
"Ada apa?", tanya Sarah lirih dipenuhi kebingungan di wajahnya.
"Kau yakin akan keluar dengan pakaian seperti ini? Heh!", Sam menggigit bibir bawahnya gemas seraya menguliti penampilan Sarah. Dengan tatapan tajamnya, bola matanya bergerak dari atas ke bawah menilai pakaian apa yang sedang dikenakan oleh wanita itu.
"Oh!!", Sarah hanya bisa membulatkan mulutnya dengan wajah malu. Ia menundukkan kepalanya tak mampu memandang Sam mengingat tindakan impulsifnya tadi yang memberikan outernya kepada Megan yang seharusnya digunakan untuk menutupi tubuhnya ini.
"Hanya aku yang boleh melihatnya!", pria itu berbisik di telinga Sarah seraya melepaskan jas yang ia kenakan. Sam membalutkan jasnya ke tubuh Sarah untuk menutupi pakaiannya yang menjadi terbuka sekarang.
Sarah tersentuh atas tindakan yang Sam ambil saat ini. Itu menandakan bahwa pria ini begitu menghargai dan menghormati dirinya sebagai wanita. Sarah rasa ia tidak salah memilih orang ini untuk menjadi suaminya kelak. Dengan ketampanan dan kemapanan yang ia punya, ditambah lagi dengan sikapnya dan ketulusannya, sudah pasti Sarah akan sangat menghargai lelaki itu kelak setelah menjadi suaminya.
"Tapi yang jelas,,, kau sangat seksi! Kau sengaja berpakaian seperti ini untuk menggodaku, kan?!", Sam kembali berbisik setelah tubuh Sarah sudah tertutup oleh jasnya.
"Kau!", Sarah memukulkan tasnya ke tubuh Sam. Wanita itu langsung merapatkan jas Sam yang ia kenakan pada bagian dadanya. Ia menyesal karena baru saja menyanjung pria ini di dalam hati. Karena bagaimanapun juga sudah pada dasarnya jika pria ini gila dan tidak tau malu. Bahkan mungkin urat malunya sudah putus. Dan lagi, dasarnya pria memang hal seperti itu saja yang ada di pikirannya.
"Terserah! Aku tidak mau bicara lagi denganmu!", Sarah memukulkan lagi tasnya ke tubuh Sam lalu berlalu pergi sambil mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
Sam puas setelah menggoda wanita yang mudah marah ini. Baginya setiap Sarah kesal adalah momen paling menggemaskan yang paling ia sukai. Bibirnya yang mengerucut itu, sungguh membuat Sam sangat ingin menciumnya. Ia menyusul langkah Sarah segera, meninggalkan mejanya yang berantakan begitu saja.
"Aku hanya bercanda!", Sam lalu mengambilnya salah satu tangan Sarah untuk ia genggam dan mereka bisa berjalan beriringan.
Sarah tersenyum memandang kehangatan tangan pria itu yang membalut tangannya yang dingin. Akhirnya ia memiliki pria yang mencintainya dengan tulus lagi. Tapi senyumannya luntur ketika ia tanpa sengaja menoleh ke belakang. Menatap meja kerja Sam yang masih berantakan. Ia jadi ingat momen panas yang tadi sempat mereka lakukan. Sarah jadi malu sendiri, ia buru-buru menghadap ke depan sambil menyembunyikan wajahnya pada lengan pria itu. Sam yang tak mengerti maksud dari tingkah Sarah, membiarkan saja karena bahkan saat ini wanita itu tengah memeluk lengannya. Hal yang membuatnya makin bahagia.
***
Meninggalkan romantisme pasangan itu, para karyawan Glory Entertainment dan juga beberapa artis yang sedang berkunjung ke sana disuguhi momen menghebohkan dimana seorang Megan Aira tengah diseret paksa. Dan terlebih lagi wajahnya yang paling parah. Wajah rubahnya yang tanpa make up sungguh sangat kontras ketika banyak warna yang biasanya menghiasai wajah itu.
