
Hallo semua! Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian berupa komen dilapak aku ya. Aku mohon dukungan dari kalian, terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya yang masih jauh dari kata sempurna ini.
Happy reading! ^^
_____________________________________
Ivanna tiba saat waktu hampir pagi hari. Howard membawa Ivanna ke kamar tamu yang memang kosong dirumah itu, dan menyuruh Ivanna untuk beristirahat dahulu.
"Mom, ada hal yang harus Vanna bicarakan dengan mom dan daddy." ucap Ivanna.
"Nanti pagi saja ya, sayang. Mom masih ada pekerjaan bersama aunty Rose." saut Ellen.
"Mom, tapi ini penting."
"Kamu istirahat saja dulu. Pasti cape kan tidur dalam keadaan duduk dipesawat?"
Ivanna menurut perkataan Ellen. Dan karna ia tak membawa pakaian ke Nevada dan bahkan bermalam di pesawat karna penerbangan yang cukup jauh. Akhirnya Ivanna pun mandi dan meminjam pakaian mamanya. Ia bersantai dan melihat bahwa ponselnya penuh dengan notif. Vanna baru sempat megang hp setelah tadi menelepon Howard ayahnya.
"Gila si Memet! Ngapain chat sama call gue sampai sebanyak ini?" umpat Ivanna.
Ivanna pun menelepon Memet.
"Halo, Met! Ada paan?" tanya Ivanna.
("Lo ini bikin gue jantungan aja! Dihubungi dari siang ga bisa! Sekarang ini udah tengah malam! Kemana aja lo?") maki Memet.
"Tadi gue di pesawat, Met." saut Vanna.
("Sekarang lo dimana?")
"Di Nevada."
("Serius?")
"Serius, Met!"
__ADS_1
("Ngapain?")
"Ada hal penting yang harus gue bicarakan dengan mom and dad."
("Hal penting apa, Van?")
"Nanti kalau gue sudah balik, akan gue ceritakan semuanya."
*
Pagi hari, disaat semua orang rumah sudah terbangun, Ivanna menyapa grandma dan beberapa anggota keluarga lainnya disana.
"Long time no see, Van!" ucap aunty Rose
(Lama tidak bertemu, Van!)
"Yes, it's been a while.". saut Ivanna.
(Ya, sudah lama sekali.)
(Nak, ini adalah sepupumu, Justin. Dia 3 tahun lebih tua darimu.)
"Kalau di Indonesia aku akan memanggilmu kakak or abang! Tapi ini Nevada, aku hanya akan memanggilmu Justin or Bro Justin!" kata Ivanna.
"What do you mean? " tanya Justin.
(Apa maksudmu?)
"Nope." saut Ivanna memberikan senyuman terbaiknya.
"Sayang, dia ga paham sama bahasamu. Jangan seperti itu..." ucap Ellen.
"Aku ga ngomong yang tidak tidak, mom!"
"Mom tau."
__ADS_1
"Dad, I wanna tell you something. May I take your time?"
(Dad, aku ingin memberitahumu sesuatu. Bolehkah aku meminta waktumu?)
"Sure, girl! What happen?"
(Tentu saja, nak! Ada apa?)
Ivanna menceritakan bahwa ia menjalin hubungan dengan Max yang merupakan teman kecilnya. Dan tak Ivanna sangka, ternyata daddy Howard sudah mengetahui sedari dulu bahwa anaknya ini memang mencintai Max dan begitupun juga dengan sebaliknya.
Howard tentu saja menyetujui hubungan Ivanna dan Max.
"Dad, mom bagaimana?" tanya Ivanna yang mencemaskan kalau mom nya tidak akan merestui mereka.
"Biar daddy yang bicara pada mommy." saut Howard.
Karna Ivanna tidak memiliki pakaian di Nevada, Howard meminta pada Justin untuk mengajak Ivanna berkeliling Nevada dan membeli beberapa pakaian. Namun, Ivanna yang masih mencuekkan Justin tidak begitu menghiraukan dirinya.
"Harus banget aku perginya sama dia, mom?" tanya Ivanna.
"Terus kamu mau pergi sama siapa lagi, nak? Orang orang dirumah ini itu orang sibuk semua." saut Ellen.
"Aku bisa pergi sendiri."
"Mommy ga akan mengizinkanmu untuk berkeliling Nevada sendirian, Van! Bahaya!"
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰
__ADS_1