
"Kemana kau akan pergi Jerry?" Tanya para sahabatnya ketika Jerry akan meninggalkan Villa Klasik itu.
"Aku tidak tau kemana aku akan pergi bersama Clara." Jawab Jerry.
"Mengapa kau tidak tinggal di kampung halaman ku saja?" Tanya Ryan.
"Tidak mungkin Ryan. Kakek ku akan melacak keberadaan ku di sana. Kau tau di sana juga ada tuan Richard. Aku akan pergi bersama Clara ke satu tempat yang tidak ada orang mengenal kami. Kami akan memulai dari nol." Kata Jerry.
"Daniel..! Proyek milik Robin di MegaTown bukan milik kakek ku. Proyek itu adalah milik kalian bersama. Ini surat-surat proyek itu dan sah secara undang-undang di negara ini. Kalian semua harus bekerja sama dalam menyelesaikan proyek itu!" Kata Jerry.
"Tuan muda. Bawa kami bersama dengan anda. Setidaknya kami bisa membantu anda melakukan pekerjaan." Kata David dan Kevin.
"Kalian berdua bertugas untuk menjaga keselamatan Kenny. Jaga dia seperti kalian menjaga ku!" Kata Jerry.
"Baiklah. Jika tidak ada lagi, maka kita berpisah di sini."
"Herey. Berikan surat ini kepada Mr.Brylee. katakan bahwa surat ini harus diberikan kepada kakek ku William atau Smith sama saja." Kata Jerry sambil menyerahkan sepucuk surat kepada Herey.
"Baik Ketua." Kata Herey menerima surat itu dengan wajah sedih.
Setelah semuanya selesai, Jerry pun mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan suara.
"Mr.Brylee..! Anda sudah bisa menggelar konferensi pers dan mempublikasikan rekaman video pernyataan dari ku. Karena 5 menit lagi, aku akan berangkat meninggalkan Metro city ini." Kata Jerry dalam pesan suara yang dia kirim kepada Mr.Brylee.
"Kalian semua ingat pesan ku! Jangan ada perpecahan di antara kalian." Kata Jerry sambil mengangkat lencana simbol kepemimpinan kelompok Dragon dan Tiger di tangannya."
"Kami ingat pesan Ketua." Kata mereka sambil tertunduk lesu.
Setelah taxi yang akan membawa Jerry dan Clara tiba di depan Villa klasik itu, Jerry segera mencabut kartu pada ponsel nya dan mematahkan kartu tersebut lalu membuangnya membuat semua yang melihat apa yang dilakukan oleh Jerry itu sebagai satu pertanda bahwa Ketua mereka ini tidak main-main lagi.
"Ayah.., kami pergi dulu!" Kata Jerry sambil memeluk Drako dan tuan Syam.
__ADS_1
"Ayah. Jaga kesehatan mu. Aku pergi dulu." Kata Clara pula dengan mata berair.
Tidak ada yang mereka bawa. Saat ini apa yang ada di badan, itu lah yang mereka bawa. Beruntung Jerry memiliki uang lima juta dari Ivan karena menjual mobil Lamborghini miliknya. Terlalu mahal sebenarnya. Tapi karena itu adalah Jerry, maka janganlan lima juta. 10 juta pun akan dibayar oleh Ivan.
Semua orang saat ini tumpah ruah di jalan melepaskan kepergian Jerry dan Clara sambil melambaikan tangan.
Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir Drako.
Setelah taxi yang membawa Jerry anak angkatnya dan Clara putri kandungnya itu menghilang di balik tikungan, dia segera berkata, "Syam aku pulang dulu. Ingat siang ini kita berdua harus menemui tuan besar William dan Smith." Kata Drako memasuki mobilnya dan membanting pintu mobil lalu kemudian tancap gas meninggalkan Villa itu.
*********
Siang itu seluruh Metro city dilanda kegemparan. Bukan hanya Metro city saja. Starhill, Country home, New Village, Hillstreet, MegaTown bahkan sampai ke Mountain slope pun gempar ketika melihat pemberitaan di televisi hari ini. Bagaimana tidak? Dalam berita itu, mereka mendapat kabar bahwa perusahaan Future of Company telah resmi di bubarkan dan perusahaan William Group dan Smith Group telah di pisah dan kembali kepada pemilik asal nya yaitu William King dan Leon Smith.
Dalam acara itu juga televisi menayangkan video pendek yang di rekam menggunakan kamera ponsel tentang pernyataan dari Jerry William pemilik perusahaan Future of Company bahwa dalam pernyataan itu dia mengatakan secara jelas tentang pengembalian perusahaan tersebut serta membubarkan perusahaan masadepan yang dia bentuk dengan menggabungkan dua perusahaan milik kakeknya itu.
Sedangkan di Villa Smith, Mr.Brylee yang telah selesai menggelar konferensi pers kini telah berada di Villa Smith duduk berhadapan dengan tuan William dan tuan Smith sambil membentangkan surat-surat dokumen pengembalian saham perusahaan serta mengembalikan perusahaan Smith Group secara utuh kepada tuan Leon Smith.
"Ini adalah pesan dari tuan muda yang harus saya sampaikan kepada anda Tuan besar. Jika anda bertanya mengapa saya tidak mencegah keputusan yang beliau ambil, saya hanya bisa berkata bahwa itu di luar kapasitas saya. Saya hanya pemegang kuasa hukum di perusahaan. Jadi bagian nasehat menasehati bukanlah bidang saya." Kata Mr.Brylee.
Dia membisu seperti tidak sanggup berkata-kata lagi. Kedua orang tua itu terpaku seperti tidak percaya atas apa yang baru mereka alami pada menjelang siang ini.
