PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Anak buah Ramsey tiba di Starhill.


__ADS_3

Bab 94.


"Kriiiing...,"


"Kriiiing....!"


"Hallo.., David. Ada apa kau menelpon ayah?"


"Ayah.., ada sesuatu yang ingin aku beritahukan kepada mu"


"Katakan ada apa David..!"


"Ayah..., aku merasa heran sejak tadi siang sampai sekarang sepertinya Starhill kedatangan pengunjung dari Metro City. Aku melihat gelagat yang tidak baik."


"Apa maksud mu David? Apakah paman Jeff mu telah sampai di Starhill?"


"Tidak sama sekali ayah. Ini bukan orang-orang Dragon Empire Ayah. Aku menduga bahwa ini adalah anak buah Ramsey."


"Hah..., Apa? Awasi terus gerak gerik mereka David! Tetap jaga jarak dan jangan bertindak tanpa perintah.!"


"Baik Ayah. Tapi firasat ku mengatakan kedatangan mereka kemari pasti tidak membawa maksud baik. Aku dapat melihat mereka ini seperti haus darah."


"Tetap ikuti apa kata ku David! Tidak lama lagi Paman Jeff mu akan tiba di Starhill. Sungguh di sayangkan karena mereka menaiki bus."


"Baik Ayah. Jika Ayah bertemu dengan tuan muda, cegah dia untuk kembali sore ini ke Starhill Ayah! Bagaimanapun saat ini di bandara Starhill aku melihat bahwa banyak wajah-wajah yang sebagian aku kenal berasal dari Metro City. Mereka pasti orang-orang suruhan Robin untuk mencelakai tuan muda."


"Saat ini tuan muda sedang menuju suatu tempat. Aku tidak bisa mengatakan padamu. Dan aku juga tidak bisa bertemu dengan tuan muda untuk saat ini. Tetap pantau dan beritahu pada ku jika ada perkembangan yang terjadi di Starhill."


"Baik Ayah."


"Tuuut..., tut.., tut."


Terdengar suara menandakan bahwa panggilan itu telah di akhiri.


Pemuda bernama David itu segera memarkir mobil nya dan segera memasuki sebuah kafe dan memesan minuman.


Dia tetap di kafe itu sampai beberapa lama untuk memantau keadaan. Namun setelah beberapa lama, semakin banyak yang memasuki kafe itu. Ada rasa khawatir di hati David saat ini. Bukan karena takut, tapi lebih ke arah tidak ingin ada di antara mereka yang akan mengenali nya dan ini bisa mengacaukan tugas nya sebagai orang yang di beri tugas untuk memantau situasi.

__ADS_1


***


Di jalan bagian utara Metro City saat ini.


"Regan..., siapa yang menelepon mu?" Tanya Drako.


"David tadi menelepon ku ketua. Dia memberikan informasi bahwa saat ini di bandara Starhill telah kedatangan beberapa orang yang dia kenal dari Metro city. Dan kemungkinan adalah mereka ini anak buah Ramsey si penghianat itu." Kata lelaki yang bernama Regan itu.


"Apa.., Mereka telah sampai di Starhill kata mu?"


"Benar ketua."


"Robin ini benar-benar tidak jera setelah anak buah nya habis kita bantai pagi tadi."


"Target mereka adalah tuan muda. Apa yang harus kita lakukan ketua?" Tanya Regan sedikit gugup.


"Regan..., kau hubungi Jeff sekarang. Tanyakan padanya di mana posisi nya saat ini.!"


"Baik ketua." Kata Regan lalu segera menelepon ke nomor Jeff.


Setelah panggilan terhubung, terdengar suara Jeff di ujung telepon.


"Jeff..., dimana posisi mu saat ini?" Tanya Regan.


"Saat ini aku baru saja memasuki Hillstreet. Mungkin sekitar 2 jam lagi aku akan sampai ke Starhill. Mengapa Regan? Apakah ada sesuatu yang telah terjadi?" Tanya Jeff pemasaran.


"Begini Jeff.., tadi David menelepon ku mengatakan bahwa anak buah Ramsey telah sampai dan berkeliaran di sekitar bandara internasional Starhill. Ini sangat Jelas bahwa dia mengincar tuan muda yang akan kembali sore ini ke Starhill." Kata Regan mengemukakan ke-khawatiran nya.


