
Menceritakan 2 hari yang lalu setelah Jerry yang ikut dalam rombongan yang di pimpin oleh Anton baru saja kembali dari bukit bambu ke Starhill.
Jerry yang merasa begitu tersakiti telah memerintahkan kepada anak-anak dari Dragon empire untuk membekuk Zeck, John dan sepupu Lisa yaitu Audrey.
Alasan mengapa Jerry sangat mencurigai Audrey tak lain adalah ketika Jerry masuk kedalam perangkap yang telah dibuat oleh Anton, Audrey adalah satu-satu nya orang yang begitu vocal dalam menyudutkan dirinya.
Jerry dapat merasakan bahwa Audrey dengan sengaja memfitnah dirinya sedangkan dia melihat dengan Jelas ketika kejadian itu, Jerry tidak pernah berpisah dari rombongan. Disini lah Jerry merasakan ada yang tidak beres.
Ketika mereka berpisah di kafe depan kampus, Jerry tidak langsung pulang ke rumah. Dia segera menyuruh Kevin untuk mengantar nya ke Mountain lotus bertemu degan Regan dan Jeff.
Tepat ketika dia sampai, dia mendapati bahwa Jeff sedang marah-marah kepada anak buahnya karena gara-gara mereka dia batal berkelahi dengan Ramsey ketika melakukan pengejaran di MegaTown.
Begitu masuk, saat itu Jerry langsung menegur Jeff. "Ada apa Paman? Mengapa anda marah-marah seperti ini?" Tanya Jerry ketika itu.
"Oh ternyata Tuan muda ada di sini. Maaf Tuan muda. Aku marah-marah karena ketololan anak buah ku ini yang bertindak melakukan pengepungan terlalu dini yang mengakibatkan aku batal bertarung dengan Ramsey." Kata Jeff ketika itu sambil bersungut-sungut.
Mengetahui bahwa Jeff sangat gemar berkelahi, Jerry langsung terfikir bahwa dia akan meminta Jeff untuk membekuk para preman suruhan Anton yang bermarkas di rumah susun dekat Jewel Star.
"Kebetulan sekali paman. Jika kau ingin berkelahi, maka ikuti aku! Aku mempunyai lawan yang cukup untuk mu." Kata Jerry waktu itu.
Mendengar hal ini, Jeff langsung bersemangat kembali. Dia tanpa fikir panjang langsung menerima ajakan Jerry dengan senyum tak lekang dari bibir nya.
Setelah Jerry mengatur rencana dan memilih orang-orang yang tepat untuk berangkat ke Jewel star, mereka pun segera berangkat.
Bersama dengan Regan dan beberapa orang anak buah Jeff-Regan, mereka berhasil membekuk para preman suruhan Anton dan berhasil mengorek keterangan dari mereka.
Singkat cerita, seluruh kesaksian telah di korek dari semua preman itu dan mereka lalu di giring dan dimasukkan kedalam ruangan bawah tanah di hotel teratai dan akan di keluarkan sampai pada pertemuan berlangsung antara Jerry dan seluruh jajaran Staf dan investor di perusahaan Future of Company.
...*********...
"Bagaimana Anton? Mereka telah mengakui bahwa kau telah membayar mereka dengan uang yang tidak sedikit hanya untuk menjebak ku. Apa kau masih mau mungkir?" Tanya Jerry sambil melihat ke-arah Anton yang masih dalam keadaan berlutut.
"Aku mengakui semua kesalahan ku Jerry. Tolong maafkan kesalahan yang telah aku lakukan kepadamu." Kata Anton memohon sambil menangis.
"Apakah kau mendengar semua pengakuan dari Anton, Lisa?" Tanya Jerry tanpa memandang kearah wajah Lisa.
"Aku mendengar Jerry. Jerry..., tolong maafkan aku. Waktu itu aku telah dikuasai oleh kemarahan sehingga menutupi akal sehat ku. Apakah mau mau memaafkan aku Jerry?" Tanya Lisa dengan berlinang air mata.
__ADS_1
"Masalah yang terjadi antara aku dan dirimu di bukit bambu telah selesai. Dan sekarang silahkan kau keluar dari ruangan ini!" Kata Jerry mengusir Lisa agar segera meninggalkan ruang pertemuan itu.
"Tapi Jerry.., Aku benar-benar menyesal. Apakah kau tidak akan memaafkan aku?" Tanya Lisa sambil berlutut di lantai.
