
Bab 78.
"Jadi, selama ini yang menjadi penghianat dalam keluargaku adalah bibi ku sendiri?"
"Tuan muda, sebenarnya kakek anda Tuan Besar William sudah lama mencurigai penghianatan yang dilakukan oleh menantunya itu. Hanya saja dia tidak memiliki bukti untuk mengungkapkannya di depan Jackson." Kata Tuan Barry menjelaskan.
"Ini tidak dapat di biarkan. Jika begini terus menerus, keluarga ku bisa bangkrut." Kata Jerry dengan sangat khawatir.
"Tuan muda. Dianna ini berkomplot dengan Robin hanya untuk menguasai seluruh harta kekayaan yang di miliki keluarga anda. Bahkan dia rela mengorbankan anaknya sendiri hingga cacat seumur hidup dan hanya bisa menjadi manusia tak berguna di atas kursi roda.
Menurut analisis saya, Dianna ini mungkin ingin menguras habis hatra milik keluarga anda dengan cara, menjadikan Jackson sebagai kepala keluarga William. Tapi tentunya ini tidak akan mudah, mengingat kala itu Ayah anda adalah calon favorit bagi mewarisi keluarga itu. Katahilah bahwa nama Wilson itu di ambil dari nama keluarga top yang menjadi mertua Tuan besar William yaitu kakek kepada ayah anda dan buyut anda sendiri Tuan muda. Untuk memuluskan rencana mereka berdua, maka Robin dan Dianna memulai rencana mereka untuk menyingkirkan ayah anda." Kata tuan Barry.
"Benar Tuan muda. Selama ayah anda masih hidup, dia tidak akan bisa membuat Jackson menjadi pewaris tunggal di keluarga William. Setelah ayah anda terbunuh, sepuluh tahun kemudian Anak nya Kenny di buat cacat dalam satu insiden. Ini karena, saudara sepupu anda itu memiliki sifat yang sangat mirip dengan ayah anda. Oleh karena itu, Jika Kenny yang menjadi pewaris selanjutnya, maka niat Dianna untuk memperkaya keluarga Regnar tidak akan terwujud. Wanita yang memiliki ketamakan dan kelicikan seperti ular ini terus menggerogoti keluarga William dari dalam." Kata Ronald menambahkan.
"Kasihan paman ku dijadikan boneka oleh bibi ku demi memuaskan ambisi nya memperkaya keluarga ayahnya." Kata Jerry sambil.mendesah.
__ADS_1
"Tuan muda. Jika anda ingin membongkar kedok Dianna ini, maka sekarang lah saat yang tepat untuk mempermalukannya di depan keluarga William." Kata Ronald bersemangat.
"Tidak Paman. Jangan dulu. Aku justru ingin memanfaatkan musuh ini untuk kepentingan ku. Ada pepatah mengatakan bahwa, bersahabatlah dengan musuh mu untuk mengalahkan musuh yang lebih kuat."
"Maksud anda Tuan muda?" Tanya Barry mulai tertarik dengan rencana Jerry.
"Tuan Barry. Bukti persekongkolan bibi ku dengan keluarga Patrik ada di tangan kita. Aku akan menggunakan bukti yang kita miliki ini untuk menekan dan mengancamnya agar mau menuruti segala perintah kita. Jika dia menolak, kita pastikan bahwa dia dan keluarganya akan menjadi pengemis di kaki lima Metro City." Kata Jerry sambil tersenyum cerdik.
"Benar-benar brilian. Benar-benar cerdik." Puji Tuan Barry dengan bangga.
"Benar. Aku secara pribadi akan meminta tuan Syam untuk terus mengawasi gerak-gerik bibi ku ini. Setelah semua cukup, maka aku akan mengadu domba antara dia dengan Robin. Betapa indahnya menonton adegan lelaki licik dan wanita serakah saling bunuh. Dulu mungkin dia mengira bahwa keluarga William adalah sepotong roti di atas meja yang bisa mereka gigit dan kunyah sesuka hatinya. Tapi sekarang tidak lagi." Kata Jerry dengan wajah mendadak sinis.
