PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
R2D ingin kembali ke Starhill


__ADS_3

Tiga orang pemuda tampak duduk di sebuah kafe sambil menikmati minuman masing-masing.


Sesekali tampak mereka membicarakan sesuatu. Tidak terlalu serius. namun dari raut wajah mereka, tidak sedikitpun terlihat senyuman.


"Satu per satu orang yang dekat dengan Jerry meninggalkan Metro city ini." Kata Seorang pemuda sambil memainkan gelas nya.


"Benar katamu Riko. Satu per satu pergi meninggalkan Metro City. Diawali oleh Paman Drako, Tuan Syam, Paman Jeff, Paman Regan, dan yang terakhir adalah Kakek Malik."


"Andai tidak terbebani dengan proyek di MegaTown, aku bahkan ingin pulang ke kampung halaman ku. Jujur saja, aku ingin menjadi seorang guru."


"Kau jangan begitu Ryan! Aku dan Daniel tentu tidak akan sanggup. Salah satu dari kita mundur, maka lelang saja proyek itu! Tapi ada satu hal yang harus kau ingat! Kelak jika Jerry kembali, bagaimana kita menjawab jika dia bertanya tentang proyek di MegaTown itu?" Tanya Riko.


"Benar Ryan. Jerry menitipkan proyek itu kepada kita. Walaupun sebenarnya proyek itu adalah uang hasil dari menipu Ramendra, tapi jika bukan karna menggunakan nama besar perusahaan Future of Company, mustahil aku bisa memperdaya Ramendra ketika itu." Kata Daniel.


"Ketika mengantar Kakek Malik ke Mountain slope, Aku sempat berbincang dengan ayahku. Sejujurnya dia sangat mengkhawatirkan kita. Dia tidak dapat membayangkan bagaimana kejamnya persaingan di kota. Sikut menyikut, tikam menikam itu seolah-olah sangat lumrah terjadi. Aku benar-benar tidak bisa membuat orang tua ku mengkhawatirkan diriku." Kata Ryan.


"Kau berkata seperti itu seolah-olah hanya kau saja yang mempunyai orang tua. Kami juga memiliki orang tua. Tapi itu kembali kepadamu. Pergi saja jika ingin pergi! Persahabatan kita cukup sampai di sini. Aku tidak suka bersahabat dengan orang yang egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Pergilah! Dasar banci. Sudah besar namun tetap menjadi kekhawatiran orang tua." Kata Riko mulai merasa tidak suka mendengar perkataan Ryan.


"Huhhf. Pusing kepala ku. Ayo kita pulang." Ajak Daniel.


Setelah membayar minuman mereka, Ryan, Riko dan Daniel akhirnya pergi meninggalkan kafe tersebut.

__ADS_1


"Aku tidak betah di sini. Bagaimana jika kita kembali saja ke Starhill. Bukankah di sana selain kita sudah terbiasa, kita juga punya rumah. dan pacar kita berada di sana." Kata Ryan ketika mereka berjalan menuju tempat mobil mereka di parkir.


"Benar juga katamu itu Ryan. Wajar kalau kita merasa bosan di sini. Kota ini sangat asing bagi kita. Apa lagi setelah Jerry pergi. Aku setuju. Bagaimana dengan mu Riko?" Tanya Daniel.


"Ya. Aku ikut saja kemauan kalian. Dari Metro City ke MegaTown dan Dari Starhill ke MegaTown aku kira sama saja. Lagi pula aku juga bisa mengunjungi orang tua ku di Country home. Karena Starhill dan Country home tidak terlalu jauh." Kata Riko setuju dengan Ryan dan Daniel.


"Ok. jika begitu, Besok kita akan kembali ke Starhill. Sesuai dengan pesan Jerry. Dragon empire juga harus berdiri di kota starhill dan Country Home. Kita ajak Kak Arslan untuk kembali. Biar di sini menjadi urusan Herey dan Black. Di sini juga ada David. Dia kan anak dari salah satu pentolan di Dragon empire." Kata Ryan.


"Baik. besok kita akan berangkat. Jika Kak Arslan mau ikut, kita berangkat bertiga. Aku rasa tidak mungkin dia tidak ikut. Sarah kan masih di titipkan di Starhousing." Kata Daniel.


"Ya. Dia pasti akan ikut dengan kita. Sekarang ayo kita pulang dulu. Kita harus mengemas barang-barang kita." Ajak Riko sambil membuka pintu mobil Audi R8 milik nya.


