PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Neraka di Starhill


__ADS_3

Starhill.


"John.., tolong bantu aku John. Kau adalah sahabat ku. Tolong aku John!" Kata seorang pemuda yang tampak sangat sekarat sekali.


"Anton. Kau tau bahwa aku di jatah oleh ayah ku . Setiap hari aku hanya di beri seratus Dollar. Aku bisa membantu mu, tapi jika terus-terusan begini, aku juga tidak mungkin." Kata John kepada lelaki yang ternyata Anton itu.


"Tolong lah aku John. Aku sangat membutuhkan barang itu. Saat ini ketergantungan ku kepada obat sangat tinggi."


"Aduh.., bagaimana ini? Aku sudah tidak punya uang." Kata John serba salah.


Baru saja Anton ingin pergi meninggalkan John, tiba-tiba dari arah samping seorang wanita menghampiri mereka sambil membawa sesuatu di tangan nya.


"Kau ingin kan ini Anton?" Tanya wanita itu sambil tersenyum jahat.


"Via.., berikan kepada ku. Aku sangat membutuhkan nya." Kata Anton memohon.


"Kau akan mendapatkan nya Anton. Dengan satu sarat."


"Apa syarat nya Via?" Tanya Anton tidak sabar.


"Kemari kau Anton!" Kata Via. Via kini membisikkan sesuatu ke telinga Anton.


"Apa maksudnya Via?" Apakah kau mau menjerumuskan aku?" Tanya Anton seperti ketakutan.


"Jika kau ingin membalas segala perbuatannya, maka kau harus menguatkan semangat mu. Kau pasti bisa." Kata Via sambil melemparkan bungkusan kecil tersebut kepada Anton.


"Baik.., aku akan melakukan semua yang kau mau. Tapi ingat Via! Kau juga harus bisa menjaga rahasia ku!" Kata Anton.


"Hahaha... Kau jangan khawatir Anton! Aku bisa menjaga mulut ku." Kata Via sambil tertawa sinis.


"Via..., dari mana kau mendapatkan barang itu?" Tanya John ingin tau.


"Kau lupa di mana aku berasal? MegaTown John. Ingat itu!" Kata Via sambil berlalu meninggalkan kedua pemuda itu.


"Bagaimana Anton? Itu adalah rencana gila. Kau harus berfikir sejuta kali untuk menyetujuinya." Kata John memperingatkan Anton.


"Terserah lah John. Aku yang memulai semua ini. Aku juga ikut andil dalam kehancuran Via. Aku akan membantu nya. Bukan karena menyesal, tapi lebih kepada barang ini." Kata Anton.


"Terserah kau saja lah Anton. Kau lebih faham siapa yang akan kau lawan." Kata John sambil menepuk pundak Anton.


...*********...

__ADS_1


"Jerry..., Hei Jerry..!" Panggil satu suara dari belakang.


"Kau Rindy. Ada apa seperti di kejar-kejar hantu begitu?" Tanya Jerry heran.


"Herman. Tolong Herman Jerry!" Kata Rindy.


"Ada apa dengan Herman? Ayo tunjukkan padaku di mana dia sekarang?!" Kata Jerry.


Rindy lalu bergegas mendahului Jerry dan membawa nya ke arah belakang kampus tepat di samping toilet.


"Herman...! Ada apa dengan mu? Kenapa bisa seperti ini Rindy?" Tanya Jerry panik.


"Aku juga tidak tau Jerry. Tiba-tiba saja mulut nya berbusa sebaik saja keluar dari toilet." Kata Rindy.


"Ayo cepat Rindy, bawa dia masuk ke mobil." Kata Jerry sambil mengeluarkan ponsel nya dan mengirim pesan suara di group whatsapp.


"Siapa saja di antara kalian yang membuka pesan ini, cepat datang ke tempat parkir depan kampus. Saat ini Herman sedang kritis." Kata Jerry lalu segera mengangkat tubuh herman dan membawanya berjalan setengah berlari menuju tempat parkir yang berada cukup jauh.


"Hey Jerry..."


"Ayo bantu dia."


"Ada apa? Apa yang terjadi?"


Bermacam-macam pertanyaan kini di tujukan kepada Jerry.


"Cepat lah Van! Kita harus membawa Herman ke rumah sakit secepatnya." Kata Jerry dengan nafas terengah-engah.


"Baik. Ayo cepat. Ayo Daniel bantu!" Kata Ivan.


"Rindy.., kau bawa mobil ku!" Kata Jerry sambil melemparkan kunci mobil nya kepada Rindy.


...*...


"Bagaimana dengan keadaan sahabat saya dokter?" Tanya Jerry kepada dokter yang memeriksa Herman begitu dokter itu keluar dari unit gawat darurat.


"Jerry..., silahkan keruangan ku!" Kata Dokter tersebut lalu segera melangkah meninggalkan mereka yang berada di tempat itu menuju ruangan kerja nya.


