PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Kembali ke rumah


__ADS_3

...Starhill....


Arslan yang satu mobil dengan Ryan langsung berangkat dari kafe menuju tempat dia menitipkan putri nya bernama Sarah.


Karena tempat tinggal **2D tidak terlalu jauh dari rumah tempat pengasuh itu, Jerry dan Daniel serta Riko juga turut mengantar sambil di buntuti oleh Herey dari belakang.


Begitu mereka tiba di rumah pengasuh tersebut, Arslan langsung bergegas menuju ke rumah tersebut dan tidak berapa lama keluar kembali sambil menggendong seorang anak perempuan berumur sekitar 6 tahun yang sangat imut dan pintar berbicara dengan logat pelo nya yang menggemaskan.


"Ayah. Mengapa lama sekali pulang menjemput Sarah?" Tanya gadis kecil itu.


"Maafkan Ayah nak. Ayah kan harus bekerja untuk membeli baju baru, sepatu baru, untuk mengajak Sarah jalan-jalan naik mobil lalu mengajak Sarah pergi ke restoran untuk makan makanan yang enak." Jawab Arslan dengan penuh kasih sayang sambil diperhatikan oleh yang lainnya.


"Apakah Ayah punya banyak uang untuk membelikan Sarah baju baru dan mainan?" Tanya gadis kecil itu.


"Ya. Ayah punya banyak uang. Ini coba lihat!" Kata Arslan sambil mengeluarkan dompet nya dan memberikan ke tangan Sarah.


"Horeee... Berarti Sarah tidak akan lapar lagi seperti dulu. Benar kan Ayah?" Tanya gadis kecil itu.


Pertanyaan Sarah lugu dan polos ini membuat Arslan menggigit bibirnya. Dia segera memeluk Sarah agar gadis itu tidak melihat kalau dia sedang menangis. Tabiat alami seorang Ayah adalah tidak boleh menunjukkan kelemahan dirinya di depan anak. Ini agar anak selalu merasa nyaman dan merasa terlindungi dengan adanya sosok sang ayah yang rela berkorban apa saja demi kebahagiaan nya.


Arslan kembali teringat ketika ibu Sarah meninggal dunia. Dia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyembuhkan penyakit istrinya. Ini karena Sendiego ketika itu telah melucuti semua yang di miliki oleh Arslan.


Yang paling terbaru adalah ketika Arslan juga nyaris kehilangan putrinya karena tidak sanggup membayar biaya rumah sakit. Beruntung ketika itu Jerry melihatnya sedang diusir oleh petugas keamanan rumah sakit.


Jerry yang ketika itu sekedar lewat merasa tergugah melihat gadis kecil Sarah yang terkulai lemas dalam gendongan Arslan. Atas dasar kemanusiaan ini lah yang menggerakkan hati Jerry untuk membantu membayar biaya perobatan Sarah. Dan bukan itu saja, Jerry juga memberikan pekerjaan untuk Arslan sebagai security di lokasi proyek Hillstreet. Dan atas kerja sama dari mereka ini lah Jerry berhasil membongkar pengkhianatan tuan Paul.


Jerry, Riko, Ryan, Daniel, Herey dan Clara hanya bisa tertunduk sedih mendengar celoteh gadis kecil itu. Ini terutama Jerry yang sejak berumur satu hari telah dilarikan oleh tuan Yosep dan bibi Lina dari kejaran orang-orang Robin Patrik yang berusaha untuk membantai seluruh keturunan generasi penerus keluarga William.


Kehidupan yang sangat jauh dari kata mewah telah di lalui oleh Jerry selama 22 tahun ini.

__ADS_1


Puncak dari penderitaan yang paling menyakitkan adalah ketika tuan Yosep dan bibi Lina terbunuh. Jerry sempat menjadi gelandangan. Bahkan Jerry juga sempat berdoa agar Tuhan segera mencabut nyawa nya karena baginya mati jauh lebih baik daripada harus tersiksa menahan penderitaan, penghinaan dan kelaparan.


Dengan perasaan campur aduk, Jerry segera menghampiri anak dan ayah itu lalu mencubit pipi Sarah dengan lembut.


"Sarah... Apakah kau lapar? Atau Sarah ingin membeli baju baru dan mainan?" Tanya Jerry.


"Sarah mau semuanya." Kata gadis kecil itu sangat bahagia.