"Aku akan berangkat tidak lama lagi untuk menemui kakek Smith di Metro city. Dan kalian bisa mengurus segala keperluanku dari sekarang. Bagaimana pun aku harus bertemu dengan kakek Smith dan kakek Willain serta Paman Jackson. Aset keluargaku harus di amankan sebelum di potong dan di bagi-bagi oleh bibi ku yang jahat ini kepada keluarga Patrik dan keluarga Regnar."
"Kami akan mempersiapkan segala sesuatu nya Tuan muda. Karena terus terang saja tidak lama lagi beberapa pengusaha sukses dan perusahaan raksasa akan mengadakan seminar dan di ikuti oleh pengusaha-pengusaha muda dari asia dan asia tenggara yang akan diadakan selama 5 hari di tiga negara yaitu Singapore, Malaysia dan terakhir di Thailand. Saya berharap agar Tuan muda mau ikut berpartisipasi dalam seminar ini." Kata Tuan Barry sambil menyodorkan kartu undangan Kepada Jerry.
__ADS_1
"Apakah anda yakin saya harus mengikuti seminar ini?" Tanya Jerry.
"Tuan muda. Ini lah saatnya bagi anda untuk memperluas jaringan, menambah koneksi di dunia bisnis internasional dan memperkenalkan diri anda di depan publik sebagai salah satu usahawan muda yang memiliki potensi dan masa depan yang tak terbatas." Kata tuan Barry memberi semangat.
"Bagaimana mereka bisa tau kalau pemilik FoC adalah pengusaha muda?" Tanya Jerry dengan Heran.
"Tuan muda. Future of Company adalah perusahaan yang baru berumur beberapa hari namun telah melonjak dengan memiliki nilai pasar sekitar 20 Milyar. Sebelumnya tidak ada yang pernah tau tentang nama perusahaan ini. Melihat dari hak patent yang baru berumur belasan hari ini mengundang tanda tanya di hati mereka dan mereka berinisiatif untuk mengundang CEO dari FoC untuk ikut serta dalam pertemuan para pengusaha yang baru naik daun dari berbagai negara di asia dan asia tenggara."
"Pertemuan ini sendiri akan diadakan pertama kalinya di Kuala Lumpur Malaysia, Setelah itu pertemuan kedua akan berlangsung di Marina bay Singapore dan yang terakhir adalah Bangkok Thailand. Jika anda bisa mendapat beberapa kesepakan kerja dengan beberapa perusahaan di pertemuan itu nanti, maka kita tidak perlu lagi begitu bergantung pada bisnis domestik. Ini karena FoC telah melebarkan sayap merambah kanca Internasional yang memiliki beragam industri yang tidak hanya di seputar bidang konstruksi saja, namun lebih mencakup ke berbagai bidang. Mungkin saja kita bisa membuka agensi traveling, pengiriman barang dari laut, bekerja sama dengan beberapa perusahaan wisata dan pembangunan hotel disana. Walau bagaimana pun, anda memiliki banyak tenaga yang ahli di bidang konstruksi. Jadi, sangat di sayangkan jika kita hanya terpusat di pasar domestik saja." Kata Tuan Barry menjelaskan panjang lebar.
Jerry menggaru-garu dagu nya yang tidak gatal dan mulai memikirkan dengan serius tentang apa yang baru saja di jelaskan oleh Barry barusan.
"Aku akan memikirkan nya lagi nanti setelah kembali dari Metro City. Bagaimana pun aku harus mempelajari terlebih dahulu tentang rencana seminar itu. Mencari tau siapa penganjur nya dan melihat potensi yang bisa kita dapatkan nantinya. namun yang terlebih dahulu adalah mengurus masalah internal di keluarga William. Bagaimana pun jika kita terlambat, semuanya akan menjadi sangat sulit untuk di kendalikan." Kata Jerry.
"Kami hanya mengikuti apa kata anda Tuan muda. Memang walau bagaimana pun, penyakit harus di sembuhkan terlebih dahulu. ini karena, kita tidak akan dapat bergerak dengan leluasa jika tubuh kita memiliki rasa sakit. Begitu juga yang terjadi dalam keluarga William. Dianna adalah penyakit. Sekuat apa pun keluarga ini bertahan, lama kelamaan akan tumbang juga." Kata Tuan Barry memberi saran.
__ADS_1