Mencintai Calon Kakak Ipar

Mencintai Calon Kakak Ipar
Ngidam


__ADS_3

Cinta berdiri di depan cermin kamarnya. Dia sedang mematut diri dan melihat perutnya yang semakin bertambah buncit. Dia Lalu mengembungkan pipinya dan mengempeskan nya kembali.


"Kau masih terlihat cantik, Sayang," puji Christian.


"Kau selalu mengatakan itu padahal wajahku terlihat sangat bundar dan lihatlah leherku sudah ada 2,bagaimana ini," ucap cinta sembari memegang lehernya.


"Kau itu sudah gendut dan jelek sekali," kata Christian menahan tawa.


"Tuh kan, aku memang bertambah gendut nanti bagaimana jika setelah melahirkan aku tidak langsing lagi. Apakah kau akan melihat wanita lain yang seksi dan menarik dan lebih muda?" pikir Cinta ketakutan.


"Bicara denganmu itu sulit. Jika aku mengatakan kau cantik, kau akan bilang aku bohong Jika aku mengatakan kau jelek kau akan terus merajuk seharian." Cristian lalu meletakkan gadget di tempat tidur dan bangkit lalu berjalan mendekat ke arah Cinta. Memeluknya dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu istrinya. Tangannya mengelus pelan perut istrinya.


"Kau rela merusak tubuhmu dan menjadi jelek untuk memberikan seorang anak bagiku. Itu adalah pengorbanan yang besar apalagi ketika kau melahirkan kau akan merasakan sakit yang teramat sangat untuk bisa membahagiakan aku. Lalu pantaskah aku jika membuatmu kecewa sedangkan kau ingin selalu melakukan yang terbaik untukku?"


Cinta menatap Christian dari pantulan kaca dia lalu mengusap kepala Christian dengan lembut. "I love you my honey," ucap Cinta yang terharu mendengar ucapan manis suaminya.


"I love you too," kata Christian mengecup pipi chubby istrinya yang semakin terasa kenyal.


Tiba-tiba pintu kamar terbuka, Calesta masuk dengan wajah yang ditekuk dan kedua tangan dikepalkan ke bawah. Dia mengerang pelan.


Christian langsung melepaskan pelukannya dan melihat ke arah Calesta.


" Mama Papa itu selalu saja bermesraan berdua. Tidakkah kalian tahu, jika para tamu sudah menunggu kalian sedari tadi. Aku di suruh kakek untuk memanggil kalian ke bawah,," katanya geram. Christian dan cinta menautkan alis melihat tingkah laku Calesta.


"Maaf sayang mamamu ini terlalu lama berdandan. Ck... ck... papamu saja sampai bosan menunggu."


Cinta membuka mulutnya lebar dan ingin mengatakan sesuatu tapi Calesta sudah tangannya terlebih dahulu.


"Ayo Ma, kakek dan nenek sudah menunggu kalian turun ke bawah," ujar Calesta.


"Hati-hati sayang Mommy-mu sedang mengandung adikmu," kata Cristian khawatir. Dia lalu menggandeng tangan Cinta yang lain.


"Ini lebih baik," kata cinta. "Dia sangat mirip denganmu," bisik Cinta pada Cristian.

__ADS_1


Acara berlangsung di lantai bawah kediaman Sinclair. Para undangan bertepuk tangan ketika Cinta, Calesta, dan Christian melewati anak tangga turun ke bawah bersama-sama.


Keluarga kecil mereka adalah Icon perusahaan. Cristian selalu menjadi contoh pengusaha yang selalu terlihat mesra dengan pasangannya di depan semua orang.


Cristian sering kali tertangkap kamera sedang memperlakukan Cinta dengan mesra sehingga kehidupan mereka berdua sering kali jadi sorotan para netizen yang penasaran dengan kehidupan asli keluarga kecil ini.


Christian dan cinta lalu menyalami semua tamu yang hadir. Bella dan David yang datang bersama cantik ikut mendekati mereka.


" Ya Tuhan, kalian dari mana saja? Tamu undangan sudah datang dari tadi dan acara seharusnya telah dimulai tapi kalian masih berada di kamar terus," keluh Bella.


"Dia meributkan baju dan penampilannya dari tadi, ini baju kelima yang dia ganti. Baju seragam yang sama dengan milikmu sudah tidak muat lagi," jelas Cristian.


