Because I Love You

Because I Love You
Janji


__ADS_3

Pengumuman, pengumuman, siapa yang mau bantu tolong aku, kasihani aku...


Tolong carikan diriku... kekasih hatiku


Siapa yang mau?


Disinilah mereka sekarang Daniel, Balen, Redi, Richie menemani anak-anaknya yang sedang karaoke. Rusuh mereka bernyanyi bersama tidak peduli siapa yang pegang mic semua ikut bernyanyi.


Duduk manis nikmati lagu? oh jangan harap, sudah pasti mereka semua maju berjoget tidak ada yang diam, mau perempuan ataupun yang laki-laki. Balen, Richie dan Redi ada diantara mereka yang rusuh, hanya Daniel saja yang duduk manis sebagai penonton.


Timur ke barat... selatan ke utara...


Tak juga aku berjumpa.


Dari musim duren hingga musim rambutan...


Tak kunjung aku dapatkan...


Tak jua aku temukan...


Oh Tuhan, inikah cobaan?


"Para jomblo suarakan isi hati!!!" teriak Balen bikin semua kompak bersorak.


Huuuuh!!!


kemudian tertawa bersama, jangan harapkan lagu yang ada dinyanyikan dengan indah oleh anak-anak Baen. Private konser yang ada saat ini benar-benar rusuh, lampu ruangan dibiarkan terang, tidak boleh gelap dan remang-remang.


"Ganti lagu, ganti lagu." pinta Tori tidak rela dengar perkataan Balen tadi.


"Cie Kak Tori mau lagu yang ungkapkan perasaan sama Om Ichie." teriak Bima bikin semua kembali rusuh.


"Aku tahu lagunya." Kia langsung memilih lagu Lover nya Taylor Swift.


"Ini ungkapan cinta dari Kak Tori untuk Om Ichie." kata Belin lagi, yang lain langsung terkikik geli. Richie cengengesan saat mendengar intronya.


"Tolong hayati ya Om Ichie. Ini benar-benar mewakili Kak Tori." kata Billian tertawa.


"Hai Kalian kenapa kerjai aku!" sungut Tori tidak terima, kenapa jadi mereka pasangkan lagu romantis bikin kesan Tori nyatakan cinta dengan Richie. Balen langsung hampiri suaminya, ia mau duduk manis dengarkan lagu romantis. Kia dan Belin mulai bernyanyi dengan suara yang lumayan walaupun masih jauh lebih bagus suara penyanyi aslinya.


Can I go where you go?


Can we always be this close forever and ever?


And ah, take me out, and take me home


You're my, my, my, my


Lover

__ADS_1


saat lirik lagu itu dinyanyikan Billian mainkan tangan Tori dari belakang seakan Tori sedang berkata-kata pada Richie.


"Billian, stop it!" Tori tidak terima karena ia sudah tidak mau ungkapkan perasaannya yang memang sudah jelas pada Richie, sekarang harusnya Richie yang bertindak. Richie cengengesan saja dari tadi.


"Gerak dong Om, masa cewek terus yang gerak sih." Shaka panasi Richie.


"Hei jangan dikerjai kakak kalian itu." kata Richie akhirnya, sementara Selin tertawa geli. Belin dan Kia serasa Taylor swift terus saja bernyanyi, walaupun kembali lagi suara penyanyin asli jauh lebih bagus dari suara mereka.


Lagu berakhir, Tori masih monyongkan bibirnya.


"Roti, mereka hanya bercanda." kata Richie menarik tangan Tori dan segera mengajaknya duduk di sebelah Balen dan Daniel.


"Harusnya kamu yang nyatakan cinta bukan aku." sungut Tori bikin Richie terkikik geli.


"Next song..." teriak Richie pada yang lain.


"Cincin keluarin Om." teriak Aca sambil tertawa geli.


"Cincin apa?" tanya Redi bingung lalu terbahak gelengkan kepala, Richie dan Tori sedang dikerjai anak-anak rupanya. Apalagi bocah-bocah jahil rusuh mengerubung memilih lagu.


"Baiklah berikut lagu dari Om Ichie untuk Kakak Tori, mana tepuk tangannya?" Bari bergaya seperti MC, semua langsung rusuh tepuk-tepuk tangan dengan siulan-siulan.


"Silahkan Ed Sheeran..." Bari mempersilahkan Bima untuk tampil dan memberikan mic pada Bima. Daniel langsung terbahak saat judul lagu muncul Perfect by Ed Sheeran.


