PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Richard tertangkap basah


__ADS_3

Setelah mobil Aston Martin yang dikendarai oleh Ryan dan Daniel terkepung, kini salah seorang yang berada di belakang mobil yang di depan mulai mengacungkan bat stick dan menyuruh Ryan untuk menghentikan kendaraan nya.


Tidak ada pilihan bagi Ryan selain menginjak pedal rem dan mobil itu pun berhenti di bahu jalan.


Tidak lama kemudian dari ke tiga mobil tersebut keluar sembilan orang berbadan tegap dengan salah satu di antara mereka sangat di kenali oleh Ryan.


"Tuan Ricard. Apa maksud anda dengan semua ini?" Tanya Ryan tidak senang.


"Aku akan sama seperti sahabatmu ketika di acara lelang tadi, bahwa aku juga tidak suka basa-basi. Kalian telah mempermalukan aku di depan umum dengan mengatakan bahwa aku harus mengemas barang-barang ku dan memecat ku dari perusahaan. Kau sangat berani anak muda." Kata tuan Ricard.


"Sekarang katakan sekali lagi bahwa kalian akan memecat ku dari perusahaan! Aku ingin mendengarkan nya sekali lagi."


"Kau sudah keterlaluan Tuan Ricard. Jika tuan Barry dan tuan Ronald mengetahui ini, kau pasti akan di habisi oleh mereka. Atau paling tidak kau akan dipaksa untuk bangkrut dan meringkuk dalam penjara seperti sahabat mu tuan Paul." Kata Ryan.


"Hahaha.., Barry dan Ronald tidak akan mengetahui jika tidak di beri tahu. Aku akan membunuh kalian terlebih dahulu sebelum mulut mu itu menganga di depan Barry dan Ronald." Kata tuan Richard sambil mencibir.


"Huh.., dasar ular berkepala dua. Apakah para staf dan petinggi William Group sama seperti kau ini, Richard? Pantas saja pertumbuhan perusahaan itu tersendat-sendat. Ternyata kalian semua penghianat yang hanya bermanis mulut di depan Jerry. Kau dan Paul sahabat mu itu sama saja. Demi sesuatu yang kau kejar, sampai rela menjilat kepada musuh." Kata Ryan lagi.


"Tutup mulut mu itu. Selama ini aku bekerja dengan sangat jujur di William Group. Bahkan ketika perusahaan di akuisisi oleh tuan muda pun aku masih tetap setia. Namun ketika tuan muda mendapat musibah, orang-orang dari Smith group selalu merasa yang paling berkuasa dan kami yang dari William group selalu terabaikan. Barry, Ronald, Auatin dan kalian berdua seolah-olah menjadi pemilik perusahaan yang baru. Lalu, apakah salah jika aku ingin membuka usaha ku sendiri dan ingin lepas dari Future of Company?" Tanya tuan Richard.


"Semua yang anda lakukan tidak salah. Tapi akan menjadi salah ketika anda menjilat kepada musuh. Kau juga yang telah membocorkan rahasia tentang keberangkatan kami dari Starhill ke Metro city kepada Ramendra yang membuat kami hampir mati di keroyok oleh anak buah Ramendra. Apakah itu bisa di benarkan?" Tanya Ryan.


"Ah... Banyak omong. Kalian semua?! Hajar anak ingusan ini!" Bentak tuan Richard kepada delapan orang anak buah nya.


Begitu mendapat perintah dari tuan nya, delapan orang bertubuh besar ini langsung bertindak pengepung dan empat diantaranya langsung memegangi Ryan dan Daniel dan mengandaskan mereka ke mobil.


"Mati kita Ryan." Kata Daniel yang sudah menggeletar lutut nya.


Namun belum lagi mereka bertindak terlalu jauh, dari arah depan meluncur dua unit mobil kemudian dari arah belakang juga muncul dua unit mobil dan tepat berhenti di dekat mereka yang sedang mengepung Daniel dan Ryan.

__ADS_1


Tuan Richard kaget setengah mati begitu melihat siapa yang datang.


"Kau terlalu berani menipu Syam. Aku paling tidak suka jika orang sendiri menipu dan memanfaatkan kepercayaan untuk membelot." Kata tuan Syam sebaik saja keluar dari mobil nya.


"Ak.., ak.., aku tidak menipu mu Syam. Aku hanya ingin kedua anak ini mati di tangan Ramendra agar tidak menjadi pengganggu di acara pelelangan itu." Kata tuan Richard tergagap.


