PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Robin meminta bantuan dari Samson


__ADS_3

Metro City, Villa Patrik.


Saat ini Robin tampak mondar mandir di ruangan kerja nya sambil mengurut-urut dagu


Pikirannya saat ini terjuju pada proyek yang terbengkalai di MegaTown. Bukan karena tidak memiliki cukup dana. Melainkan tidak ada lagi yang mau bekerja sama dengan nya.


Semenjak dia merampas posisi kepala keluarga dari ayahnya, perusahaan terus menerus mengalami kemunduran. Akal licik Robin yang menggantung pembayaran kepada perusahaan enterprise ternyata menjadi boomerang yang berbalik memakan tuan.


Atas kerjasama yang di bentuk antara Ivan di bantu oleh kepala pelayan James, akhirnya mereka bisa mengikis sedikit demi sedikit kekuatan Robin dengan meminjam kekuatan Jerry William.


Jerry sendiri dengan pemikiran yang cermat memanfaatkan kemelut yang terjadi di dalam keluarga Patrik dan segera mengirim ahli diplomasi ke Metro city untuk menemui para pemegang saham, kontraktor dan pemasok barang-barang logistik. Dengan ini Jerry menjamin akan menaungi perusahaan milik mereka jika tidak lagi manjadi bagian dalam berinvestasi di perusahaan Patrik Group.


Ini lah yang menyebabkan terhentinya pembangunan di MegaTown.


Investor berpindah haluan, barang logistik yang tidak memadai, pindahnya Ivan yang tidak sudi lagi kembali ke Metro city dan kematian Ramsey adalah rentetan dari sekian banyak nya kerugian yang di alami Robin. Ini semua adalah ulah dari pemilik Future of Company.


"Kemana aku harus mencari bantuan. Belum selesai satu masalah kini muncul masalah yang baru. Anak Wilson ini. Jika aku dapat menemukan keberadaan mu. Aku, dengan tangan ku sendiri akan mencincang anak ini sampai tidak ada lagi yang bisa mengenali nya." Kata Robin dalam hati.


"Aku harus menghubungi Samson. Hanya dia yang tersisa. Putri nya juga baru kembali dari pertemuan tiga negara. Aku akan menanyakan apakah anak nya bertemu dengan Jerry William dalam pertemuan para pengusaha muda tersebut." Kata Robin lagi dalam hati lalu segera mengeluarkan ponselnya dan mulai melakukan panggilan.


Begitu panggilan terhubung, terdengar satu suara di ujung telepon menyapa dengan Ramah.


"Hoi Robin. Mimpi apa kau menelepon ku sahabat?" Tanya lelaki yang di telepon oleh Robin itu.

__ADS_1


"Ah.., Samson. Maafkan aku yang akhir-akhir ini jarang menghubungi mu." Kata Robin berbasa-basi.


"Hahaha... Aku fikir kau telah melupakan ku Robin." Kata Samson sambil tertawa.


"Bagaimana aku bisa melupakan seorang playboy yang memiliki kenangan terindah dengan banyak Gadis." Kata Robin menyindir.


"Kau menyindir ku Robin. Bagaimana pun itu hanya naluri lelaki." Kata Samson.


"Samson, aku melenepon mu kali ini untuk meminta sedikit bantuan kepadamu." Kata Robin.


"Katakan Robin. Jika aku mampu, aku pasti akan membantu mu." Kata Samson.


"Samson. Aku butuh bantuan mu untuk menjual bahan logistik di perusahaan milik mu untuk aku gunakan dalam menyelesaikan proyek bangunan milikku yang terbengkalai di MegaTown." Kata Robin menyampaikan maksudnya.


"Wah Robin. Aku jelas tidak berani melakukan itu. Kau tau bahwa keluarga Walker masih di kepalai oleh ayah ku. Apa kau ingin melihat aku di gantung oleh ayah ku." Kata Samson dengan nada suara ketakutan.


