Because I Love You

Because I Love You
EP 102 - Bunda 2


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


Memet yang sudah rapi dengan baju kantornya, menghampiri sang Bunda yang sedang berbincang dengan Ivanna.


"Bunda, bunda.... Tidak ke anaknya, tidak ke temannya, bertanya kapan nikah terus!" ucap Memet.


"Ya kan bunda mau meminta Ivanna jadi menantu bunda." ucap bunda Yasmin.


"Sssttt bunda! Apa apaan sih? Tuh calon suaminya Ivanna nanti mendengar!" omel Memet.


Ivanna hanya terdiam saja mendengar percakapan ibu dan anak ini. Melihat Max menggerakan tubuhnya, Ivanna segera menghampiri Max yang masih tertidur di bawah karpet rumah Memet. Ivanna mengelus puncak kepala Max.


"Bunda lihat kan? Bagaimana interaksi mereka?" tanya Memet pada bundanya.


"Bunda kira itu temanmu juga, Met."


"Itu namanya kak Max. Dia kekasih Ivanna, bun."


*


Max menarik tangan Ivanna yang sedang mengelus kepalanya.

__ADS_1


"Nanti rambutku jadi jelek." ucap Max dengan suara serak khas bangun tidur.


"Memang rambutmu sudah berantakan, Max!" saut Ivanna mengacak2 rambut, Max.


"Karna kamu aku jadi ga ganteng lagi!"


"Sejak kapan dirimu ganteng, Max? Ayo bangun! Aku akan pergi ke kantor." ucap Ivanna pada Max seperti membangunkan seorang anaknya.


Begitu Max bangun, Ivanna tertawa terbahak bahak melihat wajah Max yang masih muka bantal untuk pertama kalinya.


"Kenapa?" tanya Max.


"Wajahmu lucu! Met, lihatlah!" suruh Ivanna pada Memet agar menertawakan Max.


"Halo tante." sapa Max.


"Panggil bunda saja, nak. Ayo ikut kita sarapan dulu."


"Sebentar, bun. Vanna ingin cuci muka dulu." ujar Ivanna.


"Met, ambilkan sikat gigi baru untuk Ivanna dan Max." suruh Bunda Yasmin.


Setelah keduanya selesai cuci muka, mereka langsung sarapan bersama. Inilah yang Ivanna rindukan dari yang namanya keluarga. Ia kangen untuk bisa makan bersama kedua orang tuanya. Dan Max juga merasakan hal demikian.


Sesudah sarapan bersama, Memet izin pada bundanya untuk pergi ke kantor. Sedangkan Ivanna meminta Memet untuk menemani Max dengan membawanya ke kantor Vancos. Ivanna kembali ke rumahnya untuk bersiap siap.

__ADS_1


#Di rumah William.


Vanessa sudah terbangun dari tidurnya sejak subuh. Ia sangat tidak bisa tidur memikirkan Max, anaknya. Ia melihat rumah Ivanna yang masih sangat terang.


"Apa Ivanna belum bangun ya?" tanya Vanessa pada dirinya.


Tak lama, mobil Ivanna datang dan memasuki pekarangan rumahnya. Ivanna turun dari mobilnya dan segera masuk ke dalam rumah.


"Jadi dia baru pulang.... Habis dari mana dia? Apa mungkin habis sarapan? Ah tapi tidak mungkin. Aku bangun sejak subuh dan tidak melihat dia keluar rumah! Apa Max ada dirumahnya ya?" kata Vanessa.


30 menit, Ivanna keluar lagi dari rumahnya dengan cantik. Ia menggunakan dress berwarna navy dan juga high heels yang terpasang elok di kakinya yang jenjang. Wajahnya yang di makeup tipis membuatnya sangat cantik.


Ivanna berdandan karena, ia akan pergi ke pesta penyambutan direktur baru untuk perusahaan yang bekerja sama dengan Vancos.


*


Ivanna tiba di kantornya. Sedangkan Max yang berada di dalam kantor Ivanna terkejut melihat kedatangan Ivanna dengan pakaian yang rapi.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰

__ADS_1


__ADS_2