
Berita tentang Boss besar pemilik perusahaan Future of Company yang akan mengadakan rapat umum sekaligus untuk memperkenalkan dirinya di depan para Staf perusahaan membuat gempar para pengusaha kecil baik di Starhill, Metro city atau pun Country home.
Berita ini menjadi perbincangan hangat dimulai dari kemarin Sore sampai lah sore ini.
Keluarga Walker dan Keluarga Patrik adalah antara orang-orang yang sengat sibuk dengan berita ini.
Bahkan keluarga Patrik lebih awal telah mengirim beberapa mata-mata untuk mengintai pertemuan itu. Jika bernasib baik, maka mereka akan bisa mencuri beberapa foto dari Boss besar perusahaan FoC itu dan memberikan kepada Robin.
Keluarga Walker juga tidak mau ketinggalan. Mereka juga segera mengutus beberapa orang kepercayaan tuan Jasson untuk melihat seperti apa tampang Boss besar Future of Company ini.
Walau pun niat mereka tidak seburuk niat keluarga Patrik, tapi yang namanya kepentingan, sudah pasti tidak ada diantara mereka yang ingin melakukan pekerjaan dengan sia-sia tanpa imbalan apa pun. Itu lah kekejaman yang nyata dari dunia bisnis.
Berbeda dengan dua keluarga di atas. Keluarga William yang memang telah mengetahui Boss besar ini adalah cucu nya sendiri, maka tuan William hanya mengirim Jeckson, Diana dan Kenny saja untuk menghadiri acara pertemuan itu.
Sedangkan dari William Group sendiri saat ini ada tuan Ricard yaitu ayah Herman sebagai Manager pemasaran merangkap Humas juga turut hadir bersama beberapa pejabat penting lainnya dari perusahaan cabang tersebut.
Dari Country home ada tuan Obery sebagai diplomasi dan hubungan masyarakat yang mendampingi tuan Barry sebagai presiden Future of Company.
Sedangkan di perusahaan pusat, ada tuan Paul, Ronald, Austin, Manager Olive dari Jewel star berdua dengan Aline sebagai Management perhubungan pelanggan, juga ada Manager Tom dari restoran bintang yang letaknya tidak jauh dari kampus Golden university.
Untuk kalangan pengusaha kecil yang bernaung dibawah bendera Future of Company antara lain adalah tuan Raven. Tuan Raven ini adalah ayah Lisa. Ada tuan Isak yaitu ayah dari Megan. Ada juga tuan Ricardo ayah dari Lira serta tuan Rustam ayah dari Rindy.
Mereka semua ini adalah perusahaan kecil yang bergerak di bidang dekorasi, enterprise dan jasa pengangkutan barang serta ada juga yang bergerak di bidang kontraktor yang kesemuanya pernah bekerja dibawah Smith Group.
__ADS_1
Pada waktu perusahaan Smith Group telah diambil alih oleh perusahaan Future of Company, maka ketika mengetahui bahwa Boss besar di perusahaan itu sedang mengadakan pertemuan dengan seluruh jajaran staf, investor dan kontraktor, maka mereka sangat menyambut gembira berita ini.
Kegembiraan mereka bukan tanpa alasan. Ini tidak lain karena, selain mereka bisa menjilat untuk memperpanjang kerja sama dengan perusahaan sebesar FoC, mereka juga membidik proyek raksasa yang akan didirikan di Country home. Andai ini berhasil, tidak perlu banyak. Cukup diantara mereka menandatangani kontrak kerja senilai 100 Juta, maka mereka akan dapat memastikan periuk nasi di dapur mereka akan tetap ngebul.
Setiap orang saat ini memasang target dan impian mereka setinggi-tinggi nya. Karena, untuk perusahaan yang hanya memiliki pemegang saham tunggal, sudah dapat dipastikan bahwa Boss besar ini sama sekali tidak membutuhkan adanya jajaran dewan direksi. Setiap keputusan dari Boss besar ini adalah mutlak tanpa dapat di Veto atau pun di bantah.