"Kau bayar dua kali lipat pun aku tetap tidak berani. Begini saja Robin! Mengapa kau tidak mencoba membeli barang-barang tersebut kepada Future of Company? Aku mendengar bahwa mereka menumpuk bahan logistik mereka di Hillstreet." Kata Samson memberi saran.


"Aku tidak memiliki hubungan dengan perusahaan itu Samson. Pemilik nya pun aku tidak kenal. Bagaimana mungkin aku bisa meminta bantuan dengan nya." Kata Robin.


Robin saat ini teringat bahwa Lorna baru saja kembali dari pertemuan 3 negara. Karena Samson telah membuka jalan, maka dia tidak perlu lagi bersusah payah untuk mengorek keterangan seperti apa sosok pemilik Future of Company ini.


"Samson.., aku dengar bahwa beberapa hari yang lalu putri mu baru saja kembali dari menghadiri pertemuan para pengusaha muda di tiga negara, apakah dia bertemu dengan pemilik Future of Company ini?" Tanya Robin memancing reaksi Samson.

__ADS_1


"Wah.., kalau itu aku tidak tau. Ini karena semenjak dia kembali dari menghadiri pertemuan itu, putri ku hanya membahas masalah ini dengan ayah ku. Aku sama sekali tidak diberi tahu apa-apa tentang pertemuan itu." Kata Samson.


Memang benar semenjak kepulangan Lorna dari pertemuan antara para pengusaha muda beberapa hari yang lalu, dia tidak pernah membahas tentang pertemuan nya dengan Jerry kepada orang lain selain tuan besar Jasson Walker.


Lorna tau bahwa Jerry ini mempunyai musuh yang setiap saat harus di waspadai oleh nya. Ini karena Jerry juga telah berpesan agar Lorna tidak membuka identitas nya kepada siapa pun juga. Namun Lorna telah memberi tahu kepada kakeknya bahwa dia telah bertemu dengan Jerry ini.


Ini di lakukan oleh Lorna karena dia sangat mengetahui misi yang di usung oleh kakeknya sama sekali tidak merugikan Jerry.


"Samson.., aku meminta bantuan mu agar kau mau mengorek keterangan dari putri mu Lorna tentang identitas pemilik perusahaan Future of Company ini. Ini karena, hanya dia yang bisa membantuku dalam kemelut yang sedang aku hadapi di MegaTown." Kata Robin. Akal licik nya cepat berputar saat ini.


"Mustahil dia mau menceritakan perjalanan nya kepada ku. Anak itu sama sekali tidak mempercayai ku. Bahkan untuk hal-hal terkecil pun. Dia hanya percaya kepada ayah ku saja." Kata Samson dengan nada menyesal.


"Baiklah Samson. Sepertinya kau tidak akan pernah bisa di harapkan. Sebagai sahabat, aku menggantungkan harapan terakhir kepada mu. Nyatanya aku hanya membuang-buang waktu saja dengan mu." Kata Robin dengan kasar.


"Kau jangan marah Robin! Aku sangat menghargai persahabatan kita. Namun kau harus tau bahwa ada hal-hal yang tidak boleh untuk aku langgar. Aku harap kau mengerti." Kata Samson dan langsung mengakhiri panggilan tersebut.


"Hallo..."


"Hallo....."


" Ah... Sial." Kata Robin lalu segera membanting ponsel nya ke lantai dengan geram


Kini Robin benar-benar merasa sendirian. Dia tidak memiliki siapa-siapa lagi di sisinya. Ayahnya saat ini di ruang tahanan bawah tanah. Kepala pelayan James tidak sudi untuk dekat dengan nya. Ivan lari dan tidak mau kembali ke Metro City. Hyden saat ini berada di Country home dan Ramsey telah mati di tangan Jerry.

__ADS_1


"Sempit sekali dunia saat ini. Kemana lagi aku harus mencari bantuan? Sial.. Sungguh sial jika begini." Keluh Robin dalam hati.


Bersambung....


__ADS_2