PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Anak buah Ramsey di babat habis


__ADS_3

Bab 97.


Mobil BMW M3 itu melaju dengan tenang membelah jalan dari Bandara Internasional Starhill menuju ke jalan Lotus Road dengan di ikuti oleh satu mobil lag dibelakang. Itu dalah mobil yang di kendarai sendiri oleh Jeff untuk membayang-bayangi Austin.


Sesampainya di Lotus Road, Mobil Bmw m3 itu berbelok ke kanan dan terus melaju dengan tenang dan kecepatan yang tak biasa bagi mobil bertenaga seperti itu.


Padahal tidak ada yang menduga bahwa itu hanyalah sebuah kesengajaan bagi memancing serombongan mobil-mobil pengejar yang tepat sekitar 200 meter di belakang mereka.


Tepat seperti dugaan Jeff bahwa ketika di jalan sepi menuju Hotel teratai, sejumlah mobil yang membuntuti tadi segera memecut lari mobilnya dan mulai merengsek mobil yang di kendarai oleh Austin, David dan Kevin untuk menepi.


Sementara jarak antara kendaraan itu dan orang-orang Jeff masih sekitar 300 meter lagi, maka terjadilah sebeng-menyebeng antara mobil yang di kendarai oleh Austin dengan mobil penguntit.


Keadaan saat itu sungguh menegangkan seperti di film-film Hollywood dimana aksi kejar-kejaran itu benar-benar menegangkan.


Tepat ketika mobil Bmw m3 itu mencapai titik di mana anak buah Jeff telah menunggu, akhirnya Austin pun mengalah dan dengan sengaja membanting stir ke bahu jalan dan berhenti di sana dalam keadaan terkepung.


Tak lama setelah mobil itu berhenti, kini dari mobil pengejar tampak berkeluaran sejumlah lelaki berbadan besar yang memiliki tampang bengis sambil mengacungkan tonfa dan memukul kaca mobil yang di kendarai Austin dan yang lainnya.


Tanpa ampun mereka memukuli kaca mobil itu sehingga mobil itu kini sama sekali tak terlihat seperti mobil mewah.


"Keluar..!!! Jika masih sayang dengan nyawa, silahkan keluar!" Kata mereka dengan wajah angker.


Saat mendengarkan perintah kasar dari mereka, Austin segera keluar dari mobil sambil mengangkat tangannya pura-pura menyerah.


Hal yang sama juga terjadi pada diri David dan Kevin. Saat ini David yang sedang dalam posisi mengangkat tangan telah di sergap dan di kandaskan kebagian badan mobil sehingga posisinya saat ini hampir menelungkup.


David yang sudah terdesak kini sempat melirik ke-arah mobil Jeff dibelakang dan mengedipkan mata nya.


"Hei nak..., katakan pada ku siapa di antara kalian berdua ini yang bernama Jerry William?" Kata lelaki kasar itu bertanya sambil menekan tubuh David merapat ke mobil.


"Apakah anda mencari orang yang bernama Jerry William? Saya katakan bahwa anda salah orang pak." Kata David.


"Plak..."


"Buuuugh....!"


"Jangan mempermainkan aku anak muda. Aku bertanya dan jawab dengan Jujur!" Teriak lelaki itu sambil memukul punggung David dengan bat stick membuat David berteriak dengan marah.


"Kau menyuruh ku untuk jujur. Tapi ketika aku menjawab dengan jujur, kau malah memukul ku." Kata David meringis menahan sakit.


Lelaki yang memegang bat stick itu tidak menghiraukan teriakan David. Malahan masih terus mengancam agar David membuka mulut.


"Aku tanya sekali lagi. Katakan padaku siapa diantara kalian yang bernama Jerry William.? Cepat katakan sebelum kesabaran ku habis!" Kata lelaki itu mengancam.


"Aku adalah David Regan. Mengapa kau memaksa ku untuk mengakui bahwa aku adalah Jerry Willia?" Tanya David.


"Apa? Kau..., kau adalah anak Regan?" Tanya lelaki bertubuh besar itu sambil merenggut masker penutup wajah David.

