PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Jerry bertemu dengan tuan James


__ADS_3

Bab 92.


"Kriiiing..."


"Kriiiing...!"


Baru saja Samuel meninggalkan ruangan itu, ponsel Jerry yang terletak di atas meja pun mengeluarkan suara tanda bahwa ada seseorang yang menelepon nya.


Jerry yang melihat di layar ponsel bahwa pemanggil nya adalah tuan Barry segera menggeser layar untuk menjawab.


"Tuan Barry. Anda menelepon saya?" Tanya Jerry.


"Tuan muda. Saya ada kabar gembira yang harus saya sampaikan kepada anda Tuan." Kata tuan Barry di seberang telepon dengan sangat bersemangat.


"Oh.., berita apa kah itu Tuan Barry. Sebegitu baik kah sampai anda sangat bersemangat sekali?" Tanya Jerry.


"Benar Tuan muda. Baru saja tadi saya di telepon oleh tuan Obery yang mengatakan bahwa dia berhasil membujuk pemerintah daerah untuk melakukan investasi di kota Country Home. Dari hasil rapat pemerintah dengan wakil rakyat daerah, bahwa mereka telah membuka pintu bagi investor untuk melakukan kerja sama jangka panjang bagi pembangunan yang meliputi pusat wisata, University, sekolah dasar dan menengah keatas, serta bangunan rumah sakit swasta dengan fasilitas di atas standar."


"Wah..., anda telah mencapai langkah besar untuk perusahaan kita Tuan Barry. Ini adalah berita yang menggembirakan." Kata Jerry dengan sangat antusias.


"Tuan muda..., mereka juga memiliki rencana untuk menambah kapasitas penonton di stadion sepak bola club lokal mereka dengan anggaran puluhan juta dollar, Pembangunan Villa mewah di samping sumber air panas dan beberapa pembangunan lagi yang merupakan proyek jangka panjang. Ini benar-benar proyek raksasa jangka panjang yang ke dua setelah hillstreet." Kata tuan Barry.


Bagus tuan Barry. Kita akan melakukannya secara bertahap. Segera selesaikan kesepakatan kerja dengan mereka dan pastikan kesepakatan yang di tanda tangani itu sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku."


"Baik Tuan muda. Anda tidak perlu khawatir. Setelah anda kembali dari Metro city, anda hanya akan menerima bersih nya saja."


"Baiklah Tuan Barry. Karena aku masih banyak urusan disini, jadi kita akhiri dulu panggilan ini. sampai jumpa di Starhill." Kata Jerry lalu mengakhiri panggilan.


Setelah panggilan itu selesai, Jerry menatap wajah kedua kakek nya itu dengan senyum penuh makna.


"Jerry..., ada berita apa dari Barry sehingga kau begitu kelihatan sangat bahagia?" Tanya tuan Smith.


"Iya Jerry. Berita apa yang kau dapat dari Starhill?" Kata tuan William menambahkan.


"Apakah kakek tau tentang Country Home?" Tanya Jerry.


"Yah.., jelas kami sangat tau. Itu adalah lubuk emas bagi investor yang ingin berinvestasi disana. Namun, dulu pemerintah setempat sangat tertutup sehingga baik Keluarga Smith, Patrik, William atau pun Walker sama-sama tidak dapat meyakinkan mereka."


"Lalu apa hubungannya dengan Barry menelepon mu tadi?" Tanya tuan Smith.


"Kek, aku telah memerintahkan tuan Barry untuk menggunakan jasa tuan Obery agar dapat melobi pemerintah setempat. Dan hasilnya, mereka menyambut baik dan membuka pintu seluas-luasnya bagi Future of Company melakukan proyek pengembangan di sana."

__ADS_1


"Apa? Aku telah menghabiskan waktu selama 15 tahun membujuk mereka. Begitu juga dengan kakek William mu. Namun kami gagal meyakinkan mereka." Kata tuan Smith.


"Itu lah mengapa aku menggunakan putra daerah untuk membujuk mereka kek. Dan 4,5 juta Dollar telah dihabiskan sebagai pelicin untuk urusan negosiasi itu." Kata Jerry.


"Nah kali ini aku setuju jika jalan fikiran mu sama dengan Ayah mu Wilson." Kata tuan Smith.


