PEWARIS YANG HILANG

PEWARIS YANG HILANG
Kembalinya sang penguasa


__ADS_3

Villa Klasik.


Malam itu, beberapa ketua cabang dan ranting berdatangan ke Villa Klasik karena mendapat panggilan langsung dari Drako dan Tuan Syam.


Mereka berdua sengaja tidak menyebutkan nama Jerry dengan bebagai alasan yang sangat rumit untuk di jelaskan.


Saat itu baik Tuan Syam, Drako, Jeff, Regan, Arslan yang baru kembali dari Kota Kemuning bersama Herey, Black dan David dikejutkan dengan kemunculan Jerry dengan tiba-tiba bersama dengan Piranha.


"Ketua. Anda telah kembali?" Kata Herey seakan tidak percaya.


Keadaan semakin gempar ketika Jerry mengangkat lencana simbol kepemimpinan yang membuat mereka semua berlutut dengan satu kaki di tekuk.


"Selamat datang kembali Sang penguasa!" Kata mereka serentak.


"Terimakasih. Silahkan kalian duduk kembali." Kata Jerry sambil duduk di atas kursi ketua.


"Kalian mungkin bertanya-tanya mengapa tiba-tiba aku berada di sini. Ini tidak lain karena aku mendapat kabar bahwa Fardy bersama sepasang Jimmy dan Jessica telah tiba di MegaTown beberapa hari yang lalu."


"Kali ini, setelah memalui serangkaian sandiwara dan banyak pengorbanan, aku tidak ingin orang ini lolos. Apa kalian mengerti?" Tanya Jerry dengan lantang.


"Kami mengerti ketua."


"Bagus." Kata Jerry.


"Kau David. Kau tau apa tugas mu selama aku tidak ada?"


"Maafkan saya Tuan muda."


"Kau tau apa hukumannya kepada anggota yang tidak taat perintah?" Tanya Jerry lagi.


"Saya mengaku salah karena meninggalkan Tuan Muda Kenny, dan akan siap untuk menerima hukuman."


"Bagus. Itu sifat yang sangat ksatria. Sekarang dengarkan perintah! Setiap semua yang ada di sini wajib memberi tamparan kepada David sebanyak satu kali. Tampar yang keras agar menjadi pelajaran kepada kalian semua tanpa terkecuali. Beginilah hukuman yang paling ringan jika tidak taat kepada aturan yang aku beri. Laksanakan sekarang!" Bentak Jerry.


Awalnya semua yang ada di ruangan itu saling pandang. Namun setelah melihat wajah Jerry yang menunjukkan kebengisan, tidak ada pilihan selain memberikan hukuman kepada David.


Setiap mereka kini mulai memberikan tamparan ke wajah David termasuk Regan.

__ADS_1


David adalah putra Regan satu-satunya. Namun demi mentaati perintah Jerry, dia yang memberikan tamparan yang paling keras membuat David terhuyung-huyung kesamping.


"Baik. Silahkan duduk kembali!" Kata Jerry.


"Kali ini dengarkan perintah secara seksama dan aku tidak ingin ada kesalahan karena kalian tidak menyimak dengan baik.


Aku telah lama menunggu saat-saat seperti ini di mana orang yang dengan sengaja membuka silang sengketa dengan ku masuk kedalam perangkap yang aku buat."


"Aku ingin Fardy ini mati. Apa kalian dengar?"


"Kami mendengar Ketua." Jawab mereka.


"Lalu, apa rencana anda selanjutnya ketua?" Tanya Black.


"Kalian segera kerahkan anak-anak Dragon empire dan kirim mereka ke Villa Ramendra. Aku tidak ingin target ku kali ini bisa melarikan diri seperti sebelumnya." Kata Jerry.


"Apakah Kau akan turun tangan langsung Jerry?" Tanya Arslan.


"Ya. Aku juga akan segera bergerak ke MegaTown besok." Jawab Jerry.


"Jangan Jerry. Sebaiknya kita membayar pembunuh saja. Terlalu sepele untuk nyawa anjingnya Fardy itu." Kata Arslan lagi.


"Aku memiliki kenalan di Kota Kemuning Indonesia. Namanya Tigor. Baru saja aku mendapat kabar dari Riko, bahwa malam keberangkatan ku untuk kembali ke Metro City diwarnai dengan anggota geng setempat membuat kekacauan. Tigor ini membunuhi mereka seperti membunuh seekor nyamuk. Jika kau mau berinvestasi kepadanya untuk nyawa Fardy ini, aku rasa dia akan menerima tawaran mu." Kata Arslan.


"Ketua. Bolehkan saya ikut memberikan pendapat?" Tanya Piranha.


"Silahkan pak Piranha. Anda lebih tau situasi nya daripada kami. Anda juga telah menjalankan tugas dengan baik. Ayo katakan pendapat anda tentang masalah ini." Kata Jerry mempersilahkan.