__ADS_1


"Sialaaaan....! Kau telah mengecoh kami. Apa maksud mu David?" Kata lelaki itu dan melanjutkan. "Karena kau sengaja menipu ku, maka aku akan membun*h mu dan mengirim may*t mu kepada ayahmu agar dia tau kehebatan anak buah Ramsey. Hahahahaha...." Kata lelaki itu lagi sambil tertawa.


"Apa kau yakin dengan ucapan mu?" Tanya David seraya membalikkan badan nya dan langsung mengirimkan tendangan keras ke arah lelaki bertubuh besar itu.


Mendapat tendangan yang tak diduga-duga itu membuat lelaki itu terkejut setengah mati. Tidak ada waktu lagi untuk menghindar hingga akhirnya tendangan David dengan mulus mendarat tepat di pinggul lelaki itu.


"Kurang ajar. Kau sungguh bosan hidup anak muda." Kata lelaki itu dengan wajah geram lalu, segera menyerang David dengan bat stick di tangan.


David terkejut mendengan suara angin dari pukulan tersebut dan segera menunduk sehingga bat stick yang ada di tangan lelaki itu sekali lagi menghantam bagian mobil Bmw m3 itu hingga penyok.


Lolos dari serangan pertama tidak membuat David bisa menarik nafas lega. Ini karena seorang lelaki yang memegang tonfa langsung memburunya dan mengirim beberapa pukulan kilat yang membuat David harus pontang panting menghindar.


Austin yang melihat David terdesak segera mengirim tendangan yang tepat menghantam pergelangan tangan lelaki itu.


"Buuug..."


"Uh... bangs*t..." Kata lelaki itu begitu tonfa itu terlepas dari pegangan tangan nya.


Sambil memaki panjang pendek, dia segera mengeluarkan belati dari pinggang nya dan bersiap-siap menyerang Austin.


Namun belum jauh dia melangkah,


"Duaaar...."


Suara terbakan senjata api terdengar tidak terlalu keras dari arah belakang Austin.


"Bruuuug..."


"Sialaaan....! Kita telah di kepung." Kata lelaki berbadan besar itu berteriak kepada anak buah nya yang mengelilingi mobil Austin.


Begitu ucapan itu keluar dari mulutnya, kini dari segala arah berkeluan orang-orang berpakaian hitam dan seperti air bah langsung menabrak mereka dengan membabi-buta membuat mereka kini seperti orang yang dipaksa sadar dari mimpi indahnya.


Jerit-pekik kini terdengar dimana-mana karena memang perkelahian itu benar-benar tidak seimbang.


Awalnya mereka mengira tugas yang di berikan kepada mereka akan terselesaikan dengan mulus tanpa hambatan yang berarti.


Tapi siapa sangka bukan hanya mereka tidak bertemu dengan Jerry. Malah mereka di Jebak oleh anak Regan yang mereka kenal adalah mantan Gengster di Metro City.


"Berani sekali kau Long memasuki Starhill dan ingin membuat kekacauan di kota ini!?" Kata satu suara keluar dari kerumunan orang-orang yang sedang bertarung itu.


"Kau..., kau.., kau Jeff..!?"


"Mengapa.., apa kau terkejut melihat ku Long?" Tanya orang yang di kenal dengan nama Jeff itu.


"Huh..., kau jangan bangga karena bisa menjebak ku disini dan menghabisi anak buah ku. Aku belum kalah dan aku menantang mu untuk mengadu nyawa disini. Ayo jika kau benar-benar jantan!." Kata Long melayangkan tantangan.


"Hahahaha. Kau Long. Benar-benar arogan. Nyawa sudah di ujung kerongkongan tapi kau masih saja berlagak seperti super hero. Baik.., silahkan pilih senjata mu dan kita bertarung secara ksatria disini." Kata Jeff menerima tantangan dari Long.

__ADS_1


Saat ini Long memang tidak punya pilihan lain. Jika dia kembali dengan Selamat Ke Metro City sedangkan semua anak buahnya telah di bantai habis, maka dia pasti akan di kuliti hidup-hidup oleh Ramsey. Dan Robin juga tidak akan melepaskan keluarga nya.


