Because I Love You

Because I Love You
EP 68 - Scenario


__ADS_3

Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.


Happy reading! ^^


_____________________________________


"Selamat siang, tante, om." sapa pria itu.


"Siang...." jawab Howard bersama Ellen.


"Silahkan duduk dulu. Sebentar ya aku ambilkan minum." ucap Ivanna yang dijawab anggukkan oleh pria itu.


"Hm, perkenalkan nama saya Marcel, om, tante."



"Kenal Ivanna dimana?" tanya Howard spontan.


"Teman kuliah, om." jawab Marcel.


"Oh kalian teman kuliah? Satu jurusan juga, nak?" tanya Ellen.


"Kami beda jurusan, tan." saut Marcel.


"Marcel ini kating Vanna, mom." ucap Ivanna yang datang membawa minuman untuk tamunya ini.


FLASHBACK ON


Ivanna pergi menemui Max yang sudah memilih salah satu kenalannya untuk berpura pura menjadi pacar Ivanna dihadapan orang tuanya. Dia adalah Marcel Trihartono, teman kuliahnya dahulu dan juga merupakan pimpinan produser ditempat MX Entertainment milik Max.


Max datang dengan Marcel menemui Ivanna disebuah cafe yang cukup jauh dari kantor mereka berdua, karna ia tak mau ketahuan oleh mamanya.


"Van, perkenalkan ini Marcel, dia teman kerjaku." ucap Max.

__ADS_1


"Halo. Ivanna." saut Ivanna dengan canggung bersalaman dengan Marcel.


"Marcel."


*


"Cel, lo itu harus tau semua tentang Ivanna. Tapi secara perlahan saja." jelas Max.


"Mas Marcel punya pacar?" tanya Ivanna.


"Punya. Tunangan." jawab Marcel.


"Lo kasih pemahaman aja ke dia, bilang kalau lo ngebantuin gue dalam hal ini. Gue ga tau harus minta bantuan ke siapa lagi yang bisa gue percaya selain elo, Cel."


"Gue paham, Max. Dia juga pasti paham."


"Lo bagaimana bisa kenal Ivanna?" tanya Max secara tiba tiba.


"Dikenalkan oleh lo, Max." jawab Marcel secara spontan.


"Bilang dong dari tadi! Buat kaget aja! Gue harus jawab apa emang?" tanya Marcel.


"Lah elo malah balik nanya ke gue!"


"Ya jadinya gue harus jawab apa?" tanya Marcel lagi.


"Jawab saja teman kampus." jawab Ivanna.


"Nah oke juga ide km, Van."


"Tapi sampai kapan lo main kucing kucingan gini, bro?"


"Gue juga berusaha untuk kasih pemahaman ke nyokap gue, Cel. Orang tua Ivanna akan pergi ke Nevada, jadi lo cuma dibutuhkan satu kali aja."

__ADS_1


"Good lah kalau begitu."


"Thanks banget ya bro pokoknya gue berhutang budi sama lo." ucap Max.


"Tenang aja. Selagi gue bisa nolong, akan gue bantu." saut Marcel.


"Jangan sampai lo suka beneran sama pacar gue!" ancam Max.


"Bro, gue punya tunangan. Don't be afraid."


"Jangan yang aneh aneh deh, Max! Kebiasaan." timpal Ivanna.


FLASHBACK OFF


"Ayo kita makan siang dulu." ajak Ellen pada Marcel.I


*


Ivanna mengantar Marcel sampai ke mobilnya yang terparkir dihalaman rumah Ivanna.


"Makasih banget yah, lo udh mau bantu gue. Sorry kalau bokap and nyokap gue bawel." ucap Ivanna.


"It's okay. Bokap and nyokap lo asik ko orangnya." jawab Marcel.


"Sekali lagi makasih yah, gue ga tau harus bilang apa lagi ke elo. Kalau lo butuh apa apa bilang saja ke gue atau Max ya."


"Calm. Ya sudah, gue pamit dulu ya."


"Okay. Hati hati, Cel."


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?

__ADS_1


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2