"Kau baru tau kehebatan anak ku. Lotus mansion mu akan jadi apa jika tanpa dia?" Kata tuan William dengan bangga nya.


"Yah. Sangat di sayangkan sekali." Kata tuan Smith mengeluh.


*************


Saat ini pintu ruangan dimana Jerry, kedua kakek nya dan yang lain berada terbuka dan tampak dua orang yang sebaya sekitar 60 tahunan masuk ke ruangan itu.


Salah seorang dari lelaki berusia enam puluhan itu melangkah mendekat ke arah meja dan berkata, "Tuan muda. Lelaki itu adalah Tuan James. Kepala pelayan dan orang kepercayaan tuan Aaron Patrik." Kat Semuel.


"Hmmm..., ternyata Kepala pelayan keluarga Patrik. Untuk apa Jerry ini mengundang James ini kemari?" Fikir tuan William dalam hati.


Saat ini tuan Smith juga memikirkan hal yang sama.


Jerry yang mengetahui jalan fikiran kakek nya itu hanya tersenyum dan mempersilahkan tuan James untuk duduk bersama mereka.


Sebelum tuan James duduk, dia sempat memandang berkeling dan memperhatikan misemua yang ada di ruangan itu. Setelah itu dia menatap wajah tuan Smith.


Satu per satu mereka meninggalkan ruangan. Syam, Drako, Pero, Lenard dan Regan juga segera keluar. Ketika Daniel dan Ryan juga akan keluar, Jerry buru-buru menghalangi.


"Ryan dan Daniel tetap disini!" Kata Jerry dengan tegas membuat Daniel dan Ryan segera duduk kembali.


"Silahkan duduk Tuan James." Kata Jerry seraya bangkit sambil menarik kursi untuk tuan James.


"Terimakasih anak muda. Hanya saja saya ingin bertanya. Yang manakah di antara kalian bertiga ini yang bernama Jerry William?" Tanya tuan James.


"Anda saat ini sedang bertanya kepada orang yang tepat. Saya adalah Jerry William. Apakah Ivan sudah menceritakan semua tentang apa saja yang perlu kita bahas?" Tanya Jerry.


"Hehehe... Anak muda. Aku tau kau sangat sibuk dan waktu mu sangat singkat disini. Baik lah. Singkat saja. Tuan muda ku telah mengungkapkan seluruh rencana kalian berdua dengan sangat terperinci. Dan kedatangan ku kesini bertujuan membawa angin segar bagi kelancaran rencana kalian itu." Kata tuan James.


"Bisakah anda memberitahu kepada saya apa saja informasi yang bisa anda berikan?" Tanya Jerry.


"Begini anak muda. Tujuan kerja sama antara anda dan Ivan hanya sebatas pada kerja sama bagi mengikis kekuatan Robin agar anak yang durhaka itu segera lengser dari tempat yang bukan hak nya."


"Disini tidak ada perjanjian hutang budi-"

__ADS_1


"Maaf Tuan. Anda tidak perlu berbelit-belit. Antara aku dan Ivan telah terjalin hubungan persahabatan. Dan aku tidak menginginkan aset keluarga Patrik sebagai imbalan untuk urusan ini. Bagiku, nyawa busuk Robin sudah cukup untuk membayar hutang nyawa ayah ku. Dan anda dapat yakin akan hal itu." Kata Jerry yang tersinggung dengan kehati-hatian tuan James.


Saat ini tampak di wajah Jerry mulai terbersit keganasan dan wajah dingin sampai-sampai semua yang ada di ruangan itu di buat terkejut.


"Bukan begitu maksud saya anak muda. Tapi baik lah. Kita langsung saja. Saat ini dalam keluarga Patrik telah terjadi kekacauan dan itu merembet sampai kedalam jajaran dewan direksi, para investor dan pemegang saham. Untuk saat ini saja, para investor sedang mempertimbangkan untuk menarik modal mereka atau, menghentikan pengaliran dana bagi perusahaan. Begitu juga bagi pemegang saham. Mereka kini berbondong-bondong menjual saham mereka sebelum saham itu jatuh lebih parah lagi."


