
"Tidak Krystal, aku tidak keberatan. Aku akan menceritakannya dari awal. Tapi mungkin akan memakan sedikit waktu. Apakah seorang aktris yang begitu sibuk seperti dirimu mau meluangkan waktu untuk mendengarkan ceritaku?", Ana menyadari kekhawatiran sepupunya itu. Maka ia mengurai senyumnya supaya Krystal tidak lebih waspada lagi mengenai bagaimana perasaannya saat ini.
"Tentu saja aku sibuk! Tapi aku masih punya waktu untuk mendengarkanmu", mereka pun tertawa bersama. Keadaannya sudah lebih rileks sekarang.
"Ini karena Joice", ucap Ana sambil memandang lurus ke depan.
"Joice maksudmu Joice Alexander?", Krystal terkejut sehingga meninggikan suaranya tanpa sadar.
"Ssttshh! Sarah bisa terbangun nanti. Sejak kecil suaramu selalu saja melengking!", Ana menghadapkan tubuhnya ke arah Krystal yang mulai duduk di pinggir ranjang.
"Hehe, aku hanya terlalu terkejut, Ana! Heemn,,, suaramu juga tidak kalah besarnya kalau sudah marah!", Krystal pura-pura mendengus lalu mereka kembali tertawa.
"Iya, dia Joice Alexander. Dia juga penyebab kecelakaan yang membuatku hampir kehilangan nyawa", Ana merubah ekspresi wajahnya menjadi serius.
"Ayolah Ana, ceritakan dari awal!", jiwa penasaran Krystal tak mampu dikekang lagi. Sudah meronta ingin diberi asupan informasi.
"Baiklah, dengar,,,, ", Ana menceritakan segalanya. Dari awal mula dirinya mengalami kecelakaan bersama dengan Ken hingga akhirnya ia tetap hidup karena ditolong oleh Ben. Lalu bagaimana ia sengaja berpura-pura tetap mati dan merancang rencana balas dendamnya untuk Tuan Bram dan juga wanita rubah itu.
Krystal tak mempermasalahkan ketika Ana sedikit menahan diri untuk bercerita tentang ayahnya. Ia mengerti, dalam hal ini ayahnya memang bersalah. Wanita itu hanya berharap Ana mau memaafkan ayahnya, untuk hukuman Krystal tak akan meminta apa-apa. Ayahnya memang patut mendapatkan apa yang sudah semestinya ia terima.
Ana lega mendengar kebesaran hati Krystal. Ia tak menyangka pengaruh Louis kepada sepupunya itu sangat besar. Krystal telah berubah banyak sekarang.
Lalu ia melanjutkan lagi ceritanya. Bagaimana langkah demi langkah yang timnya rencanakan untuk membalas Joice. Krystal juga sempat tertawa mendengar Ana memakai trik hantu seperti itu. Dan wanita rubah itu, yang kelihatannya sangat cerdas, bagaimana bisa dibodohi sedemikian rupa. Mereka berdua tertawa, tidak terbahak karena takut membangunkan Sarah.
__ADS_1
Lalu cerita di bagian akhir saat acara pernikahan palsu antara Ken dan juga wanita rubah itu. Dimana terjadi insiden penembakan yang menjadi awal rumitnya kisah Sarah terkuak ke permukaan.
"Jadi Joice yang menembak Sarah?", tanya Krystal begitu antusias.
"Bukan! Targetnya adalah aku. Joice ingin menembakku dan Sarah ingin menghalangi tubuhku. Sayangnya Sam yang melihat hal itu pun segera mendorong tubuh Sarah sehingga dirinya lah yang tertembak", jelas Ana masih dengan wajah seriusnya.
"Benar-benar tidak bisa diampuni wanita itu! Ah ya,,, Ana, dulu juga wanita itu sempat bersinggungan denganku. Itu dulu saat aku masih menyukai suamimu", Krystal sedikit malu mengangkat masa lalu yang agak memalukan menurutnya. Terlebih lagi itu adalah suami dari sepupunya sendiri.
"Tidak apa-apa, katakan saja! Toh sekarang dia hanya menjadi milikku! Dan kau juga sudah memiliki Louis, bukan?! Ayo, kau berhutang penjelasan padaku bagaimana kalian bisa bersatu!", Ana tersenyum agar suasana lebih santai. Ya memang benar, Ken sudah menjadi suaminya dan sepupunya itu sudah memiliki prianya. Dan hal yang akan diceritakan hanyalah sekelumit masa lalu yang tak berarti baginya.