I found a love for me


Well, I found a girl, beautiful and sweet


Oh, I never knew you were the someone waiting for me


Bima mulai bernyanyi, tetap suara penyanyi asli jauh lebih bagus tapi bikin Richie terbahak sambil ulurkan tangannya saat Bima serahkan sesuatu pada Richie.


'Cause we were just kids when we fell in love


Not knowing what it was


I will not give you up this time


But darling, just kiss me slow, your heart is all I own


And in your eyes, you're holding mine.


Saat Bima bernyanyi Richie membuka box yang Bima berikan, sebuah cincin dan membuat Tori terperangah karena Richie mengambil tangannya dan selipkan cincin di jari manis Tori.


"Apa ini?" tanya Tori bingung.


"Ungkapan perasaan aku lewat lagu." jawab Richie terkikik geli.


"Cincin ini?" tanya Tori masih linglung.

__ADS_1


"Itu cincin imitasi, tapi nanti kalau kita menikah aku ganti dengan yang asli." jawab Richie bikin Tori terharu, matanya berkaca-kaca.


"Hei Kak Tori bisa menangis juga?" Billian terbahak melihat Tori menangis haru.


"Ini lamaran paling konyol." kata Redi gelengkan kepalanya.


"Ini bukan lamaran, itu cincin palsu yang dibeli Bima saat jalan pagi tadi." bisik Richie bikin Redi tambah terbahak. Bima berhenti bernyanyi, musik dikecilkan.


"Kak Tori, mohon diterima Om Ichie jadi pasangannya Kak Tori. Walaupun menikahnya tidak dalam waktu dekat, tapi dia dari kemarin galau saat Kak Tori pergi kencan sampai batalkan acara pesta bujangan kita." kata Bima bikin Richie mendelikkan matanya, bisa-bisanya Bima yang wakili Richie.


"Bima, gue bisa bicara sendiri, kenapa kalian yang wakili?" protes Richie.


"Baru kali ini nyatakan cinta pakai stuntman." Daniel tertawa geli merangkul istrinya yang sedang cekikikan.


"Siapa yang suruh kalian begini sih?" tanya Richie.


"Tapi Om setuju waktu aku suruh pasangkan cincin ini untuk Kak Tori." kata Bima pada Om Ichie.


"Iya tapi cukup sampai cincin, barusan kamu sudah bikin Om malu." bisik Richie pada Bima.


"Baiklah karena Om Ichie merasa malu, Kak Tori perlu menjawab apa perasaan Om Ichie Kak Tori terima?" tanya Bima sekarang bergaya moderator. Semua kembali terbahak.


"Ichie, would you marry me?" tanya Tori pada Richie, semua bersorak mendengarnya, sudah tidak heran sih kalau Tori akan seperti itu. Tapi tetap saja rusuh.


"Aih, cepat jawab Chie, lamban sekali." Redi tidak sabaran segera mengambil mic ditangan Bima dan minta Kia pilihkan satu lagu.


"Mau wakilin aku lagi untuk menjawab?" tanya Richie curiga pada Redi.


"Tidak kali ini aku benar-benar mau bernyanyi, dari tadi kalian seperti Operet kulihat." jawab Redi bikin semua kembali terbahak.


"Roti, aku mau menikahi kamu kalau sudah punya penghasilan yang bisa nafkahi kamu, jadi tidak sekarang." bisik Richie akhirnya.


"Janji?" bisik Tori.


"Janji." jawab Richie acungkan dua jarinya.


"Jadi aku ikut kuliah di Ohio ya?" pinta Tori, Richie gelengkan kepalanya bikin Tori monyongkan bibirnya, sementara anak-anak kembali rusuh bernyanyi bersama Redi.


"I hate you!" bisik Tori kesal ditolak ikut ke Ohio.


"I love you." jawab Richie naikkan alisnya sambil tersenyum. Duh Tori jadi bengong deh dengar Richie bilang I love you.


"Apa Chie?" takut salah dengar.


"Bodo ah." jawab Richie bikin Tori menjewer kupingnya.


"Kenapa jadi tidak romantis?" bisik Bima pada Billian saat lihat Tori menjewer kuping Richie dengan emosi.


"Mungkin tingkat keromantisan mereka seperti itu." jawab Billian bikin Redi kembali terbahak. Anak-anak Baen memang juara.

__ADS_1


__ADS_2