Saat itu tuan besar William hanya bisa menatap ke arah tuan Smith, Mr.Brylee, tuan Syam dan Drako secara bergantian.
"Mengapa...? Apa alasan anak itu mengembalikan seluruh aset perusahaan? Apa alasannya?" Tanya tuan William. Dia tidak henti-hentinya melakukan panggilan ke nomor ponsel milik Jerry. Namun nomor itu sudah tidak aktif lagi.
"Untuk alasan yang pasti, saya tidak tau. Tapi tuan muda ada menitipkan surat kepada saya. Apakah saya boleh membuka dan membacakannya untuk anda?" Tanya Mr.Brylee.
"Silahkan bacakan untuk kami!" Pinta tuan Smith.
"Baik." Kata Mr.Brylee dan segera merobek ujung sampul amplop itu dan mengeluarkan isinya.
__ADS_1
"Salam hormat untuk kedua kakek ku yang sangat aku cintai. Maafkan atas ketidak sopanan cucu mu yang tidak berbakti ini.
Mungkin kakek bertanya-tanya mengapa aku mengembalikan seluruh saham dan aset perusahaan serta properti lainnya, ini karena aku telah mendengar sendiri bahwa kakek telah menekan ayah angkat yaitu Drako tentang ketidak setujuan kakek berdua terhadap hubungan ku dengan Clara. Sekali lagi maafkan cucumu ini. Aku bisa menuruti segala keinginan kalian untuk berbuat apa saja yang kalian mau. Tetapi dalam urusan kehidupan berumah tangga dan dengan siapa aku akan menikah, maka aku sendiri yang menentukan. Telah aku katakan dengan jelas bahwa aku adalah kapten bagi diriku. Jadi, dengan berat hati aku mengambil keputusan untuk mengembalikan perusahaan dan mempertahankan cinta ku kepada Clara. Kami telah menikah sehari yang lalu dan kini kami akan mengembara jauh dari Metro city agar tidak menjadi sampah yang mengganggu pandangan kakek berdua. Maaf kek, sekali lagi maaf. Aku tidak bisa bedadaptasi dengan dunia yang aku tak punya. Dunia kakek yang penuh ambisi dan hanya mementingkan kekuasaan bukanlah dunia ku. Aku tidak ingin menjadi boneka mainan yang bisa diperlakukan sesuka hati. Mungkin Kenny bisa melakukannya. Oleh karena itu, aku memindahkan 70% saham yang aku pegang di William Group kepada sepupuku Kenny. Akhir kata dari ku cucumu yang tidak berbakti ini, semoga kakek selalu dalam lindungan Tuhan yang maha esa dan tidak menyalahkan atas keputusan yang aku ambil ini. Aku tidak menyalahkan kakek. Semoga saja begitu sebaliknya. Salam hormat dari cucu mu, Jerry William."
Begitu Mr.Brylee selesai membacakan isi surat sersebut, tuan Smith dan tuan William hanya tertunduk penuh kesedihan. Baru dia sadar bahwa mereka berdua terlalu menekan sehingga Jerry akhirnya memberontak.
"Hancur semua. Entah bagaimana nasib perusahaan setelah ini." Kata tuan William dengan wajah sedih dan penuh penyesalan.
"Sudah terlambat, King. Dia sudah pergi meninggalkan kita. ini semua adalah kesalahan kita yang terlalu memaksakan kehendak." Kata tuan Smith.
Melihat mereka saat ini mulai menyesali diri, Drako dan tuan Syam pun maju beberapa langkah dan Drako mulai berucap. " Tuan besar William. Saya Drako wakil ketua Dragon empire mulai saat ini akan keluar dan tidak lagi bekerja dibawah William Group. Setelah hari ini, apa pun dan bagaimanapun masalah yang akan dihadapi oleh perusahaan anda, itu bukan lagi urusan Dragon empire. Tugas ku selama 23 tahun sudah selesai dan waktunya aku pamit." Kata Drako.
"Saya juga sama dengan Drako. Saya Syam Tiger juga mengundurkan diri dan tidak lagi ikut campur dalam masalah yang akan dihadapi oleh Smith Group. Semua tugas telah selesai dan malam kemarin Robin juga telah tewas di tangan Jerry putra Wilson. Semua sudah bersih dan waktunya bagi saya untuk menikmati masa tenang. Maka dari itu, saya dengan berat hati menyatakan pengunduran diri saya." Kata tuan Syam sambil membungkuk hormat dan menarik tangan Drako untuk meninggalkan ruangan itu diikuti tatapan tidak percaya dari tuan William dan tuan Smith.
Bagai luka disiram cuka. Sudah jatuh tertimpa tangga. Keadaan dua naga ompong saat ini seperti orang bodoh yang dipaksa bangun dari mimpi indah.
Tidak ada sepatah kata pun yang mampu terucap dari bibir mereka bahkan ketika Mr.Brylee pamit pun mereka hanya diam seribu bahasa.
Sementara saat itu di Macau, Fardy juga melihat berita pengunduran diri Jerry sebagai pemilik perusahaan.
Dalam hati dia berkata. "Belum selesai Jerry. Semua belum selesai. Walau apapun keputusan mu, suatu saat aku akan kembali dan memaksamu untuk keluar dari sarang mu. Kita lihat saja nanti! Hahahaha. Hahahahaha."
SELESAI.
Semoga terhibur dan Wassalam.
Jika berminat dengan karya Saya yang lain, Bisa follow id saya atau ketik saja di pencarian dengan judul 'Black Cat'
Author : Edane Sintink.
__ADS_1