" Aku tidak tahu mengapa bobot ku naik 15 kilo selama 1 bulan ini," ujar Cinta dengan wajah yang kelihatan khawatir


"Karena kau sibuk makan terus dan kau malas bergerak," jawab Cristian membuat Cinta sedih, matanya mulai mengembun.


"Kalian lihat dia juga mudah menangis akhir-akhir ini!" Cristian tertawa dan memeluk Cinta erat. Cinta memukul pelan bahu Cristian.


"Mommy memang berubah menjadi cengeng, dia akan menangis sewaktu melihat makanan yang tidak dia sukai dan Mommy suka menangis lagi jika Papa pulang terlambat," imbuh Calesta


"Kak, Calesta kita pergi kesana saja, yuk!" ajak Cantik yang mulai bosan dengan pembicaraan orang tua.


" Lalu bagaimana kehamilanmu sendiri kakak Apakah kau mengalami muntah-muntah yang berlebihan atau ada yang sering kau rasakan akhir-akhir ini?" tanya Cinta pada Bella.


Bella lalu melirik pada David.


"Dia tidak mau kusentuh," jawab David. Cinta dan Cristian membelalakkan matanya lebar.


"Jika ku dekati maka dia akan muntah, mencium bau ku saja dia enggan hingga akhirnya kami tidur terpisah. Bella tidur bersama Cantik dan aku tidur di kamar lain," terang David sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Cinta dan Christian tertawa. Christian lalu menepuk pundak David.


"Kau harus sabar, mungkin ini perasaan Bella yang terpendam dahulu dan baru terwujudkan sekarang," ucap Christian sembari menahan geli.

__ADS_1


"Brengsek kau!" balas David, makin membuat Cristian tertawa keras.


"Sudah sudah. Kalian tidak melihat jika acara akan segera dimulai," cetus Bella. Mereka lalu melihat ke arah panggung. MC sudah berdiri dan mulai membawakan acara.


"Apakah mengundang Alejandro," tanya David.


"Aku sudah mengundangnya datang tapi mengapa dia belum tiba?"


"Mungkin dia takut kau marahi karena kepergian Maria."


"Maria pergi dari rumah Alejandro? Mengapa kau tak mengatakannya padaku?" tanya cinta khawatir.


"Hai, lihat itu," tunjuk David ke arah pintu utama. Alejandro datang dengan menggandeng Maria. Sedangkan Lusi berjalan di depan mereka. Erik dan aura mendekati ketiga orang itu.


Cristian mendesah lega. Cinta yang tadi panik langsung tersenyum melihat kedatangan pasangan yang baru saja menikah itu. Mereka berempat langsung berjalan mendekat ke arah pintu masuk guna menyambut kedatangan Alejandro dan Maria.


Maria yang melihat perut Cinta membesar memekik keras. Dia lalu berlari ke arah Cinta dan memeluknya erat.


"Kakak, wow... perutmu sudah bertambah besar. Aku hampir tidak mengenalimu lagi!" seru Maria.


Wajah Cinta langsung terlihat memelas. Cristian menepuk dahinya lagi dan menggelengkan kepalanya.


"Kau jangan mengatakan apapun mengenai tubuhnya itu, jika tidak, dia akan menangis," bisik Cristian di telinga Maria. Maria langsung mengatup mulutnya erat.


''Kau sangat terlihat cantik dan menawan Cinta wanita hamil memang terlihat lebih menyenangkan dan seksi," ujar Alejandro ingin menenangkan suasana. Namun, Cristian dan Maria malah menatapnya tajam. Dia lalu menginjak kaki Alejandro dengan sepatu highlessnya.


"Terima kasih Alejandro kau memang orang yang selalu bisa menaikkan moodku," balas Cinta tersenyum senang.


Aura dan Naura tersenyum melihat tingkah anak mereka.


"Apakah kau juga telah hamil Maria seperti mereka berdua," kata Aura menunjuk pada Bella dan Cinta.


Maria melihat ke arah David wajahny terlihat panik. David memeluk bahu Maria dan tersenyum.

__ADS_1


"Sedang dalam proses Tante, kami minta doanya agar segera bisa diberi momongan. Aku kira Mommy juga sudah merindukan kehadiran seorang cucu, betul kan Mom?"


"Ya, aku sudah menunggu lama, dan aku iri melihatmu sudah mempunyai cucu yang besar dan cantik seperti Calesta."


__ADS_2