Because I Love You

Because I Love You
EP 84 - Fashion


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Ketika mendapat panggilan dari Claudya, Vanessa dengan segera bersiap siap dan berangkat ke tempat janjiannya menggunakan taksi online.


Taksi online yang membawa Vanessa, berhenti di depan sebuah rumah sakit. Ya, Vanessa ingin menemui Claudya yang sedang berada di rumah sakit.


"Claudya! Kamu kenapa bisa seperti ini, sayang?" tanya Vanessa.


"Tante, aku terjatuh dan mengenai tulang ekorku." jawab Claudya.


"Apa? Bagaimana bisa, nak?"


"Aku jatuh karna lantai rumah licin, tan."


"Mama papamu mana?"


"Mami dan papiku sedang pergi ke luar negri, tan. Untuk mengurusi pekerjaan."


"Ya Tuhan.... Anaknya seperti ini, kenapa orang tuamu malah mementingkan pekerjaannya?"


"Ga papa, tante. Audy sudah terbiasa ko seperti ini."


"Tante akan menemanimu disini, nak."


"Jangan, tan. Nanti Audy merepotkan tante."


"Sama sekali tidak merepotkan, sayang."

__ADS_1


Vanessa pun menjaga Claudya di rumah sakit. Dan ia sama sekali tidak curiga pada Claudya yang membohonginya.


Apa yang Claudya sembunyikan dari Vanessa?


Stay terus!


####################################


Di kantor Vancos


"Met, lo lihat cowo gue!" ucap Ivanna sambil tertawa ketika menghampiri Memet diruangannya bersama dengan Max.


"Buahahahaa!"


Memet pun juga tertawa dibuatnya.


"Met, lo punya baju yang lebih bagus ga? Ga cocok banget gue pake baju gini!" kata Max.


"Ah, kalian berdua mau ngerjain gue kan?" tanya Max.


"Memet betul, beb. Kamu ganteng maximal pakai baju seperti itu! Hanya saja kamu pangling karna dandananmu biasanya hanya warna monokrom saja semuanya." jelas Ivanna.


"Tadi katamu seperti mau ke kondangan!" pekik Max.


"Betul banget!" jawab Memet dengan spontan.


"Udah ah mau ganti baju lagi!" ucap Max.


"Eh jangan..... Kamu lebih baik seperti ini, sayangku. Ga aneh ko. Hanya yang sering melihatmu saja yang pangling."


Ya, Max biasanya hanya pakai pakaian polos dan juga warnanya yang itu terus secara berulang. Bukan karna dia hanya memiliki 1 baju dan dipakai berhari hari, namun sebenarnya ialah Max memiliki baju yang model seperti itu dengan 1 warna. Hingga terlihat seperti Max ga ganti baju.

__ADS_1


"Anehhhhh..." ucap Max.


"Engga ih... Besok kita shopping beli baju seperti ini untukmu. Okay?"


Memet hanya bisa tertawa saja melihat mereka berdua. Sebenarnya, Memet ingin bertanya pada Ivanna, namun karna ada Max, Memet mengurungkan niatnya.


"Sudah ayo. Kasihan kita mengganggu Memet yang sedang bekerja." ajak Ivanna.


*


"Kamu bebas mau ngapain aja disini." kata Ivanna saat membawa Max ke ruangannya.


"Aku mau bantu kamu."


"Yakin? Bidang kita lain loh, beb. Kamu bisa?" tanya Ivanna.


"Kalau soal pabrik doang sih aku bisa. Aku juga mengelolanya di perkebunan." jawab Max.


"Hm, baiklah.. Tolong bantu aku menyelesaikan pekerjaanku, pak kebun." ledek Ivanna.


"Kamu ini ya!"


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰


Kalian pasti penasaran kan seperti apa rupa Claudya? Ni aku kasih visualnya Claudya. Semoga cocok ya sama karakternya disini 😁

__ADS_1



__ADS_2