"Idea dari Arslan itu ada benarnya. Jangan kotori tangan anda dengan darah Fardy.


Begini Ketua. Saat ini Fardy sedang menyusun rencana untuk menjadi team pemenangan Tuan Holmes sebagai gubernur di Metro City ini. Celaka jika orang ini bisa menduduki jabatan tertinggi di provinsi ini. Hal ini akan sangat berdampak terhadap perusahaan William Group, Walker dan Partik Group Inc."


"Hmmm... Tidak ku sangka Fardy memiliki pemikiran seperti ini." Gumam Jerry. "Lalu, apa rencana anda?"


"Menurut pandangan saya. Kita cegah anak buah Fardy yang akan memberikan bantuan kepada Tuan Holmes itu. Dengan begini, kemungkinan besar Tuan Holmes akan menuduh Fardy memberikan harapan serta janji palsu kepadanya. Tangkap semua anak buah Fardy yang menuju Metro City. Namun sebelum itu kita harus menyusupkan mata-mata kita di MegaTown. Ketika Tuan Holmes merasa tertipu, baru kita bunuh Fardy. Lalu hembuskan kabar di setiap platform media sosial bahwa Fardy membohongi Tuan Holmes sehingga membuat Calon Gubernur itu marah dan membunuh Fardy dengan menyewa pembunuh bayaran. Dengan begini, akan sulit untuk Tuan Holmes memenangkan satu kursi pun di parlemen dan kemungkinan terbesar adalah, dia tidak akan terpilih sebagai Gubernur Metro City." Kata Piranha.


Prok... Prok... Prok...!

__ADS_1


Suara tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruangan itu.


"Ide anda sangat bagus Pak Piranha."


"Sebenarnya Tuan Syam, saya sudah mempelajari musuh selama beberapa hari ini. Salah satu anak buah saya bernama Leo ada di sana."


"Apakah itu Leo yang wajahnya sangat mirip dengan Efander itu?" Tanya Black.


"Benar. Dia mengaku bekas anak buah Ramendra dan mengaku sebagai sepupu Efander. Fardy mempercayai nya. Ini semua sengaja saya lakukan ketika sepasang anak buah Fardy yang bernama Jessica dan Jimmy itu tiba lebih dulu dari Fardy dan mulai mengumpulkan sisa-sisa anak buah Ramendra yang tercerai-berai."


"Bagus. Tidak sia-sia aku mengembankan tugas ini kepada mu."


"Ok. Untuk urusan memata-matai MegaTown, aku rasa Herey adalah ahlinya. Pilih orang-orang kepercayaan mu dan besok pagi bawa mereka berangkat ke MegaTown!" Kata Jerry.


"Dengan senang hati, tugas saya terima." Jawab Herey sambil memberi hormat.


"Kau David, kembalilah ke sisi Kenny. Katakan hanya kepadanya bahwa aku telah kembali!"


"Baik Tuan muda!" Kata David.


"Apakah ada yang ahli dalam meninggalkan jejak. Aku ingin acara pembunuhan terhadap Fardy meninggalkan jejak yaitu, jejak Holmes."


"Tentunya pasti ada surat perjanjian antara mereka Ketua."


"Benar juga. Andai dapat mengambil gambar dari surat perjanjian ini, kita bisa mengemukakan ini di sosial media dan goreng terus berita ini sepanjang kampanye mereka di mulai. Aku tidak ingin Holmes ini bisa menduduki kursi empuk gubernur." Kata Jerry.


"Saya akan berusaha Ketua." Kata Herey yang memang sangat ahli dalam menyusup.


"Sebaiknya jangan Herey. Ini terlalu beresiko. Aku sendiri yang akan meminta kepada Leo untuk meneliti setiap yang berhubungan antara Fardy dengan Tuan Holmes itu."


"Baiklah. Semua sudah di atur. Sekarang aku ingin tau apakah Tigor ini bisa di hubungi?" Tanya Jerry.


"Tigor ini sangat akrab dengan Riko. Jika ingin menghubungi nya, perintahkan saja kepada Riko." Kata Arslan.


"Kau urus semuanya Kak. Katakan kepada Ryan, Riko dan Daniel untuk segera kembali kemari bersama dengan Tigor ini. Sebagai gantinya, aku akan mengirim Tuan Richard ke kota Kemuning itu bersama lima puluh orang anggota Dragon empire." Kata Jerry.


"Baik Jerry." Kata Arlan.

__ADS_1


"Katakan juga kepada Tigor itu! Kalau masalah uang bayaran, dia tidak perlu khawatir. Jika Fardy Mati, Aku akan memberikan kepadanya uang dalam jumlah yang belum pernah terpikirkan oleh otaknya." Kata Jerry lagi.


"Atur posisi kalian masing-masing besok pagi. Dan, pertemuan ini aku bubarkan!" Kata Jerry lalu berdiri dan memasuki ruangan pribadi miliknya dengan didampingi oleh Drako dan Tuan Syam.


__ADS_2