"Keluar kataku! Paman Austin..., segera tarik wanita ini keluar!" Kata Jerry yang benar-benar muak melihat Lisa merengek dan menangis seperti anak kecil.
"Jerry.., aku juga memohon agar kau memaafkan kesalahan ku. Aku dibutakan oleh prasangka buruk terhadap mu. Aku telah salah selama ini. Mohon maafkan aku Jerry!" Kata Megan sambil berlutut.
Wajar jika Megan sangat ketakutan kali ini. Dia khawatir gara-gara perlakuan buruknya terhadap Jerry, pihak FoC akan membatalkan kerja sama dengan ayah nya, karena ternyata Boss besar dari perusahaan tempat perusahaan milik ayahnya bernaung adalah milik Jerry William orang yang selama ini sering dia hina.
"Kau juga keluar Megan. Kami akan membahas rencana kerja sama! Paman Jeff.., Singkirkan semua sampah dari ruangan ini!" Kata Jerry dengan sikap dingin mengabaikan ratapan dari Megan.
"Baik Tuan muda." Kata Jeff lalu menyuruh anak buahnya menyeret kesepuluh pereman yang di bayar oleh Anton dan juga Zeck, John serta Audrey.
"Ruangan ini terasa lapang sekarang. Kini giliran anda Tuan Paul." Kata Jerry sambil memerintahkan kepada tuan Barry agar mematikan lampu di ruangan itu sehingga menjadi gelap gulita kini.
Tak lama kemudian di layar yang telah tersedia di ruangan itu tampak menyiarkan video penyelundupan yang dilakukan oleh tuan Paul.
Dari mulai proses memuat barang-barang logistik milik perusahaan kedalam mobil berat, sampai keberangkatan. Lalu setelah itu, adegan bertukar ketika tuan Paul melakukan transaksi bersama dengan Ramsey di MegaTown.
Dalam suasana yang kembali terang benderang itu, tampak tuan Paul kini terduduk di lantai ruangan dengan keringat dingin membasahi dahi nya.
"Tuan Paul.., saya harap anda dapat menjelaskan apa yang telah anda lakukan di lokasi proyek Hillstreet!" Kata Jerry menatap kearah tuan Paul dengan tajam.
Hening seketika. Semua mata kini tertuju kearah tuan Paul yang masih terduduk menjelepok di lantai ruangan pertemuan itu.
"Paul...! Kau..., kau..!? Setan apa yang telah memasuki mu Paul?" Tanya tuan Ricard yang seakan tidak percaya dengan apa yang telah diperbuat oleh sahabatnya itu.
"Ampun..., saya khilaf. Maafkan saya Tuan muda. Saya telah termakan bujukan Robin Patrik. Saya pantas mendapat hukuman. Tapi, tolong jangan pecat saya dari perusahaan ini. Tuan muda..., saya telah bersahabat dengan ayah anda semasa muda bahkan semenjak kami duduk di bangku sekolah menengah. Harap Tuan muda memandang hubungan baik antara saya dan Almarhum ayah anda." Kata tuan Paul sambil meratap.
"Ricard..., Barry, dan kau juga Ronald. Katakan kepada Tuan muda bahwa aku dulu adalah sahabat baik mendiang ayah nya!" Kata tuan Paul sambil memohon pembelaan dari tuan Ricard, tuan Barry dan juga Ronald.
Tidak ada yang berani bicara saat ini. Tidak satu pun yang berani memberi pembelaan terhadap tuan Paul. Mereka semua seakan bisu dan hanya bisa menatap ke-arah tuan Paul dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.
Suasana yang hening itu dipecahkan oleh tuan Jackson dengan kata, "Paul.., kau tau bahwa mendiang kakak ku adalah sahabat mu. Kita telah bersahabat sangat lama sekali. Kau tau bagaimana sakitnya ketika seorang sahabat menikam dari belakang? Aku lebih suka jika aku celaka di tangan musuh daripada harus mendapat penghianatan seperti ini oleh sahabat yang aku anggap sudah seperti saudara." Kata tuan Jackson William sambil menghela nafas.
"Aku tidak dapat membantu mu Paul. Semua keputusan ada di tangan Tuan muda saat ini." Kata tuan Barry dengan raut wajah penuh penyesalan.
__ADS_1
"Ronald..., tolong mintakan kepada Tuan muda untuk memaafkan aku." Kata tuan Paul sambil beringsut memegang lutut Ronald.