"Nanti aku pasti cerita. Tapi sekarang yang lebih seru adalah cerita ini, bukan?!".
"Pertama kali bertemu dengan wanita itu, ia sudah terang-terangan mengatakan kepadaku bahwa dia sangat mengharapkan suamimu. Dia bahkan lebih percaya diri dariku. Tapi dia seperti mengetahui sesuatu, dan tidak mengatakannya kepadaku. Lalu pertemuan kedua kami adalah saat aku bertemu dengannya di supermarket! Itu pertemuan yang tidak disengaja, tapi yang ditemuinya adalah seseorang dengan pakaian serba hitam. Dan kau tau apa, dia ternyata ingin mengadu domba kita. Jadi sepertinya sejak awal dia sudah tau bahwa Ken bersama denganmu. Lalu segera setelah ia tau bahwa kita adalah keluarga dan aku menyukai suamimu waktu dulu. Ia segera mengirimkan foto-foto kebersamaan kalian kepadaku. Berharap aku marah, jangan harap. Nyatanya hatiku telah dimiliki Louis tanpa sadar. Hehe", Krystal tersenyum, malu sendiri dengan penuturan akhirnya.
"Wah,,, wanita itu memang benar-benar rubah!", Ana menggeleng-gelengkan kepalanya merasa tak habis pikir dengan si wanita licik itu. Jadi sejak awal wanita itu memang sudah berusaha untuk memisahkan dirinya dengan Ken. Usahanya selalu gagal, maka wanita itu menjalankan aksi kotornya yang tak termaafkan oleh Ana.
"Tapi,,,, Hey! Sejak kapan aktris nomor satu di kota ini mempunyai jiwa bergosip seperti ini, hah!", Ana menahan tawanya puas menggoda sepupunya.
"Gosip juga penting untuk bersosialisasi di kalangan kami!", seru Krystal penuh pembelaan.
Tapi memang benar apa yang Krystal katakan. Ana juga menyetujui hal itu. Tapi mau bagaimana lagi cepat atau lambat semua orang akan tau. Tapi paling tidak jika Krystal mengetahui kejadian yang sebenarnya mungkin ia bisa sedikit memberi pengaruh kepada media untuk mendukung Sarah ke depannya. Mengingat Sam pernah berhubungan dengan seorang aktris juga. Hal ini pun Ana lakukan untuk berjaga-jaga.
"Sarah sering aku bawa saat bertemu dengan Ken. Begitu pula dengan Sam yang suka mmbuntuti kakaknya. Jadilah mereka sering berinteraksi. Aku tidak tau bagaimana perasaan Sarah terhadap Sam, karena yang aku tau mereka lebih sering bertengkar. Dan untuk Sam, aku tau bahwa dia menyukai Sarah. Bahkan dia sempat meminta bantuanku untuk mendapatkan hatinya. Tapi yah,,, belum apa-apa sudah ada kejadian seperti ini", Ana mendesah pasrah dengan nasib percintaan sahabatnya itu. Krystal pun hanya mengangguk-angguk sambil mencerna cerita Ana.
__ADS_1
"Lalu apa kau mengenal wanita yang tadi, sepertinya kalian datang bersama?", kali ini Ana mengorek informasi tentang wanita sialan yang membuat sahabatnya seperti ini.
"Iya, namanya Megan Aira! Dia aktris dibawah naungan Glory Entertainment juga, sama seperti diriku. Tapi maaf ya, dia masih di bawah levelku. Jika dia bilang dia yang paling pupoler,,,, maka dia hanya mengada-ada,, terlalu banyak berhalusinasi! Hemmh", Krystal jadi sedikit emosi saat harus memberitahu Ana siapa wanita yang tadi datang bersamanya.
-
-
-
-
-
baca juga kisahnya Ben dan Rose di novelku yang satunya lagi yang judulnya
πΉHey you, I Love you!πΉ
Follow instagram aku yuk di @adeekasuryani dijamin bakalan aku folback ,karena makin banyak teman makin baik, kan π
jadi jangan lupa tinggalin like sama vote kalian di sini dan di sana ya π
terimakasih teman-teman π
__ADS_1
love you semuanya π
keep strong and healthy ya π₯°