"Banyak mitra asing juga mulai menghentikan pengiriman dari laut. Para pemasok bahan material untuk area konstruksi juga telah menghentikan kerja sama setelah beberapa kali pembayaran yang seharusnya tepat waktu ternyata tertunggak. Singkat nya, perusahaan Patrik kini benar-benar tertatih dan berdiri sendiri. Jika anda bisa menarik semua investor ini, maka bisa dikatakan bahwa separuh dari kekuatan Robin akan lenyap." Kata tuan James memberikan keterangannya.


"Lalu, menurut anda, kapan aku bisa bergerak untuk menarik mereka ini agar mereka mau berinvestasi dalam bisnis yang sedang aku jalankan?" Tanya Jerry meminta pendapat.


"Anak muda. Untuk saat ini makin cepat makin baik. Anda bisa membuka tender baru di perusahaan anda agar mereka bisa tertarik dan mengajukan secara langsung untuk bisa menanam modal dan berinvestasi. Walau bagaimana pun, untuk sebuah perusahaan yang sedang naik daun seperti milik anda, tidak ada yang tidak tergiur untuk berinvestasi. Ini karena peluang untuk mendapatkan keuntungan sangat menjanjikan. Dan orang-orang seperti ini sangat jeli mengendus peluang."


"Hmmm..., Saat ini memang akan ada proyek raksasa yang tak lama lagi akan berdiri di Country Home dan New Village. Jadi, Kita akan melihat seberapa banyak yang bisa kita tarik kedalam perusahaan."


"Untuk tahap awal adalah, perusahaan akan membuka tender bagi pembangunan Hotel tepi laut, dan Villa di bukit Country yang akan di sulap sekaligus menjadi tempat-tempat hiburan serta rekreasi dimana disana akan di bangun tempat pemandian air panas." Kata Jerry memaparkan sedikit rencananya.


"Hmmm..., jika begitu aku juga akan ikut berinvestasi di perusahaan mu Jerry." Kata William.


"King. Sudahlah. Kita sudah tua. mengapa tidak kau berikan saja 70% Saham perusahaan mu dipegang oleh Jerry? Apa kau akan menunggu seluruh aset mu habis di kikis oleh betina ular itu?" Tanya tuan Smith.


"Benar juga kata mu. Hanya saja itu tidak bisa di lakukan secara singkat. Bagaimana pun aku harus membawa Jerry dan mengadakan rapat dengan dewan direksi. Ini walau bagaimana pun bukan lah urusan sepele."


"Bagaimana menurut mu Jerry." Tanya tuan William.


"Aku tidak bisa kek. Ini karena, sore ini aku harus sudah kembali ke Starhill." Kata Jerry beralasan.


"Jerry, masalah kembali itu bisa di atur. Yang perlu kau lakukan adalah segera mengakuisisi saham matoritas di William group. Jika begitu, segala keputusan akhir ada di tangan mu dan jika sudah begini, kau akan bisa tenang tanpa khawatir jika betina ular itu akan mempengaruhi paman mu demi keuntungan keluarga Regnar." Kata tuan Smith.


"Mengapa begitu sulit kek. Lakukan saja seperti kakek menyerahkan Smith group yang berada di Starhill kepadaku. Bukan kah itu lebih mudah. Tinggal wuzz.., wuzz.., wuzz.., beres." Kata Jerry dengan bodoh nya.


"Keletuk...!"


"Aduh..."


"Kek..." Kata Jerry yang merasa sakit di kepala nya terkena jitakan tuan William.


"Kau ini Jerry. Aku lebih tau darimu dan tidak usah di ajari jika sudah begitu masalahnya. Tapi yang ini beda. Bagaimana pun saat ini kepala keluarga adalah Jackson dan kita harus bertemu dulu dengan nya. Dan kau harus bisa meyakinkan paman mu itu jika kau lebih mampu memimpin perusahaan dibanding dia." Kata tuan William geram.


"Mana ada waktu lagi kek. Aku tidak lama lagi akan kembali ke Starhill."


"Kau bisa kembali nanti malam. Dan akan di hantar oleh hellycopter. Kalian bertiga akan di turunkan di Hotel teratai di Mountain Lotus." Kata tuan Smith.

__ADS_1


Karena kedua orang tua itu sudah ngotot, maka Jerry hanya bisa pasrah dan menurut saja.


Bersambung...


__ADS_2