"Jika aku adalah Tuan muda itu, maka aku pasti akan membunuh mu Paul." Kata Ronald sambil menjauhkan diri dari gapaian tangan tuan Paul.
"Sudah... Sudah... Sudah. Hentikan semua sandiwara ini! Karena aku menghargai persahabatan antara kau dan ayah ku, maka aku tidak akan menghukum mu terlalu berat." Kata Jerry membuat tuan Paul dan Anton sedikit menarik nafas lega.
"Tuan Paul.., aku selaku pemilik perusahaan memecat mu tanpa pasangon, meminta ganti rugi 3 kali lipat atas kerugian yang telah dialami oleh perusahaan. Restoran Paul yang kau kelola juga kini aku tarik izin nya. Dan kau bisa menanda tangani surat tuntutan ini dan bersiap sedia ketika pengadilan akan memanggil mu kelak!" Kata Jerry sambil meminta kepada Brylee agar memberikan surat tuntutan yang akan di tanda tangani langsung oleh tuan Paul.
"Tuan muda. Tolong kasihanilah aku. Jika anda meminta ku untuk membayar 3 kali lipat, maka sudah dipastikan aku akan bangkrut. Tolong Tuan muda, Paul meminta belas kasihan anda." Kata tuan Paul sambil meratap.
"Aku tidak akan memberi sedikitpun belas kasihan kepada penghianat seperti mu. Tanda tangani surat itu atau mati?" Kata Jerry dengan lantang.
"Ba... Baiklah Tuan muda. Saya akan menandatangani surat itu." Kata tuan Paul.
Dengan tangan gemetar tuan Paul akhirnya menandatangani juga surat yang di sodorkan oleh Mr.Brylee.
Setelah semuanya telah beres, Jerry akhirnya merasa puas dan berkata, "Ketahuilah bahwa aku hanya mengikuti arus. Kalian yang membuat skenario sedangkan aku hanya mengikuti apa yang kalian inginkan. Kalian telah mengorek lubang yang dalam untuk diri kalian sendiri. Jadi, jangan salahkan orang lain jika kalian terjerumus kedalam lubang yang telah kalian gali." Kata Jerry.
"Kalian berdua silahkan keluar dari ruangan ini!" Bentak Jerry dengan nada suara menggelegar.
"Ba.. Baik Tuan muda." Kata tuan Paul segera bangkit dan mengajak Anton untuk meninggalkan ruangan itu.
"Hei.! Siapa yang menyuruh kalian keluar dengan berjalan? Aku perintahkan agar kalian keluar dari ruangan ini dengan cara merangkak!" Kata Jerry begitu melihat tuan Paul akan segera pergi dengan melangkahkan kaki nya.
Tidak ada pilihan bagi tuan Paul selain menuruti semua yang diperintahkan oleh Jerry.
Semua mata kini tertuju kepada ayah dan anak yang kini telah meninggalkan ruangan itu dengan cara merangkak seperti dua ekor anjing.
"Itu adalah contoh kepada kita semua agar kedepannya lebih mengutamakan kejujuran dan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan apa pun pekerjaan yang mereka geluti." Kata Jerry sambil menunjuk kearah tuan Paul dan Anton yang terus merangkak meninggalkan ruangan itu sambil di kawal oleh orang-orang Dragon empire dan anak buah tuan Syam.
"Tuan-tuan sekalian, para staf, investor dan kontraktor yang saya hormati, silahkan ambil tempat duduk kalian masing-masing. Kita akan membahas kerja sama diantara perusahaan kalian dan perusahaan Future of Company milik ku. Tuan Raven dan Tuan Isa jangan khawatir. Walaupun putri anda berdua telah membuat kesalahan, namun itu murni adalah kesalahan antara kami anak-anak muda. Dan kita tidak boleh mencampur adukkan semua masalah dan membawanya ke meja kerja. Apakah anda faham maksud saya?" Kata Jerry disamping bertanya, juga menetapkan pendiriannya.
"Kami mengerti Tuan muda." Kata tuan Isa dan tuan Raven serentak.
"Baik lah. Mari silahkan duduk dan kita akan segera membahas segala bentuk kerja sama, dan saya harapkan agar kesepakatan tersebut bisa kita ambil sesegera mungkin demi kelancaran proyek yang akan segera kita jalankan." Kata Jerry sambil duduk di kursi pemimpin di dampingi oleh Ryan di kanan, Daniel di kiri serta David dan Kevin berdiri dibelakang nya.
Bersambung....
__ADS_1