Dengan perasaan yang teramat malu dan teraniaya, Megan menutupi wajahnya dengan barang seadanya. Tas kecilnya ia gunakan untuk menjadi pelindung bagi wajahnya dari banyaknya kamera yang sedang membidik dirinya. Megan benar-benar membenci hal ini. Kebetulan sekali di lobby gedung megah itu tengah sangat ramai siang ini. Banyak orang jadi membicarakan bahkan tak sedikit yang bergunjing tentang dirinya. Beberapa gosip dan spekulasi mulai merebak ketika dia hadir dengan situasi tak terduga seperti itu. Wanita ini benar-benar sedang dipermalukan di depan banyak orang.
Langkah kedua pegawai wanita tadi berhenti di depan meja kerja si resepsionis. Beberapa petugas keamanan pun dengan segera menghampiri begitu mendapatkan kode dari sekretaris bos besar mereka. Wajah para petugas keamanan menjadi pucat saat tau siapa yang sedang berada di tangan mereka.
Andai saja tadi mereka tetap berada di area kerja, mungkin mereka tidak akan kecolongan seperti ini. Mereka semua sudah jelas-jelas mendapatkan perintah keras untuk tidak membiarkan perempuan-perempuan aneh mendekati bos mereka. Terutama yang bernama Megan Aira ini. Tidak peduli apa status dan jabatannya, mereka pasti akan dengan tegas melarang wanita itu membuat jarak yang cukup dekat dengan bos besar mereka. Kini wajah para petugas keamanan itu menjadi pias sambil mendekatkan langkahnya menuju si sekretaris.
__ADS_1
"Jangan ulangi lagi kesalahan fatal ini! Beruntung bos sedang dalam mood yang baik hari ini!", sekretaris Sam memandangi mereka satu persatu dengan wajah penuh peringatan. Ia tidak menerima kesalahan yang sama lain kali. Jika sebelumnya Sam masih sendiri, lalu bagaimana dengan sekarang bahwa bosnya itu sudah memiliki calon istri. Mereka harus bekerja sama agar tidak menimbulkan masalah ke depannya.
"Baik kami mengerti!", jawab para petugas keamanan itu serempak.
"Antarkan Nona Megan sampai ke mobilnya. Dan pastikan Nona Megan benar-benar pergi meninggalkan gedung ini", perintah tegas yang sekretaris Sam ucapkan memiliki peringatan yang cukup tinggi. Itu artinya ia ingin Megan segera enyah, benar-benar enyah dari hadapan mereka semua terutama bosnya. Jangan biarkan dia memainkan trik lagi, sehingga bisa saja nanti di jalan Tuan Sam dan Nona Sarah bisa bertemu dengan senior ini.
"Siap!", mereka semua menjawab dengan serempak. Lalu dua diantaranya memegang lengan Megan di kanan dan kirinya dan memboyong wanita itu ke arah mobilnya yang sudah diketahui letak tempat parkirnya.
"Lepaskan! Lepaskan aku!", ia sempat memberontak namun tak akan mampu melawan kekuatan dua pria bertubuh kekar itu.
Menatap kepergian Megan, siluman rubah yang berkedok seorang artis terkenal itu, sekretaris Sam dan juga resepsionis tadi mulai mengeluarkan ponsel mereka. Video yang tadi sempat direkam, mulai mereka posting pada akun sosial media yang mereka miliki. Gosip pun mulai menyebar, fakta yang ada mulai terkuak oleh video tersebut. Bahwa si artis itu tak lebih dari seorang perebut lelaki orang.
Ditambah lagi yang digoda adalah bos perusahaan entertainment terbesar. Siapa yang tidak mengenal Samuel Wiratmadja. Ditambah dengan munculnya video dimana Megan diseret oleh dua pegawai wanita yang tak lain adalah mereka sendiri, juga warna asli wajah Megan Aira yang tanpa make up sedikitpun, nama wanita itu mendadak menjadi topik panas dan menjadi hujatan banyak orang.
Tapi orang-orang jadi mempertanyakan siapakah wanita pemberani yang telah membuat wajah asli Megan menjadi terekspos itu. Dinilai dengan kedekatannya dengan Tuan Sam itu, potret Sarah juga tak kalah menjadi bahan perbincangan. Kebanyakan dari mereka merasa tindakan Sarah itu sangat keren.
__ADS_1
Gosip yang menyebar luas dalam hitungan detik ini, kedua objek yang dibicarakan belum mengetahuinya. Baik Sam dan Sarah belum tau jika insiden di ruangan kantor Sam tadi telah membuat mereka menjadi terkenal.