"Kalian di sini dulu. Aku akan keruangan Dokter!" Kata Jerry kepada teman-temannya yang turut berada di tempat itu.


"Tok.., tok.., tok..!"

__ADS_1


"Masuk..!"


"Silahkan duduk Jerry!" Kata Dokter itu mempersilahkan.


"Jerry. Kau pasti sangat ingin tau tentang penyakit yang di derita teman mu itu." Kata Dokter.


"Benar Dokter. Selama aku bersahabat dengan Herman ini, baru kali ini dia mengalami kejadian seperti ini." Kata Jerry.


"Ketahuilah Jerry bahwa itu bukan penyakit. Melalui pemeriksaan, bahwa sahabat mu ini terlalu banyak mengkonsumsi metamfitamin sehingga nyaris membuatnya gagal jantung, sesak nafas dan kejang-kejang." Kata Dokter menjelaskan.


"Metamfitamin? Apakah ini jenis obat-obatan terlarang dokter?" Tanya Jerry.


"Benar Jerry. Berbeda dengan obat-obatan yang dihasilkan dari tumbuhan. Metamfitamin ini adalah obat ciptaan yang di proses dari laboratorium. Namun aku melihat bahwa jenis kristal ini begitu jahat. Beberapa tingkat di atas level shabu dengan menggunakan bahan baku hampir seluruhnya dari bahan kimia." Kata Dokter tersebut menjelaskan.


"Pengguna yang telah mengkonsumsi bahan terlarang ini akan menyebabkan halusinasi yang berlebihan, perasaan bahagia yang berlebihan. Semangat hidup dan penuh percaya diri serta lain-lainnya. Namun ketika pemakai tidak mendapatkan dosis yang di butuhkan, maka pengguna akan merasakan kemurungan, menggigil seperti di serang demam tinggi, gigi terkancing, kurangnya rasa percaya diri dan banyak lagi efek buruk yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi obat terlarang ini."


"Berarti jangan-jangan. Ah.., bagaimana mungkin Starhill ini yang di jaga oleh orang-orang ku bisa di susupi oleh gembong seperti ini? Pantas saja banyak mahasiswa yang di landa kemurungan bahkan ada yang telah terbunuh dengan cara melompat dari lantai atas asrama."


"Dokter, apakah Herman ini masih bisa di selamatkan?" Tanya Jerry.


"Belum terlambat. Sebenarnya Herman ini baru saja mengkonsumsi bahan terlarang ini. Hanya saja, disebabkan oleh ketidak tahuannya maka dia telah mengkonsumsi dengan dosis berlebihan. Ini lah yang menyebabkan daya tahan tubuhnya tidak mampu menerima dosis yang masuk dalam jumlah yang besar. Masih untung dia tidak mengalami gagal jantung. Apa bila jantung gagal memompa darah, maka dapat di pastikan teman mu ini tidak akan dapat di tolong." Kata Dokter menjelaskan.


"Baik lah Dokter, aku serahkan urusan sahabat ku ini kepada anda. Aku akan segera mengatur rencana untuk menangkap pengedar obat-obbatan ini. Bagaimanapun jika aku hanya diam saja, dapat di pastikan Starhill ini akan berubah menjadi neraka."


"Silahkan Jerry. Aku berharap agar kau dapat menumpas sindikat ini secepatnya."


"Terimakasih Dokter. Aku pamit dulu." Kata Jerry sambil berdiri dan meninggalkan ruangan kerja dokter tersebut.


"Bagaimana Jerry. Apa sebenarnya yang terjadi kepada Herman?" Tanya mereka begitu Jerry keluar dari ruangan dokter.


Sambil menarik nafas panjang-panjang, Jerry pun menjelaskan kepada mereka tentang apa yang di katakan oleh dokter tadi kepadanya.


"Apa? Bagaimana Herman bisa terlibat dengan barang haram tersebut Jerry?" Tanya Ryan.


"Ini lah yang harus kita selidiki. Kau ahli dalam hal ini. Aku juga akan menarik Herey dari Country Home kemari dan menggantikannya dengan Arslan." Kata Jerry.


"Mengapa kita tidak meminta bantuan kepada polisi saja Jerry?" Kata Rindy.


"Jangan. Untuk saat ini jangan. Tapi aku akan meminta bantuan kepada tuan Syam. Dia memiliki banyak kenalan yang masih aktif di kepolisian. Tapi, kalian harus dapat menjaga rahasia. Anggap saja masalah ini tidak pernah terjadi!" Kata Jerry memperingatkan teman-temannya.


"Untuk menangkap sindikat ini, berpura-pura lah seperti tidak ada kejadian. Aku akan menyamar sebagai konsumen dan akan memberi tahu kepada mu siapa saja dan dari mana asal mereka ini." Kata Ryan.

__ADS_1


"Hati-hati Ryan. Kau cukup mencari tau saja. Sisanya serahkan kepada ku!" Kata Jerry.


Bersambung...


__ADS_2