Lebih baik dia mati sebagai seorang lelaki jantan dan meninggalkan nama yang baik bagi Robin dari pada harus lari. Karena jika dia melakukan itu, sudah pasti anak istrinya tidak akan di lepaskan oleh Robin.


Masalah benar atau salahnya jalan yang dia tempuh, itu adalah pilihan nya sendiri. Baginya yang terpenting kini harus menjaga pendirian yang tetap adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap lelaki yang jantan. Maka dari itu dia segera mengambil sebilah pisau dari bagasi mobil nya dan mulai bersiap-siap untuk melakukan pertarungan.


"Sikap ksatria. Aku mengagumi itu. Aku berjanji jika kau mati dalam pertarungan ini, maka mayat mu akan aku kuburkan dengan layak. Jika kau bisa menang, maka kau bebas pergi tanpa ada siapa pun yang mengganggu mu. Itu adalah janji seorang lelaki." Kata Jeff memuji sikap jantan Long.


"Terimakasih. Namun aku tidak akan berbasa basi. Keluarkan senjata mu dan kita bertarung sampai mati." Kata Long.


"Baik..., baiklah." Kata Jeff lalu mengeluarkan sangkur tentara dari pinggang nya.


Melihat lawan nya telah siap, Long pun mulai melakukan serangan dengan perasaan frustasi.


Pertarungan satu lawan satu itu terjadi cukup alot dimana mereka saling jual beli pukulan, tendangan dan tebasan senjata.


Sampai satu saat ketika Jeff salah mengambil langkah, Long yang memanfaatkan keadaan segera mengirim tusukan kearah dada.


Beruntung Jeff masih bisa membanting diri ke tanah dan bergulingan menghindari cecaran serangan lawan.


Long yang kian bersemangat menyerang kini tidak memikirkan pertahanan kaki nya.


Tepat ketika dia akan mengirim tendangan kearah tubuh Jeff yang masih dalam keadaan terbaring, Jeff yang sudah menyangka serang itu langsung menangkis dengan tangan kiri dan mengirim tusukan menggunakan tangan kanan.


"Wuzzz... besk..."


"Arrrgh....."


Terdengar teriakan kesakitan dari mulut Long.


Dia yang terlalu semangat menyerang tak menduga akan mendapatkan serangan balik yang membuat kaki kanan nya mengalami cedera akibat tusukan sangkur Jeff.


Sambil terjingkat pincang, Long langsung mundur dari arena pertarungan dan segera merobek bajunya untuk mengikat bekas luka tersebut.


Kesempatan yang sedikit ini di gunakan oleh Jeff untuk segera bangkit dan berdiri dengan senyum terkulum.


"Sudah lama...., sudah lama sekali aku tidak mengalami perkelahian seperti ini. Ayo Long! Kita akhiri pertarungan ini." Kata Jeff lalu melompat kembali melakukan serangan.


Pertarungan ini sudah tak sehebat tadi. Ini karena Long sudah mulai menjadi bulan-bulanan pukulan yang di lepaskan oleh Jeff.


Sampai pada titik dimana Long benar-benar salah langkah, kesalahan yang sedikit ini di manfaatkan oleh Jeff dengan mengirim tendangan ke arah perut. Begitu Long tertunduk menahan mual terkena tendangan itu, Jeff langsung mengirim tus*kan dari samping dan langsung menembus leh*r Long.


"Kau..., kau..."


Hanya itu suara yang keluar dari bibir Long. Lalu dia segera ambruk ke tanah dan menggelepar-gelepar seperti ayam dan kemudian diam tak bergerak-gerak lagi.


"Sayang sekali. Sangat disayangkan orang yang memiliki pendirian teguh seperti ini harus bekerja di bawah Robin, lelaki jelmaan iblis itu." Kata Jeff menggumam dengan wajah menyesali kemat*an Long.

__ADS_1


"Kalian semua..! Lekas bereskan keadaan disini. Aku akan menghubungi tuan Barry untuk membuka sekatan lalu lintas dan kalian hanya memiliki waktu 30 menit dari sekarang untuk membereskannya." Kata Jeff sambil berjalan menuju mobil nya dan segera membersihkan sisa dar*h pada sangkur yang dia gunakan sebagai senjata tadi.


Bersambung....


__ADS_2