
Ruangan rapat di kantor besar perusahaan William Group itu mendadak hening ketika seorang pemuda mengenakan jas hitam dan kacamata hitam memasuki ruangan dengan wajah kusut.
Semua yang hadir di ruangan itu saat ini berdiri menyambut kedatangan pemuda berusia sekitar 22 tahun itu.
Pemuda yang baru saja tiba itu kini berjalan kearah kursi yang sedikit lebih tinggi dari yang lainnya. Dia berdiri sejenak sambil memperhatikan kesekeliling nya dan mulai mengatur letak alat pengeras suara agar lebih dekat dan mulai berucap. "Selamat sore semua yang ada di sini. Yang saya hormati Kakek William King, Kakek Leon Smith, Paman Jackson William, Tuan Syam, Ayah angkat Drako, Tuan Barry Morisson, Paman Ronald dan yang lainnya tanpa bisa saya sebutkan satu persatu."
"Sebelum saya memulai rapat kali ini, terlebih dahulu saya memohon maaf karena telah membuat kalian semua menunggu terlalu lama. Ada hal-hal yang tidak bisa saya jelaskan di sini."
"Baiklah.., untuk mempersingkat waktu, saya ingin membentangkan beberapa kerangka kerja yang akan kita jalankan di mulai setelah mendapatkan persetujuan dari semua hadirin yang berada dalam rapat ini."
"Poin pertama dalam rapat kita kali ini adalah membentangkan masalah-masalah penting dari beberapa bulan semenjak saya mengambil alih Smith Group dan William Group dan melebur kedua perusahaan ini menjadi satu yaitu Future of Company."
"Dewasa ini kita semua tau bahwa Future of Company telah melebarkan sayapnya ke berbagai negara di asia dan asia timur serta beberapa kesepakatan kerja sama dengan negara asean seperti Singapore, Malaysia, Thailand dan yang terbaru adalah Indonesia dengan nilai kerja sama dalam perusahaan patungan tersebut adalah 10 milyar USD. Dan saat ini perusahaan Future of Company masih menjadi pemegang saham terbesar yaitu 40% dalam industri otomotif, pengembangan mobil sport non bahan bakar, pertukaran sumber daya dan energi serta pembangunan rel kereta api berkecepatan tinggi. Dan untuk saat ini, perusahaan patungan tersebut telah tumbuh pesat dengan nilai pasar mencapai 15 milyar USD dalam kurun waktu belum genap satu tahun."
"Untuk dalam negri sendiri, saat ini proyek real estate di Hillstreet telah sepenuhnya selesai sedangkan proyek pengembangan di Country home dan New Village telah mencapai 40% dan lebih cepat dari yang kita perkirakan. Ini berkat kerja keras Tuan Barry Morrison dan Paman Ronald."
"Untuk lokasi proyek real estate sendiri saat ini bahwa kita telah menerima banyak permintaan bahkan setelah Villa miniatur selesai, para pengusaha kelas atas telah membooking bangunan mewah yang di jangka selesai 2 tahun lagi ini dan ini adalah perkembangan yang bagus untuk sebuah perusahaan yang masih berumur setahun jagung seperti Future of Company. Sekali lagi saya ucapkan Terimakasih kepada Tuan Barry Morisson dan Paman Ronald."
__ADS_1
Semua yang hadir di ruangan itu saat ini bertepuk tangan mendengar perkembangan perusahaan yang bisa dikatakan sangat pesat sejak diambil alih oleh Jerry William.
"Harap tenang!!!"
"Kesuksesan yang kita capai ini memang sangat membanggakan. Namun bukan tanpa pengorbanan. Kesuksesan ini terjadi berkat kerja sama dari berbagai pihak. Aku Jerry William tidak akan berkompromi terhadap apa pun bentuk penghianatan dan akan menghukum siapa saja yang mengkhianati perusahaan demi kepentingan pribadi. Telah ada contoh yang nyata yaitu tuan Paul, Diana Regnar dan yang terbaru adalah tuan Richard dan saat ini telah terusir dari perusahaan pusat."
