

__ADS_1


"Bahas kapal yang di pesan malah adaan." Richie gelengkan kepalanya.


"Ichie ambilin yang kulit juga." aih banyak maunya.


"Tori duduk sini, biar Ichie yang layani kita." kompori Tori.


"Roti bantu aku saja." pinta Richie sedikit lebih lembut dari biasanya.


"Aku bantu Ichie ya Baen." ijin sama senior.


"Ya udah, Baen yang kecil-kecil aja. Kisna langsung aja goreng yang banyak kalau ndak habis bawa pulang kok." kata Balen tidak sabar.


"Opon mau ya Kak?" tanya Kisna sudah hapal apa yang disuka Opon.


"Oma Mita juga, dirumah lagi ramai, kasih yang frozen aja Kisna, sepuluh pack." kata Balen pada Krisna.


"Iya Kakak." menurut ikuti arahan kakaknya.


"Panggil Ichie Mas, panggil kamu kok bukan Mbak?" tanya Daniel pada Balen


"Baen ndak mau dipanggil Mbak, soalnya Ulan aja dipanggil kakak juga." jawab Balen tertawa.


"Waah, yummy." Tori langsung bergaya seperti menikmati makanan yang sangat enak, padahal belum juga di cobanya pempek yang sudah di goreng dan tersaji dimeja.


"Mas, Baen lupa mau yang rebus juga." katanya pesan lagi.


"Ini banyak sekali sayang, kamu belum makan." Daniel ingatkan Balen.


"Mas, yang direbus empat aja, yang lain ndak mau kan?" ambil kesimpulan sendiri.


"Iya habiskan ini dulu nanti baru pesan lagi kalau mau." jawab Tori tertawa.


"Mau Baen..." Tori menganga minta disuapi. Richie ambil inisiatif suapi Tori bikin yang disuapi mesem-mesem.


"Abang juga mau." Daniel minta disuapi Balen.


"Aban, mau juga ih ndak mau kalah." Balen tertawa lalu suapi suaminya. Daniel tersenyum sambil mengunyah pempek yang disuapi Balen.


"Makasih sayang." katanya kemudian ambil sendok suap sendiri.


"Aban nanti yang rebus enak deh." bahas pempek yang belum datang, sementara Ichie lancar suapi Tori.


"Ih Tori bikin Baen iri." Balen menggoda Tori.


"Huraaaiiii..." jawab Tori sambil terkekeh tanpa gaya Elvis Presley.


"Ya huraaaiiii." balas Balen sambil suapi pempek pada Daniel.


"Aban nanti yang rebus gantian ya, Aban suapi Baen." katanya tidak mau rugi, harus disuapi juga. Daniel dan Richie tertawa jadinya.


"Bagaimana nanti di Ohio, nih Bang?" tanya Richie khawatirkan Balen.


"Ada Redi kan." Daniel tertawa.


"Ada Oma sebelah rumah juga." jawab Balen percaya diri, si Oma sudah sangat tua tapi masih energik, yang muda bisa malu kalau lihat Oma beraktifitas.


"Mau ikut dong." kata Tori pandangi Richie manja.


"Kemana?" tanya Richie.

__ADS_1


"Ohio." jawab Tori, Richie langsung gelengkan kepalanya.


"Ih, sweet sebentar saja, sekarang kembali menyebalkan." dengus Tori bikin Balen dan Daniel tertawa.


"Kalau ke Ohio menikahnya lima tahun lagi, mau?" tanya Richie pada Tori.


"Tidak mau." Tori gelengkan kepalanya.


"Makanya tidak usah ke Ohio." tegas Richie pada Tori.


"Kamu?" tanya Tori.


"Rahasia." jawab Richie tertawa.


"Ichie, Opon bilang kamu harus mulai bekerja loh, secepatnya." kata Tori lagi.


"Iya."


"Berarti kamu tidak ke Ohio?" pastikan ingin tahu.


"Ada deh." Richie tertawa kembali suapi Tori.


"Ih menyebalkan." terima suapan tapi tetap menghujat.


"Rebus datang." Balen langsung heboh.


"Kisna, sini dong makan." ajak Tori.


"Kisna kerja dulu Kak, nanti kalau ada yang mau bayar repot." jawab Krisna tersenyum manis.


"Kisna kamu cakep deh, bisa olah raga apa?" tanya Tori penasaran.


"Berenang saja sih, tapi tidak sehebat Mas Ichie dan Kak Baen." jawab Krisna.


"Baen, tidak ajari kamu ya?"


"Jauh sih Kak, kalau satu kota bisa tuh."


"Padahal Ulan sudah minta pindah Jakarta loh, biar bisa belajar berenang sama Aban." kata Balen pada Daniel.


"Kenapa tidak jadi?"


"Papa Bagus tidak ijinkan." jawab Richie.


"Sepi Papa dan Mama kamu kalau kalian pada ke luar negeri atau luar kota." kata Daniel teringat Papa dan Mamanya.


"Iya, makanya aku ndak jadi sekolah di Jepang Bang, Di Malang aja." jawab Krisna.


"Nanti ada temannya, nih." Balen menunjuk keduanya.


"Kak Tori pindah ke Malang juga kah?"


"Kalau sudah jadi istri Ichie sih." jawab Tori senyum manis.


"Baen sih, masih di Ohio, Kisna liburan ke Ohio dong."


"Paling tahun depan Kak, kemarin baru pulang liburan, Papa kasih jatah setahun sekali saja."


"Nah tahun depan ke Baen deh." langsung tertawa senang.

__ADS_1


"Belum tentu masih di Ohio kita." jawab Daniel tertawa, lalu suapi pempek rebus untuk Balen yang mengangkat alisnya membenarkan.


"Yeah You got that the yummy yum yummy yum the yummy yum..." langsung joget nyanyikan lagu Justin Bieber. Daniel tertawa dan mengacak anak rambut Balen yang tidak bisa diam dan masih seperti bocah tapi Daniel cinta.


__ADS_2