"Ok. Bila perlu seluruh kawasan Jewel Star itu bisa kau ambil jika kau mau." Kata Jerry sambil menarik tangan Sarah dan menggendongnya.


Sebentar saja gadis kecil itu berada dalam gendongan Jerry, kini dia sudah berpindah ke tangan Daniel, Ryan lalu Riko, setelah itu Herey dan terakhir dia di gendong oleh Clara lalu membawanya masuk ke dalam mobil.


"Kita ke rumah dulu Kak. Aku harus mengganti mobil." Kata Jerry kepada Arslan.


"Ada apa dengan mobil mu ini?" Tanya Arslan.


"Bukankah sama saja dengan Lamborghini mu?" Kata Arslan.


"Heit...?! Jangan lupakan Volvo butut milik ku. Aku sangat merindukannya." Kata Jerry di ikuti gelak tawa dan senyum mencibir dari Ryan dan Daniel.


"Ayo. Aku sengaja membawa Volvo butut ku karena Joanna dan Hellen pasti tidak mau tinggal. Apa lagi Daniel ini ah sudah lah." Kata Jerry sambil memutar badan dan berjalan ke mobilnya.


"Kau jangan menyindir ku Jerry!" Kata Daniel tidak senang.


"Apakah aku salah? Ayo mengaku!" Kata Jerry.


"Hahaha... Ampun Kak ipar." Kata Daniel membungkuk hormat kepada Riko.


********

__ADS_1


Setelah melakukan perjalanan tidak sampai dua menit, rombongan Jerry akhirnya sampai juga depan sebuah rumah yang sangat sederhana namun tampak luas itu.


Begitu dia keluar dari mobilnya, dua orang pengawal langsung membungkuk hormat dan berkata, "Selamat kembali ke rumah, Tuan muda." Kata mereka bersamaan.


"Terimakasih." Kata Jerry lalu bertanya, "Apakah semenjak ketiadaanku, ada orang yang mencari ku di rumah ini?" Tanya Jerry.


"Menjawab Tuan muda. Ada beberapa kali seorang gadis datang kemari mencari anda. Jika saya tida salah, gadis itu bernama Aline." Kata pengawal itu.


"Oh baiklah. Terimakasih." Kata Jerry lalu mempersilahkan sahabat-sahabatnya untuk masuk ke rumah.


"Daniel dan kau Ryan, pergi jemput Joanna dan Hellen. Kita akan segera berangkat ke Jewel star." Kata Jerry.


"Tuan muda. Bolehkan aku saja yang menjemput Joanna dan Daniel menjemput Hellen?" Tanya Herey memberanikan diri.


"Wah.., wah.., wah. Sejak kapan kau mengenal adik sepupuku itu Herey?" Tanya Ryan dengan heran.


"Sudah dua kali aku menyelamatkan Joanna dan Hellen dari gangguan orang-orang Ramond yang terus mengganggu mereka atas rasa cemburu dari nona Via. Dari situ lah awalnya aku berkenalan dengan Joanna. Namun Joanna tidak pernah mengizinkan aku untuk memberitahu kepada mu. Alasannya adalah, dia tidak ingin misi mu untuk menjebak anak buah Hyden itu terganggu dan gagal." Kata Herey menjelaskan.


"Via? Apakah itu karena ulah Via?" Tanya Jerry.


"Benar Tuan muda. Ketika itu Via melabrak Joanna atas dasar keecemburuan dan pernah mengancam bahwa dia bisa saja mengirim orang untuk mencelakai Joanna. Beruntung bagiku karena Anda dan Ryan telah memikirkan segala sesuatu nya untuk menjaga kemungkinan bahwa Joanna dan Hellen akan di ganggu."


"Ketika itu aku menganggap masalah ini serius dan bersama kedua anak buah yang aku tugaskan, aku diam-diam membuntuti Joanna dan Hellen secara pribadi untuk menjaga keselamatan mereka. Benar saja bahwa ada orang-orang yang datang dari Country home yang ingin mencelakai mereka." Kata Herey.


"Ya sudah. Kau dan Daniel pergi jemput mereka. Pakai mobil Ryan!" Kata Jerry memberi perintah.


"Dengan senang hati, Tuan muda." Kata Herey berusaha menyembunyikan kegembiraannya.


Herey lalu berjalan menghampiri Daniel yang sudah menyambut dan merangkul nya lalu mereka sama-sama keluar meninggalkan ruangan di rumah itu.

__ADS_1


__ADS_2