"Bagiku tidak ada beda nya. Apapun alasannya, yang jelas kau berkhianat. Aku tidak tau hukuman apa yang akan diberikan oleh tuan muda kepada mu nanti." Kata tuan Syam.


Tak lama setelah itu kini Drako pula yang tiba bersamaan dengan Herey dan Jeff membuat tuan Richard menjadi semakin pucat.


Melihat ada empat orang yang menghampiri mereka membuat salah seorang dari orang-orang bayaran tuan Richard tersebut bertanya, "Tuan Richard, siapa mereka ini?" Tanya salah seorang dari mereka.


"Mengapa? Apakah kalian merasa terganggu?" Tanya tuan Richard memancing reaksi orang-orang bayaran itu.


"Benar Tuan. Mereka terlalu banyak bicara." Kata salah seorang yang mungkin adalah ketua dari delapan orang itu.


Karena merasa menang jumlah, orang tadi langsung memerintahkan ketujuh lelaki yang lainnya untuk menyerang tuan Syam, Drako, Jeff dan Herey.


Bugh....?!


Plak....?!


"Wadaw....!?"


"Hiaaat....?!"


"Uts....?!"


Hanya seorang Drako saja sudah membuat tiga diantara delapan orang itu terjengkang di rerumputan pinggir jalan.

__ADS_1


Melihat ketuanya sudah turun tangan, Jeff ditemani oleh Herey juga tidak mau ketinggalan.


Pertarungan kembali pecah dengan Drako, Jeff dan Herey melawan kelima orang sisa dari delapan orang yang telah di lumpuhkan oleh Drako.


Sementara itu di ujung jalan dari arah Metro city meluncur dengan kelajuan tinggi satu unit mobil Mercedez benz dan berhenti tepat di dekat mobil yang dikendarai oleh Jeff dan Herey.


Tak lama kemudian seorang pemuda dengan tatapan dingin keluar dari mobil ditemani oleh seorang gadis cantik.


Begitu mereka melihat siapa yang datang, tuan Richard langsung mengeluarkan kencing di celananya dan jatuh berlutut.


"Tuan muda. Apakah ini nyata?" Kata tuan Richard.


"Mengapa? Apakah kau berharap ini hanyalah sebuah ilusi agar kau bisa dengan leluasa menggerogoti harta perusahaan?" Tanya pemuda yang di panggil dengan sebutan tuan muda tersebut.


"Ampunkan aku Tuan muda. Aku khilaf. Tolong anda jangan membunuh ku." Kata tuan Richard berjalan menggunakan lutut nya menghampiri pemuda itu dengan sambil menangis.


"Jika itu adalah Ryan dan Daniel. Apakah kau akan bersedia mengampuni mereka?" Tanya pemuda itu dengan tatapan semakin dingin.


"Ampun Tuan muda. Saya khilaf. Mohon maafkan saya Tuan muda." Kata tuan Richard meratap.


Pemuda itu tidak menggubris sedikit pun ratapan tuan Richard. Dia hanya memperhatikan saja Clara yang tiba-tiba berlari menghampiri arena perkelahian dan ikut-ikutan menyerang lelaki berbadan tegap itu karena melihat ayah nya yaktu Drako di keroyok oleh dua orang.


"Ketua.., apakah anak singa itu putri mu?" Tanya Jeff sambil menyeringai.


"Ayahnya Singa apakah anak nya akan berubah menjadi kucing?" Tanya Drako dengan raut wajah penuh kebanggaan.


"Mengerikan. Sangat mengerikan sekali Ketua." Kata Jeff sambil memperhatikan tendangan Clara yang lurus dan tepat sasaran membuat para pengeroyok itu babak belur.


"Berani mengeroyok Ayahku, aku kirim kalian ke neraka!" Kata Clara dengan tatapan mata berkilat-kilat.

__ADS_1


Sementara itu, pemuda yang di sebut dengan panggilan tuan muda itu hanya geleng-geleng kepala melihat Clara mengamuk. Baginya ini tidak mengherankan. Karena dia tau bahwa Clara dari kecil sudah di didik dengan latihan yang sangat berat oleh kakek Malik.


Melihat kecantikan Clara bisa membuat lelaki mana pun akan dibuat mabuk kepayang. Tapi awas jika dia sudah marah. Dia akan lebih kejam dari seekor induk singa yang beranak kecil.


__ADS_2