*********


Klasik Villa


Mendengar bahwa keempat sahabat Jerry William yaitu Riko, Daniel dan Ryan plus Arslan yang akan berangkat besok untuk kembali ke Starhill, hal ini tentu saja membuat Ivan, David, Kevin dan yang lainnya merasa sedih.


Bagi mereka, walaupun Jerry pergi, namun selagi para sahabat nya masih tinggal di Metro City, hal ini tentu sedikit banyaknya dapat mengobati kerinduan mereka terhadap Jerry. Namun sekali lagi, Metro City bukanlah kota mereka. karena selama beberapa tahun ini, mereka sudah berada di Starhill.


Jika bukan karena Jerry, sudah pasti mereka tidak memiliki alasan apa lagi kepentingan di kota Metropolitan terbesar ini.

__ADS_1


Berita tentang akan kembalinya mereka ke Starhill juga terdengar sampai ke Villa Smith.


Tuan besar Smith sendiri juga berat hati untuk mengizinkan mereka kembali ke Starhill. Namun sama seperti yang lainnya, Tuan Smith juga sadar bahwa Metro City tanpa Jerry tentu sangat asing bagi mereka ditambah lagi Drako, Tuan Syam, Jeff dan Regan juga telah pergi meninggalkan kota itu dengan alasan berlibur panjang. Terakhir, Kakek Malik juga sudah pergi meninggalkan Villa William.


Sadar akan kesalahan yang telah dia perbuat selama ini karena telah terlalu memaksakan kehendak ke atas diri cucunya semata wayang yaitu Jerry William, Maka malam itu juga Tuan besar Smith mengundang seluruh sahabat Jerry William termasuk Herey, Arslan dan Black.


Selain itu, Tuan besar Smith juga mengundang ketiga naga ompong berikut dengan beberapa staf yang memiliki kedudukan tinggi di perusahaan Future of Company yang kini telah pecah menjadi beberapa perusahaan termasuk William Group, Smith Group, MegaTown R2D, dan Future steel Company. Dan untuk Future Steel Company adalah perusahaan patungan dari keempat pengusaha muda yaitu Jerry, Lorna, Mister Ibrahim dan Mister Hendrix.


Jerry adalah satu-satunya Founder sekaligus pemegang saham terbesar di perusahaan patungan itu setelah Lorna menjual 25% saham miliknya kepada Jerry dengan alasan tidak bisa membagi waktu menjalankan dua perusahaan sekaligus.


Jerry yang ketika itu sedang naik daun menerima saja penjualan saham yang tadinya mereka kuasai sebanyak 25% per orang.


Mungkin saat ini Tuan Besar Smith, Tuan Besar William dan yang lainnya mengira bahwa Jerry sudah benar-benar jatuh miskin setelah memutuskan pengembalian perusahaan kepada kedua kakeknya. Namun tidak dengan Ivan dan Lorna. Pasangan muda-mudi ini jelas sangat faham bahwa Jerry memiliki kendali dan pemegang keputusan akhir dalam perusahaan patungan itu sebagai pemegang saham terbesar.


Perusahaan patungan yaitu Future Steel Company ini memiliki masadepan yang sangat cerah dengan berbagai proyek yang masih mereka jalankan di berbagai negara termasuk proyek rel kereta api di Malaysia dan Singapore. Proyek pabrik kelapa sawit juga di Malaysia dan Indonesia. Kerjasama dengan Nipon Steel serta pengbangan mobil listrik dipadu dengan tenaga Surya alias Solar system.


Bisa dikatakan bahwa perusahaan ini dalam setahun terakhir telah tumbuh pesat dengan total aset mencapai lima milyar USD yang menjadikan perusahaan ini sesuai dengan namanya yaitu perusahaan metal masadepan dan menjadi salah satu pemasok titanium terbesar di kawasan asia tenggara.


Banyak yang menyayangkan keputusan kontroversi Jerry William ini yang secara tiba-tiba membubarkan perusahaan yang memiliki nilai pasar puluhan milyar USD dan memiliki masadepan yang terang benderang sebagai bintang muda dunia bisnis masa kini tanpa ada yang mengetahui alasan dibalik pengunduran diri dan pembubaran perusahaan tersebut dikarenakan banyaknya tekanan yang dia terima dari kedua kakeknya yaitu Tuan Besar William dan Tuan Besar Leon Smith.


Mungkin karena merasa bahwa semuanya sudah terlambat untuk menyadari kesalahan, hal ini membuat Tuan Besar Smith mengundang semua orang untuk datang ke Villa mewah miliknya di bagian utara Bukit Metro guna membahas beberapa hal.

__ADS_1


__ADS_2