"Ok baik. Itu tadi adalah perkembangan yang di alami oleh perusahaan. Kini mari kita bahas tentang masalah keamanan di perusahaan. Kita telah tau bahwa proyek besar yang berlokasi di MegaTown telah di menangi oleh sahabatku Daniel dan Ryan dengan mengalahkan beberapa pengusaha elit dalam pelelangan beberapa minggu yang lalu."
"Kini dengan banyak nya proyek yang kita miliki di lokasi yang berbeda, membuat fokus kita akan terpecah dan aku tidak ingin pesaing kita memanfaatkan peluang ini untuk bermain curang dengan cara mengganggu kemajuan kerja-kerja di lokasi proyek."
"Baik. Untuk proyek di Country home, aku serahkan kepada Tuan Barry sebagai Presiden perusahaan. Ini mencakup pada Lotus mansion, Jewel star, hotel teratai, hotel mutiara Starhill dan restoran bahagia di Starhill."
"Untuk Tuan Ricardo dan tuan Isa. Aku sengaja memanggil kalian kesini adalah untuk memegang jabatan sebagai pimpinan proyek di New Village. Apakah anda mampu melakukannya? Ini karena tuan Richard telah berada di Mountain slope, maka biarkan dia di sana selama 5 tahun sampai proyek di sana selesai keseluruhan nya."
"Kami berdua siap mengemban tugas dari anda Tuan muda." Kata tuan Ricardo dan tuan Isa.
"Baik. Saat ini Paman Ronald yang menjabat sebagai manager umum akan merangkap sebagai manager pemasaran di bantu oleh Paman Austin. Ini karena proyek kita di Hillstreet telah selesai sepenuh nya namun anda harus lebih giat lagi mempromlsikan agar semakin ramai yang tertarik dengan bangunan real estate tersebut."
__ADS_1
"Untuk Manager Tom, Anda harus bertanggung jawab atas seluruh aset milik perusahaan di Starhill yang mencakup restoran bahagia, jewel galeri di Jewel star, restoran Paul di Lotus Road, dan anda akan di bantu oleh Manager Olive."
"Yang terakhir dan yang paling rawan adalah proyek bangkrut milik Robin Patrik yang telah di menangi oleh Daniel dan Ryan. Ini yang paling berat. Dengan ini saya sendiri yang akan mengawasi lokasi proyek tersebut dibantu oleh Tuan Syam dan Ayah angkat Drako. Apa ada bantahan?" Tanya Jerry sambil menatap mereka berdua.
"Ikut apa kata Tuan muda saja." Kata tuan Syam.
"Baik. Sangat bagus sekali jika tidak ada bantahan." Kata Jerry.
"Kakek Smith, Kakek William dan Paman Jackson. Sebagai sesepuh di perusahaan, apakah ada nasehat yang akan kalian berikan kepada ku? Atau kritik dan saran...?! Jika ada, maka silahkan kemukakan agar kita semua dapat mendengarkan dan mengikuti nya." Kata Jerry.
"Tidak ada. Apa lagi yang perlu kami katakan? Kau sudah mengaturnya sedemikian rupa. Justru kami yang tua ini tertinggal beberapa level secara pemikiran dibanding kalian yang masih muda ini. Satu keberuntungan bagi kami memiliki penerus seperti kau Jerry." Kata tuan besar Smith.
"Terimakasih Kek. Semoga saya tidak tenggelam dalam pujian anda. Karena pujian itu adalah racun yang dapat membutakan akal dan membuat orang merasa bangga dan cepat puas." Kata Jerry sambil membungkuk hormat.
"Baiklah. Semua sudah kita bahas dan penempatan kerja-kerja pun telah selesai di atur dengan masing-masing mendapatkan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Maka dari itu, rapat ini segera saya tutup sampai di sini." Kata Jerry.
"Selain Tuan Syam dan Ayah angkat Drako, semuanya boleh meninggalkan ruangan rapat ini." Kata Jerry sambil bangkit berdiri dan mempersilahkan mereka untuk membubarkan diri.
__ADS_1