"Regan.., tanya kepada ketua apa yang harus aku lakukan!? Jika ketua memerintahkan, maka aku dan anak buah kita akan membantai mereka di Starhill." Kata Jeff.


"Katua.., apa yang harus di lakukan oleh Jeff? Apakah anda memiliki perintah? Jika ada katakan ketua! mungkin Jeff bisa mengatasi anak buah Ramsey ini." Kata Regan bertanya.


"Suruh Jeff menjebak mereka. Bagaimana pun kawasan bandara Starhill tidak terlalu ramai. Jeff harus bisa meyakinkan mereka dan mengecoh mereka. Giring mereka di tempat yang sunyi dan bantai habis." Kata Drakor memberi perintah.


"Kau sudah dengar Jeff.?" Tanya Regan.


"Ya.., aku mendengarnya." Kata Jeff.

__ADS_1


"Baiklah Jeff. Kau atur lah bagaimana caranya agar mereka tidak bisa mengancam keselamatan tuan muda."


"Baik lah Regan. Sepertinya aku akan mendapatkan lawan berkelahi sore ini. hahaha." Kata Jeff sambil tertawa dan mengakhiri panggilan.


"Ketua.., apakah kita akan berangkat ke Starhill?"


"Bagaimana menurut mu?" Tanya Drako.


"Aku khawatir kalau Jeff tidak sabar dan tanpa menjebak mereka malah langsung berkelahi di bandara. Ini bisa berbahaya jika aksi mereka diketahui publik dan pihak berwajib pasti akan meringkus mereka. Jika ini terjadi, Dragon Empire yang akan disalahkan." Kata Regan mengemukakan rasa khawatir nya.


"Aku rasa Jeff sudah cukup belajar dengan apa yang dulu kita alami. Kemungkinan dia tidak akan grasak-grusuk seperti dulu lagi. Aku secara pribadi akan mengingatkan nya nanti." Kata Drako untuk menenangkan ke-khawatiran Regan.


"Baiklah jika ketua sudah berkata begitu." Kata Regan.


*********


Saat ini Jerry dan kedua sahabat nya telah tiba di depan bangunan yang menurut alamat diberikan oleh tuan William bahwa di sini lah kantor besar perusahaan William group.


Karena tuan William belum juga tiba, maka Ryan, Daniel Dan Jerry segera memasuki restoran yang terletak tidak jauh dari gedung tersebut.


Setelah hampir 20 menit menunggu, Akhir nya mobil Volvo yang di kendarai oleh Lenard dan tuan William pun akhirnya tiba Juga.


Ryan yang sejak tadi memperhatikan di sekeliling mereka segera menelepon tuan Syam.


"Tuan Syam. Bagaimana dengan situasi yang anda amati saat ini? Apakah kami boleh langsung masuk mengikuti tuan besar William ke dalam?" Tanya Ryan.


"Ryan.., katakan kepada tuan muda bahwa semua nya aman. Saat ini di restoran tempat kalian menunggu sejak kemarin sudah di duduki oleh anak buah ku yang menyamar sebagai pelayan. Anda tidak perlu Khawatir."


"Terimakasih Tuan. Jika begitu kami akan langsung mengikuti tuan besar memasuki kantor nya. " Kata Ryan lalu langsung berdiri dan berjalan di ikuti oleh Jerry di tengah dan Daniel paling belakang.


"Jerry, ayo ikuti kakek masuk. Dan ajak kedua sahabat mu itu.!" Kata tuan William sebaik saja Jerry dan teman-temannya sampai di dekat mobil tuan William.


Mendengar ajakan dari kakek nya itu, Jerry pun langsung mengikuti dari belakang.


Begitu mereka melewati pintu masuk, para staf dan pegawai yang ada di ruangan segera berdiri dan membungkuk hormat.


"Lenard.., segera umumkan bahwa aku ingin mengadakan rapat darurat dan semua dewan direksi serta pemegang saham di perusahaan ini harus berada di ruangan rapat paling lambat dalam 30 menit." Kata tuan William memerintahkan agar memberitahukan kepada seluruh staf dan pemegang saham untuk segera menghadiri rapat mendadak itu.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2