Jika mereka mengharapkan keputusan dari tuan Barry untuk kerja sama selanjutnya, maka tuan Barry masih harus tetap meminta persetujuan dari Boss besar ini. Walau pun terkadang juga ada keputusan-keputusan yang bisa di ambil sendiri oleh tuan Barry. Namun, sebagai bawahan, tetap saja dia memiliki batas-batas kewewenangan atas keputusan yang dia buat.
Bagi para pengusaha kecil, mereka mengharapkan perpanjangan kerja sama.
Bagi mereka yang menjabat sebagai staf, mereka memimpikan untuk bisa naik pangkat. Salah satunya adalah tuan Paul.
Bagi mereka yang datang dari keluarga Patrik, mereka juga berharap bisa berpapasan secara dekat agar dapat mengenali sosok Tuan Besar ini.
Namun hal berbeda saat ini adalah keluarga William dan tuan Smith.
Jackson sekeluarga saat ini kecuali Diana, sangat menginginkan agar FoC ini bisa membawa kemajuan bagi perusahaan.
Bagi mereka, Apakah itu Smith Group, William Group atau pun Future of Company tidak ada bedanya. Selagi itu adalah Jerry William, maka mereka akan terus memberi dukungan dari balik layar.
Diana juga memiliki targetnya sendiri ketika ini. Dia yang masih sakit hati atas dipaksanya dirinya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur eksekutif merasa perlu mendapatkan kembali jabatan tersebut untuk menjamin agar keluarga Regnar terus bisa bertahan. Karena untuk saat ini, keluarga itu benar-benar sudah di ambang bangkrut akibat pemutusan hubungan kerja sama secara sepihak yang dilakukan oleh Brylee selaku pemegang kuasa hukum yang diberi wewenang oleh Jerry untuk melakukan investigasi atas aliran dana yang membuat perusahaan itu mengalami kerugian.
Syukur bagi Diana bahwa dia tidak di tindak sesuai hukum. Ini karena, sebagai Direktur eksekutif, selain CEO perusahaan, dia adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kerangka kerja yang dia susun yang berdampak kepada merugi nya perusahaan.
__ADS_1
Hari ini Brylee juga hadir di Starhill sebagai pemegang kuasa hukum atau Advokat bagi perusahaan Future of Company.
Hal ini tentu akan membatasi ruang gerak Diana untuk melobi Boss besar Future of Company ini.
Diana tidak tahu bahwa Boss besar dari FoC ini adalah keponakan suaminya yaitu Jerry William.
Diana juga tidak tahu bahwa segala sepak terjang nya selama ini termasuk bekerja sama dengan Robin Patrik telah berada dalam kantong celana Jerry.
Jadi, bisa di pastikan bahwa pertemuan ini akan menguntungkan bagi beberapa pihak, juga bisa merugikan bagi beberapa pihak lainnya.
Contoh jelas adalah tuan Paul. Ketika dia berharap bisa berkesempatan untuk di promosikan ke jabatan yang lebih tinggi, tanpa dia duga bahwa Jerry telah mengetahui penyelewengan yang telah dia lakukan di lokasi proyek Starhill.
Jika di fikir-fikir kembali, ada guna nya juga Jerry selama ini menderita, menyembunyikan identitas nya dan berpura-pura bodoh. Semua ini dia lakukan untuk menganalisa siapa saja yang bisa di pertahankan dan siapa saja yang harus dia singkirkan dari perusahaan.
Hal ini menandakan betapa jenius nya Jerry William dalam berbisnis.
Baginya, dia akan membiarkan dirinya terlebih dahulu di sakiti. Di hina. Dipandang sebelah mata sebelum memberikan pukulan telak.
Sikap seperti ini seolah-olah membiarkan musuh-musuhnya untuk melambung tinggi sebelum terhempas kembali ke darat. Dan itu pasti sangat menyakitkan sekali.
Malam ini adalah pembuktian siapa yang akan timbul dan siapa yang akan tenggelam.
Apakah ini kejam? Anda sendiri yang menilai.
__ADS_1
Bersambung...